25.4 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Semua Orang Membutuhkan Kabar Baik yang Dapat Memberikan Kelegaan

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Pertemuan regional saksi Yehuwa diselenggarakan di Aula Kalawa Convention Hall, Jalan Tjilik Riwut Km. 6,5 Palangkaraya, Jumat (2/8/2024). Kegiatan tersebut menjadi ajang edukasi dan pembinaan rohani bagi para umat dan hadirin yang hadir, untuk memperdalam pemahaman tentang Injil Alkitab serta membawa pesan kabar baik yang memberikan harapan.

Acara dimulai dengan pemutaran video musik rohani yang penuh makna, diikuti dengan nyanyian dan doa pembuka. Dalam sambutannya, Salah satu pembicara, David Abednego, menyampaikan pentingnya memahami dan menyebarkan kabar baik. Terutama di masa-masa yang penuh tantangan seperti saat ini. Dalam khotbahnya, Pembicara mengingatkan bahwa semua orang membutuhkan kabar baik yang dapat memberikan kelegaan.

“Kabar baik apa sebenarnya yang sedang diberitakan sekarang? Apakah kabar baiknya masih sama seperti zaman dulu di abad pertama yang Paulus sampaikan?” ujar David saat khotbah

Baca Juga :  Gunakan Kebaya, GOW Kotim Bagikan Takjil untuk Masyarakat

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Pembicara mengajak hadirin membaca Yesaya pasal 52 ayat yang ke-7, yang berbunyi, “Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: ‘Allahmu itu Raja!'”

Pembicara saksi – saksi Yehuwa yang lain juga bersaksi. Bahwa kabar baik ini adalah keterangan yang berharga tentang kerajaan Allah, yang akan mengakhiri semua penderitaan manusia. “Jaminannya di bagian akhir, Yehuwa sendiri yang akan melakukannya,” ucapnya

Tujuan dari penyampaian kabar baik ini adalah untuk membantu orang-orang yang hatinya tulus, agar tersentuh dan merasakan kelegaan dari kata-kata Alkitab, serta memiliki masa depan yang lebih baik, termasuk keselamatan dan kehidupan abadi.

Baca Juga :  Wakil Jaksa Agung Kunker ke Kalteng, Berikan Arahan Soal Ini

Pembicara menjelaskan. Bahwa keyakinan akan kabar baik ini bukan berasal dari manusia, tetapi dari Allah Yehuwa sendiri. Hal ini diperkuat dengan kutipan dari Galatia pasal 1 ayat yang ke-11, “Saudara-saudara, saya ingin kalian tahu, bahwa kabar baik yang saya sampaikan kepada kalian ini, bukan dari manusia.” tambanya.

Pembicara menutup khotbahnya dengan mengingatkan hadirin. Bahwa Alkitab dengan tepat menyebut Yehuwa sebagai penginjil agung dan pemberi harapan. “Itulah sebabnya, kita bisa yakin bahwa kabar baik ini pasti akan dinikmati oleh semua orang yang memiliki iman dan harapan kepada Yehuwa,” pungkasnya. (*/ndo)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Pertemuan regional saksi Yehuwa diselenggarakan di Aula Kalawa Convention Hall, Jalan Tjilik Riwut Km. 6,5 Palangkaraya, Jumat (2/8/2024). Kegiatan tersebut menjadi ajang edukasi dan pembinaan rohani bagi para umat dan hadirin yang hadir, untuk memperdalam pemahaman tentang Injil Alkitab serta membawa pesan kabar baik yang memberikan harapan.

Acara dimulai dengan pemutaran video musik rohani yang penuh makna, diikuti dengan nyanyian dan doa pembuka. Dalam sambutannya, Salah satu pembicara, David Abednego, menyampaikan pentingnya memahami dan menyebarkan kabar baik. Terutama di masa-masa yang penuh tantangan seperti saat ini. Dalam khotbahnya, Pembicara mengingatkan bahwa semua orang membutuhkan kabar baik yang dapat memberikan kelegaan.

“Kabar baik apa sebenarnya yang sedang diberitakan sekarang? Apakah kabar baiknya masih sama seperti zaman dulu di abad pertama yang Paulus sampaikan?” ujar David saat khotbah

Baca Juga :  Gunakan Kebaya, GOW Kotim Bagikan Takjil untuk Masyarakat

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Pembicara mengajak hadirin membaca Yesaya pasal 52 ayat yang ke-7, yang berbunyi, “Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: ‘Allahmu itu Raja!'”

Pembicara saksi – saksi Yehuwa yang lain juga bersaksi. Bahwa kabar baik ini adalah keterangan yang berharga tentang kerajaan Allah, yang akan mengakhiri semua penderitaan manusia. “Jaminannya di bagian akhir, Yehuwa sendiri yang akan melakukannya,” ucapnya

Tujuan dari penyampaian kabar baik ini adalah untuk membantu orang-orang yang hatinya tulus, agar tersentuh dan merasakan kelegaan dari kata-kata Alkitab, serta memiliki masa depan yang lebih baik, termasuk keselamatan dan kehidupan abadi.

Baca Juga :  Wakil Jaksa Agung Kunker ke Kalteng, Berikan Arahan Soal Ini

Pembicara menjelaskan. Bahwa keyakinan akan kabar baik ini bukan berasal dari manusia, tetapi dari Allah Yehuwa sendiri. Hal ini diperkuat dengan kutipan dari Galatia pasal 1 ayat yang ke-11, “Saudara-saudara, saya ingin kalian tahu, bahwa kabar baik yang saya sampaikan kepada kalian ini, bukan dari manusia.” tambanya.

Pembicara menutup khotbahnya dengan mengingatkan hadirin. Bahwa Alkitab dengan tepat menyebut Yehuwa sebagai penginjil agung dan pemberi harapan. “Itulah sebabnya, kita bisa yakin bahwa kabar baik ini pasti akan dinikmati oleh semua orang yang memiliki iman dan harapan kepada Yehuwa,” pungkasnya. (*/ndo)

Terpopuler

Artikel Terbaru