29 C
Jakarta
Thursday, June 13, 2024
spot_img

Kedapatan Bolos Sekolah, 30 Siswa Diangkut Satpol PP

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangkaraya bersama tim gabungan jajaran Polda Kalteng melakukan giat penertiban anak sekolah. Khususnya kepada anak-anak sekolah yang terbukti membolos di luar jam pelajaran, Senin (30/10).

Kasatpol PP Kota Palangkaraya, Berlianto menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang sudah terjadwal oleh pihaknya dengan tim gabungan yang melibatkan Polda, Polres, Kejaksaan, dan Pengadilan.

“Intinya kita hanya ingin menunjukkan bahwa kita akan menegakkan aturan. Apalagi hari ini kita datang ke tempat yang biasanya anak-anak bolos sekolah. Nah, itu yang menjadi atensi dari pimpinan juga sebenarnya. Karena di beberapa tempat ternyata pada saat jam sekolah, anak-anak yang seharusnya berada di sekolah malah ada di sini,” ujar Berlianto saat diwawancarai media, Senin (30/10).

Baca Juga :  Jalan Anoi di Palangka Raya Jadi Langganan Banjir Setiap Hujan Deras

Lebih lanjut, Berlianto mengatakan bahwa pimpinan selalu menyampaikan mau jadi apa ke depannya. Kegiatan ini, menurutnya akan berlangsung selama lima hari. Pihaknya akan terus melanjutkan kegiatan seperti ini. Sementara untuk hari pertama, kegiatan difokuskan di daerah Jalan R.A Kartini dan Lapangan Sanaman Mantikei.

Sedikitnya ada 30 anak sekolah yang terjaring dalam patroli gabungan tersebut, dan dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Palangkaraya untuk didata dan dipanggil orang tuanya.

“Supaya orang tuanya juga tahu, bahwa di jam sekolah anak-anak ini ternyata tidak sampai selesai mengikuti pelajaran. Tetapi mampir dulu ke tempat biliard,”ujarnya.

Untuk itu, Berlianto meminta kepada para pemilik tempat yang rawan didatangi anak-anak untuk bolos sekolah dengan menyiapkan spanduk berukuran 2×1 yang isinya untuk tidak menerima siswa atau pelajar pada jam-jam sekolah.

Baca Juga :  Jembatan Kahayan Makin Memesona dengan Lighting dan Air Mancur

Dirinya juga memberikan peringatan keras kepada pengelola biliard untuk membantu. Selain itu, melalui Dinas Pendidikan untuk menyampaikan pengawasan di sekolah-sekolah terkait anak-anak yang keluar bolos.

“Yang pasti kegiatan hari ini, mudah-mudahan memberikan nilai positif bagi semua, terutama anak-anak kita,” tandasnya.(*ana/hnd)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangkaraya bersama tim gabungan jajaran Polda Kalteng melakukan giat penertiban anak sekolah. Khususnya kepada anak-anak sekolah yang terbukti membolos di luar jam pelajaran, Senin (30/10).

Kasatpol PP Kota Palangkaraya, Berlianto menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang sudah terjadwal oleh pihaknya dengan tim gabungan yang melibatkan Polda, Polres, Kejaksaan, dan Pengadilan.

“Intinya kita hanya ingin menunjukkan bahwa kita akan menegakkan aturan. Apalagi hari ini kita datang ke tempat yang biasanya anak-anak bolos sekolah. Nah, itu yang menjadi atensi dari pimpinan juga sebenarnya. Karena di beberapa tempat ternyata pada saat jam sekolah, anak-anak yang seharusnya berada di sekolah malah ada di sini,” ujar Berlianto saat diwawancarai media, Senin (30/10).

Baca Juga :  Jalan Anoi di Palangka Raya Jadi Langganan Banjir Setiap Hujan Deras

Lebih lanjut, Berlianto mengatakan bahwa pimpinan selalu menyampaikan mau jadi apa ke depannya. Kegiatan ini, menurutnya akan berlangsung selama lima hari. Pihaknya akan terus melanjutkan kegiatan seperti ini. Sementara untuk hari pertama, kegiatan difokuskan di daerah Jalan R.A Kartini dan Lapangan Sanaman Mantikei.

Sedikitnya ada 30 anak sekolah yang terjaring dalam patroli gabungan tersebut, dan dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Palangkaraya untuk didata dan dipanggil orang tuanya.

“Supaya orang tuanya juga tahu, bahwa di jam sekolah anak-anak ini ternyata tidak sampai selesai mengikuti pelajaran. Tetapi mampir dulu ke tempat biliard,”ujarnya.

Untuk itu, Berlianto meminta kepada para pemilik tempat yang rawan didatangi anak-anak untuk bolos sekolah dengan menyiapkan spanduk berukuran 2×1 yang isinya untuk tidak menerima siswa atau pelajar pada jam-jam sekolah.

Baca Juga :  Jembatan Kahayan Makin Memesona dengan Lighting dan Air Mancur

Dirinya juga memberikan peringatan keras kepada pengelola biliard untuk membantu. Selain itu, melalui Dinas Pendidikan untuk menyampaikan pengawasan di sekolah-sekolah terkait anak-anak yang keluar bolos.

“Yang pasti kegiatan hari ini, mudah-mudahan memberikan nilai positif bagi semua, terutama anak-anak kita,” tandasnya.(*ana/hnd)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru