25.1 C
Jakarta
Wednesday, June 26, 2024
spot_img

Belum Ada TPS atau Depo di Sekitar Obyek Wisata Ujung Pandaran

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Camat Teluk Sampit Juliansyah mengatakan pihaknya berencana akan mengundang pengelola tempat wisata di kawasan Pantai Ujung Pandaran untuk membicarakan terkait sistem pengelolaan sampah hingga urusan izin bangunan, apalagi kemarin waktu libur lebaran sampah berserakan di tepi pantai.

“Kemarin saat lebaran banyaknya pengunjung obyek wisata yang membuang sampah sembarangan dan sempat viral di media sosial, karena sampahnya berhamburan di pinggir pantai ujung pandaran sehingga merusak pemandangan,” ujar Juliansyah, Rabu (18/5).

Menurutnya saat ini di wilayah Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum ada tempat pembuangan sampah ataupun depo khususnya di sekitar obyek wisata pantai ujung pandaran, sehingga warga sekitar kebingungan saat ingin membuang sampah.

Baca Juga :  Operasi Pasar Murah Minyak Goreng Oleh Perusahaan Sangat Membantu Warga

“Selama ini masyarakat setempat membuang sampah dengan berbagai macam cara, ada yang ke lahan kosong, ada yang dibakar ada juga yang membuang di sungai. Kalau di lahan kosong sudah pasti bisa menimbulkan bau tak sedap,” sampai Juliansyah.

Dirinya juga menghimbau masyarakat sekitar maupun para wisatawan yang berkunjung di pantai ujung pandaran agar tidak membuang sampah sembarangan seperti membuang ke tepi pantai karena itu akan mencemari lingkungan.

“Kami juga meminta pihak pengelola tempat wisata untuk dapat menyediakan tempat sampah, sehingga para pengunjung tidak membuang sampah sembarangan seperti saat libur lebaran kemarin,”tutupnya.(bah)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Camat Teluk Sampit Juliansyah mengatakan pihaknya berencana akan mengundang pengelola tempat wisata di kawasan Pantai Ujung Pandaran untuk membicarakan terkait sistem pengelolaan sampah hingga urusan izin bangunan, apalagi kemarin waktu libur lebaran sampah berserakan di tepi pantai.

“Kemarin saat lebaran banyaknya pengunjung obyek wisata yang membuang sampah sembarangan dan sempat viral di media sosial, karena sampahnya berhamburan di pinggir pantai ujung pandaran sehingga merusak pemandangan,” ujar Juliansyah, Rabu (18/5).

Menurutnya saat ini di wilayah Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum ada tempat pembuangan sampah ataupun depo khususnya di sekitar obyek wisata pantai ujung pandaran, sehingga warga sekitar kebingungan saat ingin membuang sampah.

Baca Juga :  Operasi Pasar Murah Minyak Goreng Oleh Perusahaan Sangat Membantu Warga

“Selama ini masyarakat setempat membuang sampah dengan berbagai macam cara, ada yang ke lahan kosong, ada yang dibakar ada juga yang membuang di sungai. Kalau di lahan kosong sudah pasti bisa menimbulkan bau tak sedap,” sampai Juliansyah.

Dirinya juga menghimbau masyarakat sekitar maupun para wisatawan yang berkunjung di pantai ujung pandaran agar tidak membuang sampah sembarangan seperti membuang ke tepi pantai karena itu akan mencemari lingkungan.

“Kami juga meminta pihak pengelola tempat wisata untuk dapat menyediakan tempat sampah, sehingga para pengunjung tidak membuang sampah sembarangan seperti saat libur lebaran kemarin,”tutupnya.(bah)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru