NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamandau merilis data kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukumnya sepanjang periode Januari hingga September 2025.
Tercatat, sebanyak 31 kasus kecelakaan telah terjadi dengan total korban mencapai puluhan orang.
Berdasarkan data yang dihimpun, dari total 31 kasus tersebut, terdapat 53 orang korban dengan rincian meninggal dunia 6 orang, luka berat 0 orang dan luka ringan 47 orang.
”Selain menelan korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian materiil yang cukup signifikan. Estimasi total kerugian ditaksir mencapai Rp 56.800.000,” kata Kapolres Lamandau melalui Kasatlantas Polres Lamandau, AKP Susanto, saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026).
Hasil rekapitulasi menunjukkan bahwa angka kecelakaan paling menonjol terjadi pada rentang waktu Juni hingga Agustus 2025.
Pada periode tiga bulan tersebut, intensitas kecelakaan meningkat, bahkan beberapa kasus mengakibatkan kerugian materiil hingga puluhan juta rupiah.
Kasat Lantas, AKP Susanto menyampaikan, angka kecelakaan ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian.
Ia menegaskan bahwa faktor manusia masih menjadi pemicu utama di lapangan.
“Dari hasil analisis kami, faktor kelalaian pengendara masih menjadi penyebab utama terjadinya laka lantas. Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga kesadaran bersama pengguna jalan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas.
Selain itu, masyarakat juga diimbau agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian dan meningkatkan kedisiplinan demi menekan angka fatalitas di jalan raya.
Menyikapi data tersebut, Polres Lamandau berkomitmen untuk terus menekan angka kecelakaan melalui berbagai langkah strategis.
“Polres Lamandau akan terus melakukan sosialisasi secara masif dan menggelar operasi rutin, terutama di titik-titik rawan kecelakaan (blackspot) untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat,” pungkasnya. (bib)


