alexametrics
24.6 C
Palangkaraya
Tuesday, August 16, 2022

Pedagang Jangan Seenaknya Menaikkan Harga

PURUK CAHU – Harga gula
melambung di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 di pasar Kota Puruk
Cahu. Harga gula pasir tembus Rp 21 ribu hingga Rp 22 ribu per kilogram.
Padahal sebelumnya berkisar pada Rp15 ribu per kg.

Hal itu terungkap saat
Disperindakop dan UMKM Mura langsung mengecek harga bahan pokok, yang menjadi
kebutuhan inti dari masyarakat di sejumlah pasar dalam Kota Puruk Cahu, Jumat
(27/3).

Kadis Perindagkop Mura,
Kariadi pun minta para pedagang, jangan mencari kesempatan karena ada peluang.
“Saya mengimbau pedagang, jangan sampai berani untuk mencari kesempatan,
karena ada peluang sehingga seenaknya menaikkan harga,” tegas Kariadi.

Terjadinya kenaikan
harga itu, menurut para pedagang, disebabkan karena harga dari distributor di
Banjarmasin sudah naik, dan diikuti harga jual di Murung Raya.

Baca Juga :  Dua Raperda Disepakati Jadi Perda, Edi : Harus Disosialisasikan Dulu

Kariadi juga minta
pedagang, jika ada masyarakat yang membeli secara belebihan, jangan dilayani
“Jatah satu orang satu kilogram dan ini untuk menghindari adanya
penumpukan yang bisa menyebabkan kelangkaan barang,” ujarnya. 

PURUK CAHU – Harga gula
melambung di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 di pasar Kota Puruk
Cahu. Harga gula pasir tembus Rp 21 ribu hingga Rp 22 ribu per kilogram.
Padahal sebelumnya berkisar pada Rp15 ribu per kg.

Hal itu terungkap saat
Disperindakop dan UMKM Mura langsung mengecek harga bahan pokok, yang menjadi
kebutuhan inti dari masyarakat di sejumlah pasar dalam Kota Puruk Cahu, Jumat
(27/3).

Kadis Perindagkop Mura,
Kariadi pun minta para pedagang, jangan mencari kesempatan karena ada peluang.
“Saya mengimbau pedagang, jangan sampai berani untuk mencari kesempatan,
karena ada peluang sehingga seenaknya menaikkan harga,” tegas Kariadi.

Terjadinya kenaikan
harga itu, menurut para pedagang, disebabkan karena harga dari distributor di
Banjarmasin sudah naik, dan diikuti harga jual di Murung Raya.

Baca Juga :  Dua Raperda Disepakati Jadi Perda, Edi : Harus Disosialisasikan Dulu

Kariadi juga minta
pedagang, jika ada masyarakat yang membeli secara belebihan, jangan dilayani
“Jatah satu orang satu kilogram dan ini untuk menghindari adanya
penumpukan yang bisa menyebabkan kelangkaan barang,” ujarnya. 

Most Read

Artikel Terbaru

/