25.1 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Gempa Tektonik Guncang Barito Timur, BMKG: Akibat Aktivitas Patahan Meratus

PROKALTENG.CO – Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Kalimantan Tengah, tepatnya di Kabupaten Barito Timur (Bartim). Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (7/12) pagi, pukul 08.37 WITA, dan dikonfirmasi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid, M.Si, dalam keterangan resmi yang disampaikan melalui media sosial BMKG, menjelaskan bahwa gempa yang terjadi memiliki magnitudo 4,3. Lokasi episenter gempa berada di darat, sekitar 12 kilometer arah timur laut Barito Timur, pada koordinat 1,93° LS dan 115,27° BT, dengan kedalaman sangat dangkal, yakni 2 kilometer.

“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini tergolong gempa dangkal yang diakibatkan oleh aktivitas patahan lokal aktif, yaitu Patahan Meratus,” ujar Rasmid dilansir dari Kalteng Pos.

Baca Juga :  Dukung Ketersediaan Stok Darah, BI Kalteng Gelar Donor Darah

Guncangan gempa dirasakan di wilayah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, dan Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, dengan intensitas II-III MMI. Getaran pada skala ini terasa seperti ada truk besar yang melintas dan dirasakan oleh beberapa orang.

BMKG mencatat adanya satu gempa susulan (aftershock) hingga pukul 08.48 WITA, tetapi dengan intensitas yang lebih kecil.

Menyikapi kejadian ini, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada. Warga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa. Selain itu, masyarakat disarankan untuk memeriksa kondisi rumah masing-masing guna memastikan kestabilan struktur bangunan sebelum kembali masuk.

BMKG juga menekankan pentingnya mengandalkan informasi resmi yang hanya bersumber dari kanal komunikasi BMKG, seperti akun media sosial @infoBMKG, website bmkg.go.id, saluran Telegram InaTEWS_BMKG, atau aplikasi mobile resmi seperti Info BMKG dan WRS-BMKG.

Baca Juga :  Wilayah Kalteng Masih Miliki Potensi Hujan, BMKG Ingatkan Kewaspadaan Banjir

“Jangan terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tegas Rasmid.  (log/ala/kpg)

PROKALTENG.CO – Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Kalimantan Tengah, tepatnya di Kabupaten Barito Timur (Bartim). Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (7/12) pagi, pukul 08.37 WITA, dan dikonfirmasi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid, M.Si, dalam keterangan resmi yang disampaikan melalui media sosial BMKG, menjelaskan bahwa gempa yang terjadi memiliki magnitudo 4,3. Lokasi episenter gempa berada di darat, sekitar 12 kilometer arah timur laut Barito Timur, pada koordinat 1,93° LS dan 115,27° BT, dengan kedalaman sangat dangkal, yakni 2 kilometer.

“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini tergolong gempa dangkal yang diakibatkan oleh aktivitas patahan lokal aktif, yaitu Patahan Meratus,” ujar Rasmid dilansir dari Kalteng Pos.

Baca Juga :  Dukung Ketersediaan Stok Darah, BI Kalteng Gelar Donor Darah

Guncangan gempa dirasakan di wilayah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, dan Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, dengan intensitas II-III MMI. Getaran pada skala ini terasa seperti ada truk besar yang melintas dan dirasakan oleh beberapa orang.

BMKG mencatat adanya satu gempa susulan (aftershock) hingga pukul 08.48 WITA, tetapi dengan intensitas yang lebih kecil.

Menyikapi kejadian ini, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada. Warga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa. Selain itu, masyarakat disarankan untuk memeriksa kondisi rumah masing-masing guna memastikan kestabilan struktur bangunan sebelum kembali masuk.

BMKG juga menekankan pentingnya mengandalkan informasi resmi yang hanya bersumber dari kanal komunikasi BMKG, seperti akun media sosial @infoBMKG, website bmkg.go.id, saluran Telegram InaTEWS_BMKG, atau aplikasi mobile resmi seperti Info BMKG dan WRS-BMKG.

Baca Juga :  Wilayah Kalteng Masih Miliki Potensi Hujan, BMKG Ingatkan Kewaspadaan Banjir

“Jangan terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tegas Rasmid.  (log/ala/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru