25.4 C
Jakarta
Wednesday, March 4, 2026

Penjualan Listrik SPKLU PLN UID Kalselteng Naik 565 Persen Sepanjang 2025

PROKALTENG.CO – Penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah kerja PLN UID Kalselteng menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2025. Hingga Desember 2025, penjualan energi listrik melalui SPKLU tercatat mencapai 238.936,19 kWh atau tumbuh sebesar 565,31 persen secara Year on Year (YoY).

Pertumbuhan tersebut juga tercermin dari meningkatnya jumlah transaksi pengisian daya kendaraan listrik. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 11.057 kali pemakaian SPKLU, atau meningkat 463,84 persen dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 9.096 kali transaksi. Capaian ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan dan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan bahwa peningkatan ini merupakan sinyal positif terhadap perkembangan ekosistem kendaraan listrik di daerah.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Berlanjut, PLN Kalselteng Ingatkan Warga Waspada Bahaya Listrik Saat Banjir

“Lonjakan penjualan kWh hingga lebih dari 565 persen menunjukkan bahwa masyarakat Kalselteng semakin percaya dan nyaman menggunakan kendaraan listrik sebagai moda transportasi harian,” ujarnya.

Ia menambahkan, pertumbuhan jumlah transaksi yang menembus 11.057 kali pemakaian sepanjang tahun menjadi bukti bahwa infrastruktur SPKLU yang disiapkan PLN semakin dimanfaatkan secara optimal.

“Kami melihat tren ini sebagai momentum penting untuk terus memperluas jangkauan layanan SPKLU di titik-titik strategis,” katanya.

Menurutnya, PLN tidak hanya berfokus pada penambahan unit, tetapi juga memastikan keandalan operasional seluruh SPKLU agar dapat melayani pengguna secara maksimal.

Electronic money exchangers listing

“Keandalan dan kemudahan akses menjadi prioritas kami, sehingga pengguna kendaraan listrik dapat melakukan pengisian daya dengan aman dan nyaman,” lanjutnya.

Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, PLN UID Kalselteng terus melakukan evaluasi dan pemetaan kebutuhan infrastruktur agar pengembangan SPKLU berjalan selaras dengan pertumbuhan pasar. Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan PLN terhadap program transisi energi dan pengurangan emisi karbon di daerah.

Baca Juga :  Raih Energy Globe Award 2023, Program Electrifying Agriculture PLN Akan Wakili Indonesia

Iwan juga menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan akan terus diperkuat.

“Kami optimistis, dengan dukungan seluruh pihak, ekosistem kendaraan listrik di Kalselteng akan tumbuh semakin pesat dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan,” tutup Iwan.

PLN UID Kalselteng menegaskan komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong percepatan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. (tim)

PROKALTENG.CO – Penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah kerja PLN UID Kalselteng menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2025. Hingga Desember 2025, penjualan energi listrik melalui SPKLU tercatat mencapai 238.936,19 kWh atau tumbuh sebesar 565,31 persen secara Year on Year (YoY).

Pertumbuhan tersebut juga tercermin dari meningkatnya jumlah transaksi pengisian daya kendaraan listrik. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 11.057 kali pemakaian SPKLU, atau meningkat 463,84 persen dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 9.096 kali transaksi. Capaian ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan dan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan bahwa peningkatan ini merupakan sinyal positif terhadap perkembangan ekosistem kendaraan listrik di daerah.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Berlanjut, PLN Kalselteng Ingatkan Warga Waspada Bahaya Listrik Saat Banjir

“Lonjakan penjualan kWh hingga lebih dari 565 persen menunjukkan bahwa masyarakat Kalselteng semakin percaya dan nyaman menggunakan kendaraan listrik sebagai moda transportasi harian,” ujarnya.

Ia menambahkan, pertumbuhan jumlah transaksi yang menembus 11.057 kali pemakaian sepanjang tahun menjadi bukti bahwa infrastruktur SPKLU yang disiapkan PLN semakin dimanfaatkan secara optimal.

“Kami melihat tren ini sebagai momentum penting untuk terus memperluas jangkauan layanan SPKLU di titik-titik strategis,” katanya.

Menurutnya, PLN tidak hanya berfokus pada penambahan unit, tetapi juga memastikan keandalan operasional seluruh SPKLU agar dapat melayani pengguna secara maksimal.

“Keandalan dan kemudahan akses menjadi prioritas kami, sehingga pengguna kendaraan listrik dapat melakukan pengisian daya dengan aman dan nyaman,” lanjutnya.

Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, PLN UID Kalselteng terus melakukan evaluasi dan pemetaan kebutuhan infrastruktur agar pengembangan SPKLU berjalan selaras dengan pertumbuhan pasar. Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan PLN terhadap program transisi energi dan pengurangan emisi karbon di daerah.

Baca Juga :  Raih Energy Globe Award 2023, Program Electrifying Agriculture PLN Akan Wakili Indonesia

Iwan juga menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan akan terus diperkuat.

“Kami optimistis, dengan dukungan seluruh pihak, ekosistem kendaraan listrik di Kalselteng akan tumbuh semakin pesat dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan,” tutup Iwan.

PLN UID Kalselteng menegaskan komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong percepatan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/