alexametrics
23 C
Palangkaraya
Tuesday, August 16, 2022

KKN di Masa Pandemi, Beri Edukasi ke Masyarakat

KAPUAS, PROKALTENG.CO – Sekelompok mahasiswa dari berbagai jurusan Universitas Palangka Raya, telah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, di Desa Tapen, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, beberapa waktu lalu. 

Ketua Kelompok KKN Desa Tapen Roby Sugara Perdana mengucapkan terimakasih, mewakili Kelompok  Desa Tapen kepada Ketua LPPM dan Panitia KKN, telah mendedikasikan waktunya. Guna mendapatkan izin, untuk  seluruh peserta KKN bisa menjalankan program kerja di masing-masing desa, terutama di Desa Tapen,  dalam keadaan pandemi. 

“Beberapa program kerja telah kami laksanakan tepat waktu, dengan pengabdian, pencegahan Covid-19 di Desa  Tapen, keberhasilan tepat waktu ini tak lepas dari bimbingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kami, Ibu Rini Dwiastuti. Sebagai perwakilan kelompok  KKN Desa Tapen, saya mengucapkan terimakasih atas arahan, bimbingan yang selalu diberikan,” ucap Roby. 

Adapun program kerja yang dilakukan, di antaranya memberikan wawasan mengenai pencegahan covid-19, dengan sosialisasi di desa setempat.  

“Saya perwakilan kelompok KKN-T Desa Tapen, mengucapkan terimakasih kepada Aparat Desa Tapen dan warga, telah menerima kami dengan baik semasa KKN-T,” tuturnya. 

Baca Juga :  Alhamdulillah! Penanganan Stunting, Kotim Terbaik

Sementara itu, masih di tempat yang sama Sekretaris Desa Tapen Riduansyah mengatakan terimakasih kepada pihak Universitas Palangka Raya terkhusus pihak LPPM mengenai kepercayaan mengirimkan mahasiswanya KKN di desa setempat. 

“Beberapa program kerja yang telah terimplementasikan, di masyarakat dengan baik ,” kata Riduansyah.  

Sosialisasi yang di gelar mahasiswa di desa juga berdampak baik, Mulai taatnya warga untuk mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes), saat keluar rumah, mencuci tangan seusai berpergian, dan menghindari kerumunan. 

“Pencegahan Covid-19, terkendali. Walaupun diketahui bersama Desa Tapen waktu itu memiliki angka tertinggi warga yang terkonfirmasi covid-19,” jelasnya. 

Tidak hanya itu, anak muda di desa ini juga menjadi sasaran mahasiswa KKN-T dalam mengimplentasikan progam kerjanya. 

“Media daring, pemasangan baliho, pemasangan pamflet menjadi bukti nyata mahasiswa yang mengimplementasikan program kerjanya,” terangnya. 

Baca Juga :  Berpedoman Prokes, Hima Kobar Palangka Raya Gelar Upgrading

Sebanyak 15 orang mahasiswa, juga menggelar Pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK), dengan mengenalkan produk olahan Kerupuk Basah kepada UMK setempat.  

“Menjadi bekal UMK, untuk warga yang telah di berikan strategi pelatihan dan pengembangan UMK,” ujarnya. 

Terakhir, Mahasiswa KKN-T Periode II ini, memberikan wawasan mengenai keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan  (Karhutla) di Desa Tapen. 

“Spanduk imbaun di setiap sudut Desa, di pasang untuk pencegahan Karhutla. Serta Kelompok KKN Desa Tapen juga memberikan bibit tanaman durian, cempedak, dan  rambutan. Untuk di tanam, diareal lokasi yang pernah terbakar,” tukasnya. 

Riduansyah berharap, apa yang di sosialisasikan mahasiswa KKN-T di Desa Tapen bisa diterapkan oleh warga setempat, dan apa yang dipelajari mahasiswa KKN-T di Desa Tapen menjadi pembelajaran yang baru yang nanti akan diimplemantasian di dunia pekerjaan. 

