27 C
Jakarta
Sunday, March 15, 2026

Pemuda Asal Pangkalan Bun Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bayat Lamandau

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Seorang pemuda dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bayat, Kecamatan Belantikan Raya, pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Korban diketahui bernama Rega Anggi Anggara, pemuda berusia 25 tahun yang berdomisili di Pasanah, Sidorejo, Pangkalan Bun. Sehari-harinya, korban merantau ke wilayah tersebut untuk bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di wilayah Merambang.

Berdasarkan laporan kronologi sementara. Insiden ini bermula saat korban sedang mandi di sungai bersama beberapa rekannya pada sore hari. Petaka muncul ketika korban mencoba berenang menyeberangi sungai, namun ia diduga tidak mampu melawan kuatnya arus air sehingga terseret dan akhirnya menghilang dari permukaan.

Baca Juga :  Dishub Ingatkan Pengguna Jalan dan Pengusaha

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Hendikel. Telah mengonfirmasi kebenaran laporan insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa informasi mengenai hilangnya warga di Sungai Bayat baru saja diterima dari laporan masyarakat setempat yang menyaksikan kejadian.

“Benar, kami baru mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya warga yang diduga tenggelam di Sungai Bayat, Kecamatan Belantikan Raya,” ujar Hendikel saat memberikan keterangan resmi kepada awak media mengenai musibah tersebut.

Menanggapi laporan darurat ini, pihak BPBD segera melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait. Termasuk aparat keamanan dan tim relawan. Personel dan peralatan pendukung juga mulai disiapkan untuk segera terjun ke lapangan guna memulai proses pencarian korban di sepanjang aliran sungai.

Baca Juga :  Diserempet Ambulans, Lansia Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebagai penutup, Hendikel mengimbau agar masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di sekitar bantaran sungai selalu meningkatkan kewaspadaan. Ia menekankan pentingnya berhati-hati saat beraktivitas di perairan, terutama di sungai yang memiliki arus cukup deras guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Seorang pemuda dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bayat, Kecamatan Belantikan Raya, pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Korban diketahui bernama Rega Anggi Anggara, pemuda berusia 25 tahun yang berdomisili di Pasanah, Sidorejo, Pangkalan Bun. Sehari-harinya, korban merantau ke wilayah tersebut untuk bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di wilayah Merambang.

Berdasarkan laporan kronologi sementara. Insiden ini bermula saat korban sedang mandi di sungai bersama beberapa rekannya pada sore hari. Petaka muncul ketika korban mencoba berenang menyeberangi sungai, namun ia diduga tidak mampu melawan kuatnya arus air sehingga terseret dan akhirnya menghilang dari permukaan.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Dishub Ingatkan Pengguna Jalan dan Pengusaha

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Hendikel. Telah mengonfirmasi kebenaran laporan insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa informasi mengenai hilangnya warga di Sungai Bayat baru saja diterima dari laporan masyarakat setempat yang menyaksikan kejadian.

“Benar, kami baru mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya warga yang diduga tenggelam di Sungai Bayat, Kecamatan Belantikan Raya,” ujar Hendikel saat memberikan keterangan resmi kepada awak media mengenai musibah tersebut.

Menanggapi laporan darurat ini, pihak BPBD segera melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait. Termasuk aparat keamanan dan tim relawan. Personel dan peralatan pendukung juga mulai disiapkan untuk segera terjun ke lapangan guna memulai proses pencarian korban di sepanjang aliran sungai.

Baca Juga :  Diserempet Ambulans, Lansia Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebagai penutup, Hendikel mengimbau agar masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di sekitar bantaran sungai selalu meningkatkan kewaspadaan. Ia menekankan pentingnya berhati-hati saat beraktivitas di perairan, terutama di sungai yang memiliki arus cukup deras guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/