PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan. Mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyusul kondisi cuaca yang relatif kering di sejumlah wilayah Kalteng.
Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat. Mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan dengan menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Pencegahan karhutla harus dimulai dari kesadaran bersama. Jangan membuang puntung rokok sembarangan, pastikan sumber listrik atau api sudah mati saat meninggalkan rumah, dan berhati-hati saat membakar sampah agar api tidak meluas,” ucapnya pada Senin (13/4/2026).
Dikatakannya, langkah-langkah sederhana sangat menentukan dalam meminimalisasi risiko kebakaran yang bisa berdampak luas, mulai dari kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan, hingga terhambatnya aktivitas masyarakat.
Masyarakat juga diingatkan, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan. Pembukaan lahan dengan metode pembakaran hanya diperbolehkan jika sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan dilakukan secara terkendali.
“Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat mematuhi aturan pembukaan lahan. Pencegahan karhutla adalah tanggung jawab bersama demi menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan Kalimantan Tengah,” ujarnya. .
Budi juga meminta masyarakat segera melapor ke Call Center 110, apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan di sekitar lingkungan.
“Dengan laporan cepat, kebakaran dapat segera ditangani agar tidak meluas. Semua laporan masyarakat melalui Call Center 110 pasti kami tindak lanjuti,” tandasnya. (jef)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan. Mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyusul kondisi cuaca yang relatif kering di sejumlah wilayah Kalteng.
Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat. Mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan dengan menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Pencegahan karhutla harus dimulai dari kesadaran bersama. Jangan membuang puntung rokok sembarangan, pastikan sumber listrik atau api sudah mati saat meninggalkan rumah, dan berhati-hati saat membakar sampah agar api tidak meluas,” ucapnya pada Senin (13/4/2026).
Dikatakannya, langkah-langkah sederhana sangat menentukan dalam meminimalisasi risiko kebakaran yang bisa berdampak luas, mulai dari kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan, hingga terhambatnya aktivitas masyarakat.
Masyarakat juga diingatkan, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan. Pembukaan lahan dengan metode pembakaran hanya diperbolehkan jika sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan dilakukan secara terkendali.
“Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat mematuhi aturan pembukaan lahan. Pencegahan karhutla adalah tanggung jawab bersama demi menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan Kalimantan Tengah,” ujarnya. .
Budi juga meminta masyarakat segera melapor ke Call Center 110, apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan di sekitar lingkungan.
“Dengan laporan cepat, kebakaran dapat segera ditangani agar tidak meluas. Semua laporan masyarakat melalui Call Center 110 pasti kami tindak lanjuti,” tandasnya. (jef)