PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Cuaca di Kota Palangka Raya saat ini tengah berada di musim hujan. Namun tetap diwarnai oleh terik matahari pada beberapa waktu.
Hal ini dijelaskan oleh Prakirawan BMKG, Muhammad Ihsan Sidik, yang menyebut bahwa fenomena ini merupakan hal yang wajar terjadi selama musim hujan.
“Musim hujan bukan berarti tidak ada panas sama sekali, hanya saja intensitas hujannya lebih tinggi dibandingkan musim kemarau,” ucapnya kepada Prokalteng.co saat ditemui di kantornya, selasa (10/12/2024).
Ihsan menjelaskan. Bahwa pola cuaca saat ini dipengaruhi oleh arah angin. Beberapa hari terakhir, hujan lebih sering turun pada dini hari, dengan angin yang bergerak dari arah barat laut hingga utara. Namun, pola ini mulai berubah.
“Untuk hari ini, arah anginnya sudah mulai dari barat daya. Jadi, potensi hujan lebih besar terjadi pada sore hingga malam hari,” jelasnya.
Arah angin sangat berpengaruh terhadap suplai uap air yang memicu hujan. Oleh karena itu, perubahan arah angin juga dapat memengaruhi waktu dan intensitas hujan di wilayah tertentu. “Tergantung arah anginnya dari mana, itu yang memengaruhi pola hujan,” tambahnya.
Terkait intensitas hujan, Ihsan menyebut bahwa beberapa hari ke depan Palangkaraya masih akan diguyur hujan, meskipun dengan intensitas yang bervariasi.
“Untuk hari ini dan tanggal 13 Desember, potensi hujannya ringan. Namun, pada hari-hari lain, potensi hujan berkisar dari ringan hingga sedang,” ungkapnya.
Meski demikian, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. BMKG terus memantau perkembangan cuaca dan akan memberikan pembaruan informasi jika terdapat perubahan signifikan.
Dengan cuaca yang cenderung basah, warga Palangka Raya diimbau untuk mempersiapkan diri menghadapi hujan, termasuk dengan membawa perlengkapan seperti payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah.
“Untuk seminggu ke depan, potensi hujan masih ada, jadi tetap waspada,” tutupnya. (ndo)