32.1 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Ketua Baru Gerdayak Palangka Raya Dilantik, Ini Program Prioritasnya

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dr. Uria Ninu Ludjen, ST., MT., resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Kota (DPK) Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Indonesia Kota Palangka Raya.

Dalam kepemimpinannya, Uria menegaskan akan fokus pada konsolidasi organisasi serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Dayak.

Usai pelantikan, Sabtu (15/2), Uria memaparkan bahwa salah satu program utama yang akan dijalankan adalah rekondisi kepengurusan organisasi.

Langkah ini mencakup evaluasi dan pengukuhan kembali kepengurusan di tingkat kecamatan serta kelurahan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya memastikan struktur organisasi tetap solid dan aktif dalam menjalankan misi budaya serta sosial Gerdayak.

Menurut Uria, pelantikan ini sejatinya direncanakan sejak pertengahan 2024, namun karena adanya agenda Pilkada dan Pileg, acara tersebut diundur.

Baca Juga :  Buaya Kuning Tersangkut Jaring Ikan Milik Warga di Kasongan

Kini, setelah prosesi politik usai, ia berkomitmen untuk menyusun kembali kepengurusan sesuai dengan amanat yang telah ditetapkan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

“Kita akan melakukan pengukuhan kembali dan menginventarisasi kepengurusan sebelumnya. Kita akan lihat mana yang masih aktif, mana yang perlu diperbarui, dan bagaimana struktur organisasi ini bisa lebih efektif,” ujarnya.

Selain pembenahan internal, Uria juga menegaskan pentingnya menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah.

Ia memastikan bahwa Gerdayak akan tetap berpegang teguh pada bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Tanggung jawab ini bukan beban, tetapi tantangan yang harus dijawab dengan kerja nyata. Kami akan terus berjuang agar Gerdayak semakin berkontribusi bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Jalan Lintas Kalimantan di Lamandau Rusak Parah

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Gerdayak harus menjadi organisasi yang inklusif, bukan hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Dengan kepengurusan yang lebih terstruktur dan dukungan berbagai pihak, ia optimistis Gerdayak Palangka Raya bisa semakin maju dan berperan dalam pembangunan daerah.

Ia pun mengajak seluruh elemen organisasi untuk bersatu dan aktif berkontribusi dalam pembangunan Kota Palangka Raya.

“Kami ingin Gerdayak tidak hanya menjaga budaya dan tradisi, tetapi juga berperan dalam kemajuan daerah,” pungkasnya. (ndo)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dr. Uria Ninu Ludjen, ST., MT., resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Kota (DPK) Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Indonesia Kota Palangka Raya.

Dalam kepemimpinannya, Uria menegaskan akan fokus pada konsolidasi organisasi serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Dayak.

Usai pelantikan, Sabtu (15/2), Uria memaparkan bahwa salah satu program utama yang akan dijalankan adalah rekondisi kepengurusan organisasi.

Langkah ini mencakup evaluasi dan pengukuhan kembali kepengurusan di tingkat kecamatan serta kelurahan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya memastikan struktur organisasi tetap solid dan aktif dalam menjalankan misi budaya serta sosial Gerdayak.

Menurut Uria, pelantikan ini sejatinya direncanakan sejak pertengahan 2024, namun karena adanya agenda Pilkada dan Pileg, acara tersebut diundur.

Baca Juga :  Buaya Kuning Tersangkut Jaring Ikan Milik Warga di Kasongan

Kini, setelah prosesi politik usai, ia berkomitmen untuk menyusun kembali kepengurusan sesuai dengan amanat yang telah ditetapkan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

“Kita akan melakukan pengukuhan kembali dan menginventarisasi kepengurusan sebelumnya. Kita akan lihat mana yang masih aktif, mana yang perlu diperbarui, dan bagaimana struktur organisasi ini bisa lebih efektif,” ujarnya.

Selain pembenahan internal, Uria juga menegaskan pentingnya menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah.

Ia memastikan bahwa Gerdayak akan tetap berpegang teguh pada bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Tanggung jawab ini bukan beban, tetapi tantangan yang harus dijawab dengan kerja nyata. Kami akan terus berjuang agar Gerdayak semakin berkontribusi bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Jalan Lintas Kalimantan di Lamandau Rusak Parah

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Gerdayak harus menjadi organisasi yang inklusif, bukan hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Dengan kepengurusan yang lebih terstruktur dan dukungan berbagai pihak, ia optimistis Gerdayak Palangka Raya bisa semakin maju dan berperan dalam pembangunan daerah.

Ia pun mengajak seluruh elemen organisasi untuk bersatu dan aktif berkontribusi dalam pembangunan Kota Palangka Raya.

“Kami ingin Gerdayak tidak hanya menjaga budaya dan tradisi, tetapi juga berperan dalam kemajuan daerah,” pungkasnya. (ndo)

Terpopuler

Artikel Terbaru