“Terimakasih adik-adik sudah mendedikasikan, KKN di desa kami yang sederhana ini,” tandasnya. 

KAPUAS, PROKALTENG.CO – Sekelompok mahasiswa dari berbagai jurusan Universitas Palangka Raya, telah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, di Desa Tapen, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, beberapa waktu lalu. 

Ketua Kelompok KKN Desa Tapen Roby Sugara Perdana mengucapkan terimakasih, mewakili Kelompok  Desa Tapen kepada Ketua LPPM dan Panitia KKN, telah mendedikasikan waktunya. Guna mendapatkan izin, untuk  seluruh peserta KKN bisa menjalankan program kerja di masing-masing desa, terutama di Desa Tapen,  dalam keadaan pandemi. 

“Beberapa program kerja telah kami laksanakan tepat waktu, dengan pengabdian, pencegahan Covid-19 di Desa  Tapen, keberhasilan tepat waktu ini tak lepas dari bimbingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kami, Ibu Rini Dwiastuti. Sebagai perwakilan kelompok  KKN Desa Tapen, saya mengucapkan terimakasih atas arahan, bimbingan yang selalu diberikan,” ucap Roby. 

Adapun program kerja yang dilakukan, di antaranya memberikan wawasan mengenai pencegahan covid-19, dengan sosialisasi di desa setempat.  

“Saya perwakilan kelompok KKN-T Desa Tapen, mengucapkan terimakasih kepada Aparat Desa Tapen dan warga, telah menerima kami dengan baik semasa KKN-T,” tuturnya. 

Baca Juga :  Pengurus MW KAHMI Kalteng Segera Dilantik

Sementara itu, masih di tempat yang sama Sekretaris Desa Tapen Riduansyah mengatakan terimakasih kepada pihak Universitas Palangka Raya terkhusus pihak LPPM mengenai kepercayaan mengirimkan mahasiswanya KKN di desa setempat. 

“Beberapa program kerja yang telah terimplementasikan, di masyarakat dengan baik ,” kata Riduansyah.  

Sosialisasi yang di gelar mahasiswa di desa juga berdampak baik, Mulai taatnya warga untuk mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes), saat keluar rumah, mencuci tangan seusai berpergian, dan menghindari kerumunan. 

“Pencegahan Covid-19, terkendali. Walaupun diketahui bersama Desa Tapen waktu itu memiliki angka tertinggi warga yang terkonfirmasi covid-19,” jelasnya. 

Tidak hanya itu, anak muda di desa ini juga menjadi sasaran mahasiswa KKN-T dalam mengimplentasikan progam kerjanya. 

“Media daring, pemasangan baliho, pemasangan pamflet menjadi bukti nyata mahasiswa yang mengimplementasikan program kerjanya,” terangnya. 

Baca Juga :  Cegah Stunting, Aktifkan Kembali Posyandu

Sebanyak 15 orang mahasiswa, juga menggelar Pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK), dengan mengenalkan produk olahan Kerupuk Basah kepada UMK setempat.  

“Menjadi bekal UMK, untuk warga yang telah di berikan strategi pelatihan dan pengembangan UMK,” ujarnya. 

Terakhir, Mahasiswa KKN-T Periode II ini, memberikan wawasan mengenai keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan  (Karhutla) di Desa Tapen. 

“Spanduk imbaun di setiap sudut Desa, di pasang untuk pencegahan Karhutla. Serta Kelompok KKN Desa Tapen juga memberikan bibit tanaman durian, cempedak, dan  rambutan. Untuk di tanam, diareal lokasi yang pernah terbakar,” tukasnya. 

Riduansyah berharap, apa yang di sosialisasikan mahasiswa KKN-T di Desa Tapen bisa diterapkan oleh warga setempat, dan apa yang dipelajari mahasiswa KKN-T di Desa Tapen menjadi pembelajaran yang baru yang nanti akan diimplemantasian di dunia pekerjaan. 

“Terimakasih adik-adik sudah mendedikasikan, KKN di desa kami yang sederhana ini,” tandasnya. 

Most Read

Artikel Terbaru

/