Teror Anak Ular Piton di Kos Jalan Karet Palangka Raya, Tim BPK Kamboja Turun Tangan

Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu akses bagi ular untuk masuk ke sekitar rumah kos. Terlebih, di lahan kosong tersebut terdapat rumput yang cukup tebal serta sejumlah pepohonan.

“Dari hasil pengecekan, kami menyarankan agar dahan dan ranting yang menjuntai di atas pagar segera dipotong dan dibersihkan, karena posisinya juga sangat dekat dengan ventilasi kamar mandi,” jelasnya.

Saran tersebut langsung dilakukan oleh penghuni kos dengan memotong sejumlah dahan dan ranting yang menjalar ke area pagar pembatas.

Selain jalur dari pepohonan, tim juga menemukan kemungkinan akses lain yang perlu diperhatikan, yakni bagian bawah tembok pembatas dan lantai rumah yang mengalami penurunan.

Baca Juga :  Teras Narang Ajak Umat Kristen Bersatu dan Bersinergi Untuk Kemajuan Indonesia

Kondisi lantai yang sudah lama menggunakan pasir urukan disebut mengalami penurunan sehingga terdapat bagian yang kosong atau kopong di bawah lantai. Celah tersebut berpotensi menjadi tempat persembunyian maupun akses bagi ular.

Setelah melakukan pencarian dan memberikan sejumlah saran kepada penghuni, Tim BPK Kamboja kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke pos.

Sucipto mengimbau warga yang menemukan keberadaan ular di sekitar rumah agar segera melapor kepada petugas atau tim penyelamatan untuk dilakukan penanganan dengan aman. (jef)

Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu akses bagi ular untuk masuk ke sekitar rumah kos. Terlebih, di lahan kosong tersebut terdapat rumput yang cukup tebal serta sejumlah pepohonan.

“Dari hasil pengecekan, kami menyarankan agar dahan dan ranting yang menjuntai di atas pagar segera dipotong dan dibersihkan, karena posisinya juga sangat dekat dengan ventilasi kamar mandi,” jelasnya.

Saran tersebut langsung dilakukan oleh penghuni kos dengan memotong sejumlah dahan dan ranting yang menjalar ke area pagar pembatas.

Electronic money exchangers listing

Selain jalur dari pepohonan, tim juga menemukan kemungkinan akses lain yang perlu diperhatikan, yakni bagian bawah tembok pembatas dan lantai rumah yang mengalami penurunan.

Baca Juga :  Teras Narang Ajak Umat Kristen Bersatu dan Bersinergi Untuk Kemajuan Indonesia

Kondisi lantai yang sudah lama menggunakan pasir urukan disebut mengalami penurunan sehingga terdapat bagian yang kosong atau kopong di bawah lantai. Celah tersebut berpotensi menjadi tempat persembunyian maupun akses bagi ular.

Setelah melakukan pencarian dan memberikan sejumlah saran kepada penghuni, Tim BPK Kamboja kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke pos.

Sucipto mengimbau warga yang menemukan keberadaan ular di sekitar rumah agar segera melapor kepada petugas atau tim penyelamatan untuk dilakukan penanganan dengan aman. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru