27.8 C
Jakarta
Tuesday, May 21, 2024
spot_img

Enam Desa di Kecamatan Banama Tingang Terendam Banjir

PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Enam desa di Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau terendam banjir. Enam desa yang terendam banjir itu yakni; Desa Tangkahen, Bawan, Pahawan, Hanua, Ramang dan Desa Hurung.

Banjir musiman yang terjadi di daerah hulu Kabupaten Pulang Pisau akibat meluapnya air sungai Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan di Wilayah Kecamatan.

“Ketinggian air antara 5 centimeter sampai dengan 10 centimeter,” kata Kapolres Pulang Pisau AKBP Mada Ramadita melalui Kapolsek Banama Tingang Iptu Imam Maliki STr.K, Selasa (5/3).

Imam mengimbau kepada warga masyarakat agar tetap waspada banjir, mengamankan dokumen-dokumen penting, barang-barang berharga dan menjaga anak – anak agar tidak bermain air luapan banjir serta jauhi dari sungai DAS Kahayan.

Baca Juga :  Banjir Rob Kembali Melanda Kapuas

Dia mengungkapkan, banjir di wilayah hukumnya tersebut merupakan banjir tahunan. Di mana tingkat curah hujan yang tinggi merata dari Kabupaten Gunung Mas yang mempunyai dataran tinggi, kemudian turun ke Kecamatan Banama Tingang dan sekitarnya.

“Adanya kenaikan dari Kabupaten Gunung Mas mengalami kenaikan debit air, kemungkinan dalam 1 hari ini bisa menambah kenaikan debit air sungai DAS Kahayan di Kecamatan Banama Tingang,” ungkapnya.

Kapolsek menambahkan, enam desa yang terendam banjir itu pemukiman penduduknya berada di tepi sungai DAS Kahayan.

“Diperkirakan jika intensitas hujan terus meningkat, terutama di daerah Hulu DAS Kahayan, maka dapat dipastikan debit air di beberapa Desa di Wilayah Kecamatan Banama Tingang akan terus naik,” tambah dia.

Baca Juga :  Kapolres Ditunjuk Komandani Penanganan Banjir di Pulang Pisau

Untuk mengantisipasi kenaikan debit air yang sewaktu-waktu meningkat, kata dia, mengingat curah hujan tinggi meskipun beberapa permukiman serta akses jalan warga masyarakat dapat digunakan untuk sementara waktu.

“Namun sebagian besar warga masih tetap bertahan di rumah masing-masing,” ujar Imam.

Dia juga menginstruksikan Bhabinkamtibmas Desa jajaran Polsek Banama Tingang di masing-masing desa di Kecamatan Banama Tingang melakukan koordinasi kepada pemerintah desa dan juga melaksanakan kegiatan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada tentang banjir. (art)

PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Enam desa di Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau terendam banjir. Enam desa yang terendam banjir itu yakni; Desa Tangkahen, Bawan, Pahawan, Hanua, Ramang dan Desa Hurung.

Banjir musiman yang terjadi di daerah hulu Kabupaten Pulang Pisau akibat meluapnya air sungai Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan di Wilayah Kecamatan.

“Ketinggian air antara 5 centimeter sampai dengan 10 centimeter,” kata Kapolres Pulang Pisau AKBP Mada Ramadita melalui Kapolsek Banama Tingang Iptu Imam Maliki STr.K, Selasa (5/3).

Imam mengimbau kepada warga masyarakat agar tetap waspada banjir, mengamankan dokumen-dokumen penting, barang-barang berharga dan menjaga anak – anak agar tidak bermain air luapan banjir serta jauhi dari sungai DAS Kahayan.

Baca Juga :  Banjir Rob Kembali Melanda Kapuas

Dia mengungkapkan, banjir di wilayah hukumnya tersebut merupakan banjir tahunan. Di mana tingkat curah hujan yang tinggi merata dari Kabupaten Gunung Mas yang mempunyai dataran tinggi, kemudian turun ke Kecamatan Banama Tingang dan sekitarnya.

“Adanya kenaikan dari Kabupaten Gunung Mas mengalami kenaikan debit air, kemungkinan dalam 1 hari ini bisa menambah kenaikan debit air sungai DAS Kahayan di Kecamatan Banama Tingang,” ungkapnya.

Kapolsek menambahkan, enam desa yang terendam banjir itu pemukiman penduduknya berada di tepi sungai DAS Kahayan.

“Diperkirakan jika intensitas hujan terus meningkat, terutama di daerah Hulu DAS Kahayan, maka dapat dipastikan debit air di beberapa Desa di Wilayah Kecamatan Banama Tingang akan terus naik,” tambah dia.

Baca Juga :  Kapolres Ditunjuk Komandani Penanganan Banjir di Pulang Pisau

Untuk mengantisipasi kenaikan debit air yang sewaktu-waktu meningkat, kata dia, mengingat curah hujan tinggi meskipun beberapa permukiman serta akses jalan warga masyarakat dapat digunakan untuk sementara waktu.

“Namun sebagian besar warga masih tetap bertahan di rumah masing-masing,” ujar Imam.

Dia juga menginstruksikan Bhabinkamtibmas Desa jajaran Polsek Banama Tingang di masing-masing desa di Kecamatan Banama Tingang melakukan koordinasi kepada pemerintah desa dan juga melaksanakan kegiatan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada tentang banjir. (art)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru