31 C
Jakarta
Saturday, April 5, 2025

Sampit Banyak Perubahan, Dulu Gelap Sekarang Terang

SAMPIT, PROKALTENG.CO-Pengguna jalan di sejumlah titik ruas jalan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini sudah semakin aman dan nyaman dilalui. Kawasan beberapa jalur jalan yang kerap dilalui pengendara itu saat ini telah terang benderang setelah Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur memasang sejumlah lampu Led di sepanjang ruas jalan yang menjadi tanggungjawab pemerintah daerah tersebut.

“Kita apresiasi atas kinerja pemerintah daerah Kepada bupati kami ucapkan terima kasih karena sejumlah ruas jalan sudah terang,” kata H Syamsuri, salah seorang pengendara, Minggu (12/6).

Menurutnya, dipasangnya lampu PJU dibeberapa ruas jalan seperti di Jalan HM Asryad membuat pihaknya yang melintas di malam hari sudah tidak merasa khawatir. Bahkan, bisa membantu mengurangi tindakan kriminal. Sementara itu, Arman warga Kalimantan selatan mengagumi, Kota Sampit yang kini telah terang benderang.

Baca Juga :  Berikan Sarana dan Prasarana untuk Nelayan

“Banyak perubahan Kota Sampit sekarang ini. Dulunya gelap, sekarang sudah mulai terang di sejumlah ruas jalan,” tukasnya.

Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor mengaku, telah menganggarkan sebesar Rp 16 miliar untuk memberikan penerangan di setiap ruas jalan.

“Sekarang ini sejumlah ruas jalan seperti HM Arsyad dan Semekto sudah dipasang lampu jalan. Perlahan akan kami terangkan Kota Sampit ini, biar tidak seperti kecamatan, yang gelap,” tandasnya.

Bupati merencanakan, penerangan lampu di Jalan Cilik Riwut dengan gaya tiang lampu melengkung, sehingga saat dilihat dari kejauhan mirip terowongan Mina di Arab Saudi. Terutama pada jalur empat yang ada di jalan tersebut. Mudahan, kata bupati tahun ini keinginannya itu bisa terwujud karena anggarannya sudah disiapkan.

Baca Juga :  Tujuh Pejabat Utama Polda Kalteng Lakukan Sertijab

“Nantinya kalau orang masuk Sampit ada ciri khasnya, seperti di Arab Saudi,” sebutnya.

Jika hal tersebut terwujud, di jalan lintas kota itu akan dijadikan sebagai pusat kuliner Kota Sampit. Sehingga cafe dan angkringan akan dipindahkan ke satu tempat. Penggarapan itu akan dilakukan mulai tahun ini juga. Dia menginginkan, camat, lurah dapat melakukan inventarisir tanah yang ada di kiri kanan, apakah nanti di sewa Pemda atau bagaimana baiknya.

Nanti cafe atau angkringan difokuskan di sana, sehingga nantinya dijadikan sentra kuliner baru. “Tahun ini mulai kami garap, saya ingin Sampit ini tidak hanya nama atau gaungnya saja tapi benar-benar jadi barometer pembangunan di Kalimantan Tengah,” tegasnya. (sli/ans)

SAMPIT, PROKALTENG.CO-Pengguna jalan di sejumlah titik ruas jalan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini sudah semakin aman dan nyaman dilalui. Kawasan beberapa jalur jalan yang kerap dilalui pengendara itu saat ini telah terang benderang setelah Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur memasang sejumlah lampu Led di sepanjang ruas jalan yang menjadi tanggungjawab pemerintah daerah tersebut.

“Kita apresiasi atas kinerja pemerintah daerah Kepada bupati kami ucapkan terima kasih karena sejumlah ruas jalan sudah terang,” kata H Syamsuri, salah seorang pengendara, Minggu (12/6).

Menurutnya, dipasangnya lampu PJU dibeberapa ruas jalan seperti di Jalan HM Asryad membuat pihaknya yang melintas di malam hari sudah tidak merasa khawatir. Bahkan, bisa membantu mengurangi tindakan kriminal. Sementara itu, Arman warga Kalimantan selatan mengagumi, Kota Sampit yang kini telah terang benderang.

Baca Juga :  Berikan Sarana dan Prasarana untuk Nelayan

“Banyak perubahan Kota Sampit sekarang ini. Dulunya gelap, sekarang sudah mulai terang di sejumlah ruas jalan,” tukasnya.

Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor mengaku, telah menganggarkan sebesar Rp 16 miliar untuk memberikan penerangan di setiap ruas jalan.

“Sekarang ini sejumlah ruas jalan seperti HM Arsyad dan Semekto sudah dipasang lampu jalan. Perlahan akan kami terangkan Kota Sampit ini, biar tidak seperti kecamatan, yang gelap,” tandasnya.

Bupati merencanakan, penerangan lampu di Jalan Cilik Riwut dengan gaya tiang lampu melengkung, sehingga saat dilihat dari kejauhan mirip terowongan Mina di Arab Saudi. Terutama pada jalur empat yang ada di jalan tersebut. Mudahan, kata bupati tahun ini keinginannya itu bisa terwujud karena anggarannya sudah disiapkan.

Baca Juga :  Tujuh Pejabat Utama Polda Kalteng Lakukan Sertijab

“Nantinya kalau orang masuk Sampit ada ciri khasnya, seperti di Arab Saudi,” sebutnya.

Jika hal tersebut terwujud, di jalan lintas kota itu akan dijadikan sebagai pusat kuliner Kota Sampit. Sehingga cafe dan angkringan akan dipindahkan ke satu tempat. Penggarapan itu akan dilakukan mulai tahun ini juga. Dia menginginkan, camat, lurah dapat melakukan inventarisir tanah yang ada di kiri kanan, apakah nanti di sewa Pemda atau bagaimana baiknya.

Nanti cafe atau angkringan difokuskan di sana, sehingga nantinya dijadikan sentra kuliner baru. “Tahun ini mulai kami garap, saya ingin Sampit ini tidak hanya nama atau gaungnya saja tapi benar-benar jadi barometer pembangunan di Kalimantan Tengah,” tegasnya. (sli/ans)

Terpopuler

Artikel Terbaru