28.6 C
Jakarta
Wednesday, February 25, 2026

Hujan Diprediksi Guyur Kalteng Hingga Awal Maret, BMKG Keluarkan Peringatan Ini

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut telah memprediksikan sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam sepekan ke depan.

Prakirawan BMKG, Muhamad Ihsan Sidiq mengatakan potensi hujan tersebut, dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang. Sehingga masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Seminggu ke depan sebagian besar wilayah Kalteng diprediksi berpotensi terjadi hujan sedang. Kecuali wilayah Kotawaringin Barat, Sukamara dan Lamandau yang berpotensi hujan ringan. Hujan berpotensi terjadi pada waktu siang, sore dan malam hari,” ujarnya, Selasa (25/2/2026).

Dia menuturkan untuk periode 25–27 Februari, wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang meliputi Kotawaringin Timur bagian utara, Katingan bagian utara, Murung Raya, Barito Utara, Kapuas, dan Pulang Pisau bagian selatan.

Baca Juga :  Diresmikan Menteri Agama, Gubernur Kalteng Apresiasi Perubahan IAIN jadi UIN

Sementara pada 28 Februari hingga 3 Maret, potensi hujan sedang hingga lebat juga diperkirakan terjadi di Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, hingga Kota Palangka Raya.

Lebih lanjut Ihsan menjelaskan, pola hujan masih berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari. Berbeda dengan kecenderungan pekan sebelumnya yang lebih dominan pada malam hari.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan air, banjir lokal, pohon tumbang. Bahkan hingga gangguan aktivitas transportasi akibat hujan yang disertai angin kencang dan petir.

Electronic money exchangers listing

Selain itu, masyarakat juga diharapkan terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (jef)

Baca Juga :  Tugas Anak Belajar dan Orang Tua Menghidupi Keluarganya

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut telah memprediksikan sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam sepekan ke depan.

Prakirawan BMKG, Muhamad Ihsan Sidiq mengatakan potensi hujan tersebut, dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang. Sehingga masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Seminggu ke depan sebagian besar wilayah Kalteng diprediksi berpotensi terjadi hujan sedang. Kecuali wilayah Kotawaringin Barat, Sukamara dan Lamandau yang berpotensi hujan ringan. Hujan berpotensi terjadi pada waktu siang, sore dan malam hari,” ujarnya, Selasa (25/2/2026).

Electronic money exchangers listing

Dia menuturkan untuk periode 25–27 Februari, wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang meliputi Kotawaringin Timur bagian utara, Katingan bagian utara, Murung Raya, Barito Utara, Kapuas, dan Pulang Pisau bagian selatan.

Baca Juga :  Diresmikan Menteri Agama, Gubernur Kalteng Apresiasi Perubahan IAIN jadi UIN

Sementara pada 28 Februari hingga 3 Maret, potensi hujan sedang hingga lebat juga diperkirakan terjadi di Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, hingga Kota Palangka Raya.

Lebih lanjut Ihsan menjelaskan, pola hujan masih berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari. Berbeda dengan kecenderungan pekan sebelumnya yang lebih dominan pada malam hari.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan air, banjir lokal, pohon tumbang. Bahkan hingga gangguan aktivitas transportasi akibat hujan yang disertai angin kencang dan petir.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (jef)

Baca Juga :  Tugas Anak Belajar dan Orang Tua Menghidupi Keluarganya

Terpopuler

Artikel Terbaru

/