PLN UID Kalselteng Siagakan 1.954 Personel Jaga Listrik Andal Selama Ramadan-Idulfitri 2026

PROKALTENG.CO – PLN UID Kalselteng mengerahkan 1.954 personel siaga untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama Ramadan hingga Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, dengan masa siaga berlangsung hingga 31 Maret 2026.

Kesiapan PLN UID Kalselteng juga diperkuat melalui apel siaga dan pengamanan menyeluruh pada infrastruktur kelistrikan, mulai dari jaringan distribusi, sistem pengaturan beban, hingga kesiapan personel di lapangan agar layanan tetap optimal selama momen penting keagamaan.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menegaskan berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan selama periode siaga RAFI.

“Kami sudah melakukan assessment menyeluruh, pemeliharaan jaringan sebelum Ramadan, serta inspeksi berkala dan berkelanjutan agar seluruh sistem kelistrikan dapat beroperasi optimal,” ujar Iwan.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya Gandeng CU Betang Asi Perluas Perlindungan Pekerja

Selain itu, PLN UID Kalselteng menyiapkan 38 posko penanganan distribusi dan 18 posko mudik yang tersebar di titik strategis. Pengamanan juga difokuskan pada 184 lokasi penting seperti pusat kegiatan masyarakat, fasilitas publik, hingga objek vital.

Untuk mendukung keandalan sistem, PLN mengerahkan 137 unit peralatan pendukung, mulai dari genset, UPS, Unit Kabel Bergerak (UKB), hingga Unit Kabel Cadangan Bergerak (UCKB). Tak hanya itu, disiapkan pula 208 mobil operasional, 113 sepeda motor, 5 mobil crane, serta 7 unit mobil PDKB sentuh langsung guna memastikan respons cepat saat terjadi gangguan.

Khusus pelaksanaan Salat Idulfitri di masjid-masjid utama, PLN menerapkan pengamanan berlapis melalui pengecekan jaringan, penempatan personel siaga, serta penyediaan sumber listrik cadangan. Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman tanpa gangguan listrik.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Pegawai PLN Kalselteng Patungan Sembako untuk Dhuafa dan Guru TPQ di Banjarbaru

Di sisi lain, PLN juga mengoptimalkan sistem monitoring melalui Distribution Control Center (DCC) yang beroperasi 24 jam untuk memantau kondisi kelistrikan secara real time di seluruh wilayah Kalselteng.

“Kami berharap seluruh upaya ini bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri bersama keluarga. PLN berkomitmen menghadirkan layanan listrik yang andal dan berkualitas,” tutup Iwan. (tim)

PROKALTENG.CO – PLN UID Kalselteng mengerahkan 1.954 personel siaga untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama Ramadan hingga Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, dengan masa siaga berlangsung hingga 31 Maret 2026.

Kesiapan PLN UID Kalselteng juga diperkuat melalui apel siaga dan pengamanan menyeluruh pada infrastruktur kelistrikan, mulai dari jaringan distribusi, sistem pengaturan beban, hingga kesiapan personel di lapangan agar layanan tetap optimal selama momen penting keagamaan.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menegaskan berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan selama periode siaga RAFI.

Electronic money exchangers listing

“Kami sudah melakukan assessment menyeluruh, pemeliharaan jaringan sebelum Ramadan, serta inspeksi berkala dan berkelanjutan agar seluruh sistem kelistrikan dapat beroperasi optimal,” ujar Iwan.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya Gandeng CU Betang Asi Perluas Perlindungan Pekerja

Selain itu, PLN UID Kalselteng menyiapkan 38 posko penanganan distribusi dan 18 posko mudik yang tersebar di titik strategis. Pengamanan juga difokuskan pada 184 lokasi penting seperti pusat kegiatan masyarakat, fasilitas publik, hingga objek vital.

Untuk mendukung keandalan sistem, PLN mengerahkan 137 unit peralatan pendukung, mulai dari genset, UPS, Unit Kabel Bergerak (UKB), hingga Unit Kabel Cadangan Bergerak (UCKB). Tak hanya itu, disiapkan pula 208 mobil operasional, 113 sepeda motor, 5 mobil crane, serta 7 unit mobil PDKB sentuh langsung guna memastikan respons cepat saat terjadi gangguan.

Khusus pelaksanaan Salat Idulfitri di masjid-masjid utama, PLN menerapkan pengamanan berlapis melalui pengecekan jaringan, penempatan personel siaga, serta penyediaan sumber listrik cadangan. Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman tanpa gangguan listrik.

Baca Juga :  Pegawai PLN Kalselteng Patungan Sembako untuk Dhuafa dan Guru TPQ di Banjarbaru

Di sisi lain, PLN juga mengoptimalkan sistem monitoring melalui Distribution Control Center (DCC) yang beroperasi 24 jam untuk memantau kondisi kelistrikan secara real time di seluruh wilayah Kalselteng.

“Kami berharap seluruh upaya ini bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri bersama keluarga. PLN berkomitmen menghadirkan layanan listrik yang andal dan berkualitas,” tutup Iwan. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru