Kobaran api Ancam Lahan Kosong Dekat Pemakaman dan Pemukiman, Minimnya Air dan Angin Jadi Kendala

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Kobaran api kembali mengancam lahan kosong di kawasan Pemakaman Kaharingan, Jalan Yusuf Arimatea, Km 12 Jalan Tjilik Riwut, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Sabtu (5/9/2026).

Kebakaran lahan tersebut dilaporkan melalui kontak kedaruratan sekitar pukul 10.38 WIB. Tiupan angin yang cukup kuat membuat api dengan cepat membesar dan berpotensi merembet ke area di sekitar lokasi, termasuk pemukiman warga.

Petugas gabungan yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus penyekatan. Penanganan berlangsung sekitar satu jam 37 menit hingga kobaran api berhasil dikendalikan pada pukul 12.15 WIB.

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Alfrianto, mengatakan proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Baca Juga :  Prabowo Kirim 1.200 Prajurit Tambahan untuk Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan

“Mengalami kendala air minim dan angin yang kuat sehingga api cepat membesar,” ucap Alfrianto, Sabtu (5/9/2026).

Menurutnya. Selain memadamkan titik api, petugas juga melakukan penyekatan untuk mencegah kobaran menjalar dan mendekati pemukiman warga.

Petugas turut melakukan pembasahan pada lahan yang belum terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk memutus jalur rambatan api dan mengantisipasi munculnya titik api baru.

Electronic money exchangers listing

“Kita melakukan pembasahan di area yang belum terkena api supaya tidak menjalar ke area lainnya,” jelasnya.

Dalam penanganan tersebut, petugas melibatkan unsur TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA)/TSAK, BPBD, relawan pemadam kebakaran, serta tim Karhutla Kota Palangka Raya.

Luas lahan yang terbakar hingga kini belum diketahui secara pasti. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Baca Juga :  Pastikan Tak Disalahgunakan, Kapolres Lamandau Periksa Senpi dan Amunisi Anggota

Petugas memastikan kobaran api telah berhasil dikendalikan dan tidak kembali meluas ke area sekitar. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Kobaran api kembali mengancam lahan kosong di kawasan Pemakaman Kaharingan, Jalan Yusuf Arimatea, Km 12 Jalan Tjilik Riwut, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Sabtu (5/9/2026).

Kebakaran lahan tersebut dilaporkan melalui kontak kedaruratan sekitar pukul 10.38 WIB. Tiupan angin yang cukup kuat membuat api dengan cepat membesar dan berpotensi merembet ke area di sekitar lokasi, termasuk pemukiman warga.

Petugas gabungan yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus penyekatan. Penanganan berlangsung sekitar satu jam 37 menit hingga kobaran api berhasil dikendalikan pada pukul 12.15 WIB.

Electronic money exchangers listing

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Alfrianto, mengatakan proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Baca Juga :  Prabowo Kirim 1.200 Prajurit Tambahan untuk Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan

“Mengalami kendala air minim dan angin yang kuat sehingga api cepat membesar,” ucap Alfrianto, Sabtu (5/9/2026).

Menurutnya. Selain memadamkan titik api, petugas juga melakukan penyekatan untuk mencegah kobaran menjalar dan mendekati pemukiman warga.

Petugas turut melakukan pembasahan pada lahan yang belum terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk memutus jalur rambatan api dan mengantisipasi munculnya titik api baru.

“Kita melakukan pembasahan di area yang belum terkena api supaya tidak menjalar ke area lainnya,” jelasnya.

Dalam penanganan tersebut, petugas melibatkan unsur TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA)/TSAK, BPBD, relawan pemadam kebakaran, serta tim Karhutla Kota Palangka Raya.

Luas lahan yang terbakar hingga kini belum diketahui secara pasti. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Baca Juga :  Pastikan Tak Disalahgunakan, Kapolres Lamandau Periksa Senpi dan Amunisi Anggota

Petugas memastikan kobaran api telah berhasil dikendalikan dan tidak kembali meluas ke area sekitar. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru