27.2 C
Jakarta
Monday, June 24, 2024
spot_img

Resmi Dimulai Hari Ini, Operasi Telabang Sasar Pelanggar Lalu-lintas

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar upacara Operasi Patuh Telabang tahun 2023 di lapangan Barigas Mapolda Kalteng, Senin, (10/7).

Irwasda Polda Kalteng, Kombes Pol Ady Soeseno bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto.

“Operasi Telabang tahun 2023 ini, kita lakukan mulai 10 Juli hingga 23 Juli. Dengan sasaran pelanggaran lalu lintas,” kata Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol R S Handoyo, Senin, (10/7).

Tujuan operasi tersebut untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas yang berdasarkan data tahun 2022 lalu. Sebab, terdapat sekitar 34000 pelanggaran lalu lintas yang dilakukan masyarakat di Kalteng.

Dia berharap upaya menurunkan angka pelanggaran lalu lintas ini, bisa berdampak pada menurunnya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Bumi Tambun Bungai.

Baca Juga :  Fungsi PJU di Kota Palangka Raya Dicek Ulang, Ini Tujuannya

“Dengan adanya upaya penekanan angka pelanggaran lalu lintas dan laka lantas, maka besar harapan saya bisa menekan angka fatalitas korban akibat lakalantas,”ujarnya.

Dia juga menyampaikan bahwa dalam operasi tersebut, pihaknya bekerja sama dengan beberapa instansi vertikal. Seperti halnya dengan Denpom XII/2 Palangkaraya. Tak hanya itu, Satpol PP Provinsi Kalteng, Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng dan pihak PT Jasa Raharja cabang Kota Palangkaraya juga ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kalau ditotal ya kurang lebih sebanyak 387 personil gabungan yang kami terjunkan mulai hari ini hingga 13 hari ke depan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, bahwa para personil yang tergabung dalam operasi telabang di lapangan ditekankan menegur masyarakat secara humanis.

“Selain secara humanis, tentunya kami juga menekankan 3S kepada personil dalam menghadapi masyarakat. Yaitu Salam Sapa dan juga Senyum, sebagai bentuk kedekatan kita dengan masyarakat,” terangnya.

Baca Juga :  Koramil 1015-02 Kamipang Lakukan Penyemprotan Bersama Tim Relawan

Maksimalkan Teknologi Etle

Kegiatan operasi tersebut, ditegaskan tidak hanya melibatkan 387 personil gabungan saja. Namun juga akan memaksimalkan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dengan sistem tilang elektronik atau E – Tilang.

“Di Kota Palangka Raya sendiri sudah terpasang enam buah. Salah satunya di Jalan Tjilik Riwut kilometer 1 tepatnya di lampu merah depan Gereja Katedral Santa Maria,” jelasnya.

Etle diharapkan bisa mendeteksi pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat. Khususnya yang tak tercover anggota operasi telabang di lapangan.

“Masyarakat Kota Palangka Raya, mari berkendara dengan santun dan patuhilah rambu – rambu serta aturan dalam berkendara. Agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas,”pungkasnya (hfz/hnd)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar upacara Operasi Patuh Telabang tahun 2023 di lapangan Barigas Mapolda Kalteng, Senin, (10/7).

Irwasda Polda Kalteng, Kombes Pol Ady Soeseno bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto.

“Operasi Telabang tahun 2023 ini, kita lakukan mulai 10 Juli hingga 23 Juli. Dengan sasaran pelanggaran lalu lintas,” kata Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol R S Handoyo, Senin, (10/7).

Tujuan operasi tersebut untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas yang berdasarkan data tahun 2022 lalu. Sebab, terdapat sekitar 34000 pelanggaran lalu lintas yang dilakukan masyarakat di Kalteng.

Dia berharap upaya menurunkan angka pelanggaran lalu lintas ini, bisa berdampak pada menurunnya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Bumi Tambun Bungai.

Baca Juga :  Fungsi PJU di Kota Palangka Raya Dicek Ulang, Ini Tujuannya

“Dengan adanya upaya penekanan angka pelanggaran lalu lintas dan laka lantas, maka besar harapan saya bisa menekan angka fatalitas korban akibat lakalantas,”ujarnya.

Dia juga menyampaikan bahwa dalam operasi tersebut, pihaknya bekerja sama dengan beberapa instansi vertikal. Seperti halnya dengan Denpom XII/2 Palangkaraya. Tak hanya itu, Satpol PP Provinsi Kalteng, Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng dan pihak PT Jasa Raharja cabang Kota Palangkaraya juga ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kalau ditotal ya kurang lebih sebanyak 387 personil gabungan yang kami terjunkan mulai hari ini hingga 13 hari ke depan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, bahwa para personil yang tergabung dalam operasi telabang di lapangan ditekankan menegur masyarakat secara humanis.

“Selain secara humanis, tentunya kami juga menekankan 3S kepada personil dalam menghadapi masyarakat. Yaitu Salam Sapa dan juga Senyum, sebagai bentuk kedekatan kita dengan masyarakat,” terangnya.

Baca Juga :  Koramil 1015-02 Kamipang Lakukan Penyemprotan Bersama Tim Relawan

Maksimalkan Teknologi Etle

Kegiatan operasi tersebut, ditegaskan tidak hanya melibatkan 387 personil gabungan saja. Namun juga akan memaksimalkan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dengan sistem tilang elektronik atau E – Tilang.

“Di Kota Palangka Raya sendiri sudah terpasang enam buah. Salah satunya di Jalan Tjilik Riwut kilometer 1 tepatnya di lampu merah depan Gereja Katedral Santa Maria,” jelasnya.

Etle diharapkan bisa mendeteksi pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat. Khususnya yang tak tercover anggota operasi telabang di lapangan.

“Masyarakat Kota Palangka Raya, mari berkendara dengan santun dan patuhilah rambu – rambu serta aturan dalam berkendara. Agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas,”pungkasnya (hfz/hnd)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru