27.6 C
Jakarta
Saturday, January 31, 2026

GEMPAR! Sopir Pengantar Barang Ditemukan Meninggal di Toilet Toko Jalan Mahir Mahar

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Warga dan karyawan di sekitar Toko di Jalan Mahir Mahar  digemparkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam toilet toko.

Korban yang diketahui berprofesi sebagai sopir pengantar makanan ringan (snack) tersebut ditemukan dalam kondisi telungkup dan sudah tidak bernyawa di dalam Toilet, Rabu siang (21/1/26).

Berdasarkan keterangan salah seorang karyawan took, Mei Citra (22). Kejadian bermula saat korban dan rekannya datang untuk mengantar barang rutin mingguan.

Di tengah aktivitas bongkar muat, korban meminta izin untuk menumpang ke toilet.

“Awalnya dia mau numpang ke WC. Karena toko lagi ramai, kami tunjukkan WC di sebelah kiri paling belakang. Setelah barang diturunkan semua, kami curiga kok orangnya tidak keluar-keluar,” ungkap Mei Citra.

Kecurigaan memuncak setelah sekitar 30 menit korban tidak memberikan respons meski pintu toilet telah diketuk berkali-kali oleh rekannya. Akhirnya, pintu toilet terpaksa didobrak.

Baca Juga :  Masjid Natabel Jannah Terbakar, Beruntung Api Tak Membesar

“Pas dibuka, posisinya sudah telungkup, celana setengah lepas, dan sepertinya sedang buang air besar karena belum disiram. Kami tidak berani menyentuh, kondisinya sudah seperti itu,” tambah Mei.

Electronic money exchangers listing

Rekan kerja korban yang bertugas sebagai kernet, Heru Sunoko (26), mengaku tidak menyangka rekannya akan meninggal dunia. Heru menjelaskan bahwa saat dalam perjalanan menggunakan truk, korbanlah yang menyetir.

Menurut Heru, sesaat sebelum kejadian, korban sempat mengeluh sakit di bagian ulu hati.

“Keluhannya cuma sakit di bagian sini (bawah dada). Waktu itu posisi lagi beli bakso di depan toko. Dia bilang, ‘sebentar ya aku sakit sini, tidak bisa mutar’. Saya suruh istirahat saja,” jelas Heru.

Kesaksian serupa disampaikan oleh Penjual Bakso di depan lokasi kejadian. Ia menuturkan bahwa sebelum membongkar barang, korban memesan bakso namun terlihat menahan sakit.

“Almarhum terlihat telungkup memegang lutut dan wajah ke bawah sebelum memesan. Setelah itu dia bongkar barang. Saya bingung baksonya belum diambil, tiba-tiba dengar kabar sudah terkapar di kamar mandi,” ujar pedagang bakso tersebut.

Baca Juga :  Viral! Mahasiswa KKN Dugem di Atas Ambulans

Sementara itu, Bambang, rekan kerja korban yang sudah mengenal selama satu tahun, mengungkapkan bahwa korban memang memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik jika mengalami kelelahan ekstrem.

“Dia kalau terlalu capek kadang ada kayak kejang-kejang, mungkin sejenis epilepsi. Hari Senin lalu dia sempat bilang badannya agak tidak enak dan ingin izin sakit, tapi ternyata hari ini masuk kerja,” ujar Bambang.

Bambang menambahkan. Bahwa korban dikenal sebagai sosok yang ceria dan masih terlihat bercanda dengan rekan-rekannya sebelum kejadian. Pada hari kejadian, korban menggantikan posisi Bambang sebagai sopir karena Bambang ditugaskan di gudang.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban telah dievakuasi. Pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kematian, namun dugaan sementara mengarah pada kondisi kesehatan korban yang menurun akibat kelelahan. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Warga dan karyawan di sekitar Toko di Jalan Mahir Mahar  digemparkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam toilet toko.

Korban yang diketahui berprofesi sebagai sopir pengantar makanan ringan (snack) tersebut ditemukan dalam kondisi telungkup dan sudah tidak bernyawa di dalam Toilet, Rabu siang (21/1/26).

Berdasarkan keterangan salah seorang karyawan took, Mei Citra (22). Kejadian bermula saat korban dan rekannya datang untuk mengantar barang rutin mingguan.

Electronic money exchangers listing

Di tengah aktivitas bongkar muat, korban meminta izin untuk menumpang ke toilet.

“Awalnya dia mau numpang ke WC. Karena toko lagi ramai, kami tunjukkan WC di sebelah kiri paling belakang. Setelah barang diturunkan semua, kami curiga kok orangnya tidak keluar-keluar,” ungkap Mei Citra.

Kecurigaan memuncak setelah sekitar 30 menit korban tidak memberikan respons meski pintu toilet telah diketuk berkali-kali oleh rekannya. Akhirnya, pintu toilet terpaksa didobrak.

Baca Juga :  Masjid Natabel Jannah Terbakar, Beruntung Api Tak Membesar

“Pas dibuka, posisinya sudah telungkup, celana setengah lepas, dan sepertinya sedang buang air besar karena belum disiram. Kami tidak berani menyentuh, kondisinya sudah seperti itu,” tambah Mei.

Rekan kerja korban yang bertugas sebagai kernet, Heru Sunoko (26), mengaku tidak menyangka rekannya akan meninggal dunia. Heru menjelaskan bahwa saat dalam perjalanan menggunakan truk, korbanlah yang menyetir.

Menurut Heru, sesaat sebelum kejadian, korban sempat mengeluh sakit di bagian ulu hati.

“Keluhannya cuma sakit di bagian sini (bawah dada). Waktu itu posisi lagi beli bakso di depan toko. Dia bilang, ‘sebentar ya aku sakit sini, tidak bisa mutar’. Saya suruh istirahat saja,” jelas Heru.

Kesaksian serupa disampaikan oleh Penjual Bakso di depan lokasi kejadian. Ia menuturkan bahwa sebelum membongkar barang, korban memesan bakso namun terlihat menahan sakit.

“Almarhum terlihat telungkup memegang lutut dan wajah ke bawah sebelum memesan. Setelah itu dia bongkar barang. Saya bingung baksonya belum diambil, tiba-tiba dengar kabar sudah terkapar di kamar mandi,” ujar pedagang bakso tersebut.

Baca Juga :  Viral! Mahasiswa KKN Dugem di Atas Ambulans

Sementara itu, Bambang, rekan kerja korban yang sudah mengenal selama satu tahun, mengungkapkan bahwa korban memang memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik jika mengalami kelelahan ekstrem.

“Dia kalau terlalu capek kadang ada kayak kejang-kejang, mungkin sejenis epilepsi. Hari Senin lalu dia sempat bilang badannya agak tidak enak dan ingin izin sakit, tapi ternyata hari ini masuk kerja,” ujar Bambang.

Bambang menambahkan. Bahwa korban dikenal sebagai sosok yang ceria dan masih terlihat bercanda dengan rekan-rekannya sebelum kejadian. Pada hari kejadian, korban menggantikan posisi Bambang sebagai sopir karena Bambang ditugaskan di gudang.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban telah dievakuasi. Pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kematian, namun dugaan sementara mengarah pada kondisi kesehatan korban yang menurun akibat kelelahan. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru