34.6 C
Jakarta
Thursday, May 30, 2024
spot_img

Kecamatan MB Ketapang Gelar Musrbang RKPD Tahun 2023

Pemulihan Ekonomi dan Sosial Masyarakat

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemerintah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2023 di aula Kantor Camat pada Senin (17/1).

Musrenbang dibuka oleh Pelaksana tugas (Plt) Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Kotim Rofiq Riswandi, dihadiri sejumlah anggota DPRD Dapil I, dan sejumlah Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), juga diikuti para Lurah dan  kepala desa.

Bupati Kabupaten Kotim H.Halikinnor dalam sabutannya yang dibacakan oleh Plt Bappelitbangda Rofiq Riwandi mengatakan musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan desa dan kelurahan, yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah, mencakup usulan rencana kegiatan pembangunan desa dan kelurahan yang tertuang dalam daftar usulan desa dan kelurahan akan menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang harus sesuai dengan sasaran dan prioritas pembangunan.

Baca Juga :  Instruksikan PUPR Terjunkan Alat Berat Menambah Lebar Badan Jalan

“Kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan desa dan kelurahan, pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan berdasarkan tugas dan fungsi perangkat daerah kabupaten,” sampai Rofiq.

Untuk tema pembangunan tahun 2023 yaitu pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat melalui akselerasi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, dengan sasaran pembangunan yang akan dicapai pada akhir tahun 2023 nanti diantaranya adalah indeks pembangunan manusia sebesar 73,10, Rata-rata lama sekolah sebesar 8,33 tahun, Harapan lama sekolah sebesar 13,32 tahun, usia harapan hidup sebesar 70,04 tahun, pertumbuhan ekonomi sebesar 3,87 persen, PDRB perkapita sebesar 59,25 juta rupiah, Target kemiskinan sebesar 5,19 persen, Target pengangguran sebesar 5,01 persen, inflasi sebesar 2-4 persen, dan indek gini ratio sebesar ≤ 0,35.

“Untuk prioritas pembangunan pada RKPD  tahun 2023 ada lima yaitu infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, tata kelola pemerintahan, Kotim yang nyaman, lestari, berbudaya dan agamis,” ucap Rofiq.

Baca Juga :  Bupati Hadiri Apel Gelar Pasukan untuk Persiapan Nataru

 

Dirinya juga menyampaikan bahwa saat ini Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kotim tahun 2022 sebesar Rp1.932.811.373.400, yang terdiri dari, Belanja operasional sebesar Rp1.359.860.425.024, Belanja modal sebesar Rp 314.700.316.376, Belanja tidak terduga sebesar Rp5.000.000.000, dan belanja transfer sebesar Rp253.250.632.000.

“Sedangkan untuk belanja bantuan keuangan kepada desa tahun anggaran 2022 dengan total sebesar rp. 253.250.632.000, yang terdiri dari Dana Desa (DD) sebesar r Rp. 144.196.324.000, Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp. 88.680.602.400, Bantuan keuangan khusus kepada pemerintah provinsi sebesar Rp. 245.000.000, Dana Bagi Hasil pajak sebesar Rp. 18.446.956.100, dan dana bagi hasil retribusi sebesar Rp. 1.681.749.500,-yang tersebar di 168 Desa,” tutupnya.(bah)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemerintah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2023 di aula Kantor Camat pada Senin (17/1).

Musrenbang dibuka oleh Pelaksana tugas (Plt) Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Kotim Rofiq Riswandi, dihadiri sejumlah anggota DPRD Dapil I, dan sejumlah Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), juga diikuti para Lurah dan  kepala desa.

Bupati Kabupaten Kotim H.Halikinnor dalam sabutannya yang dibacakan oleh Plt Bappelitbangda Rofiq Riwandi mengatakan musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan desa dan kelurahan, yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah, mencakup usulan rencana kegiatan pembangunan desa dan kelurahan yang tertuang dalam daftar usulan desa dan kelurahan akan menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang harus sesuai dengan sasaran dan prioritas pembangunan.

Baca Juga :  Instruksikan PUPR Terjunkan Alat Berat Menambah Lebar Badan Jalan

“Kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan desa dan kelurahan, pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan berdasarkan tugas dan fungsi perangkat daerah kabupaten,” sampai Rofiq.

Untuk tema pembangunan tahun 2023 yaitu pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat melalui akselerasi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, dengan sasaran pembangunan yang akan dicapai pada akhir tahun 2023 nanti diantaranya adalah indeks pembangunan manusia sebesar 73,10, Rata-rata lama sekolah sebesar 8,33 tahun, Harapan lama sekolah sebesar 13,32 tahun, usia harapan hidup sebesar 70,04 tahun, pertumbuhan ekonomi sebesar 3,87 persen, PDRB perkapita sebesar 59,25 juta rupiah, Target kemiskinan sebesar 5,19 persen, Target pengangguran sebesar 5,01 persen, inflasi sebesar 2-4 persen, dan indek gini ratio sebesar ≤ 0,35.

“Untuk prioritas pembangunan pada RKPD  tahun 2023 ada lima yaitu infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, tata kelola pemerintahan, Kotim yang nyaman, lestari, berbudaya dan agamis,” ucap Rofiq.

Baca Juga :  Bupati Hadiri Apel Gelar Pasukan untuk Persiapan Nataru

 

Dirinya juga menyampaikan bahwa saat ini Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kotim tahun 2022 sebesar Rp1.932.811.373.400, yang terdiri dari, Belanja operasional sebesar Rp1.359.860.425.024, Belanja modal sebesar Rp 314.700.316.376, Belanja tidak terduga sebesar Rp5.000.000.000, dan belanja transfer sebesar Rp253.250.632.000.

“Sedangkan untuk belanja bantuan keuangan kepada desa tahun anggaran 2022 dengan total sebesar rp. 253.250.632.000, yang terdiri dari Dana Desa (DD) sebesar r Rp. 144.196.324.000, Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp. 88.680.602.400, Bantuan keuangan khusus kepada pemerintah provinsi sebesar Rp. 245.000.000, Dana Bagi Hasil pajak sebesar Rp. 18.446.956.100, dan dana bagi hasil retribusi sebesar Rp. 1.681.749.500,-yang tersebar di 168 Desa,” tutupnya.(bah)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru