32.9 C
Jakarta
Thursday, July 25, 2024
spot_img

Wujudkan Penyandang Disabilitas Objek Pembangunan yang Tangguh dan Pro

KUALA KAPUAS – Rumah Pintar Taman Askari Kapuas
dan PT. Asmin Bara Bronang, bersama TP PKK Kabupaten Kapuas melaksanakan
Sosialisasi Kuala Kapuas Ramah Penyandang Disabilitas dan Pelatihan Pembuatan
Sabun Bagi Penyandang Disabilitas, Kamis (30/1) di Rumah Pintar Taman Askari
Kapuas.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua TP PKK
Kapuas, Hj Asmah Nafiah Ibnor, Kepala Dinas Sosial Kapuas Budi Kurniawan,
Perwakilan PT. Asmin Bara Bronang Dindin, Koordinator Pengelola Rumah
Pintar Taman Askari Kapuas, Like P Dian Cahyaningtyas, perwakilan dinas serta
organisasi.

Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Ary Egahni, SH,
dalam sambutan dibacakan Wakil Ketua TP PKK Kapuas Hj. Asmah Nafiah,
menegaskan Tim Penggerak PKK Kapuas menyambut baik kegiatan yang dilakukan
Rumah Pintar Taman Askari Kapuas dan PT. Asmin Bara Bronang ini, karena
sejatinya kesetaraan adalah nilai luhur bagi setiap insan manusia.

Baca Juga :  Siapkan Lahan untuk Pembagunan Tower Telekomunikais

Kegiatan ini akan meningkatkan kesadaran
masyarakat, sebab masih banyak penyandang disabilitas yang membutuhkan
perlakuan yang setara dengan masyarakat pada umumnya.

“Harapan lain yaitu penyandang
disabilitas dapat memberikan kontribusi dalam membangun dengan kompetensi dan
keahlian yang dimiliki, sebagai sumber daya manusia yang unggul,”
tegasnya.

Hal ini, lanjutnya, dapat diwujudkan di
berbagai bidang pekerjaan seperti pengusaha, pegawai pemerintah, pegawai
swasta, seniman dan bidang-bidang lainnya. Dimana sudah saatnya tidak memandang
para penyandang disabilitas bukan lagi sebagai objek pembangunan, atau warga
yang tidak produktif dalam mengalami diskriminasi.

“Keberpihakan kita bukan lagi pada
program belas kasihan, namun ada upaya menjadikan mereka sebagai objek
pembangunan yang tangguh dan produktif,” pungkasnya.

Sementara Pengelola Rumah Pintar Taman Askari
Kapuas, Like P Dian Cahyaningtyas, mengungkapkan dalan mengawali Tahun 2020
ini, maka digelarnya program rutin non formal yang dilaksanakan Rumah Pintar
Askari Kapuas selama dua tahun ini. Mendorong perhatian dan kesetaraan terhadap
penyandang disabilitas di Kapuas.

Baca Juga :  Napi Tulis Tangan Alquran Ukuran Jumbo

“Digelar Sosialisasi Kuala Kapuas Ramah
Penyandang Disabilitas dan Pelatihan Pembuatan Sabun Bagi Penyandang
Disabilitas,” ucapnya.

Like menambahkan, kegiatan dihadiri ada 55
orang perwakilan organisasi, lembaga dan komunitas di Kapuas. Nantinya akan
menjadi agen menularkan isu disabilitas diterima dimasyarakat, dan mendapatkan
haknya.

“Selain itu dilanjutkan dengan pelatihan
pembuatan sabun bagi disabilitas, dengan harapan dapat mendukung program
pemerintah untuk memenuhi hak dasar, dan meningkatkan martabat, serta
kemandirian penyandang disabilitas,” pungkasnya.

Kegiatan didukung TP PKK Kabupaten Kapuas,
PT. Asmin Bara Bronang, TP PKK Kabupaten Kapuas, Dinas Sosial Kabupaten Kapuas,
Dinas P3APPKB Kapuas, narasumber dari RSJ Kalawa Atei Bukit Rawi, Kepala Dinas
Sosial Kapuas. (alh/dar)

KUALA KAPUAS – Rumah Pintar Taman Askari Kapuas
dan PT. Asmin Bara Bronang, bersama TP PKK Kabupaten Kapuas melaksanakan
Sosialisasi Kuala Kapuas Ramah Penyandang Disabilitas dan Pelatihan Pembuatan
Sabun Bagi Penyandang Disabilitas, Kamis (30/1) di Rumah Pintar Taman Askari
Kapuas.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua TP PKK
Kapuas, Hj Asmah Nafiah Ibnor, Kepala Dinas Sosial Kapuas Budi Kurniawan,
Perwakilan PT. Asmin Bara Bronang Dindin, Koordinator Pengelola Rumah
Pintar Taman Askari Kapuas, Like P Dian Cahyaningtyas, perwakilan dinas serta
organisasi.

Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Ary Egahni, SH,
dalam sambutan dibacakan Wakil Ketua TP PKK Kapuas Hj. Asmah Nafiah,
menegaskan Tim Penggerak PKK Kapuas menyambut baik kegiatan yang dilakukan
Rumah Pintar Taman Askari Kapuas dan PT. Asmin Bara Bronang ini, karena
sejatinya kesetaraan adalah nilai luhur bagi setiap insan manusia.

Baca Juga :  Siapkan Lahan untuk Pembagunan Tower Telekomunikais

Kegiatan ini akan meningkatkan kesadaran
masyarakat, sebab masih banyak penyandang disabilitas yang membutuhkan
perlakuan yang setara dengan masyarakat pada umumnya.

“Harapan lain yaitu penyandang
disabilitas dapat memberikan kontribusi dalam membangun dengan kompetensi dan
keahlian yang dimiliki, sebagai sumber daya manusia yang unggul,”
tegasnya.

Hal ini, lanjutnya, dapat diwujudkan di
berbagai bidang pekerjaan seperti pengusaha, pegawai pemerintah, pegawai
swasta, seniman dan bidang-bidang lainnya. Dimana sudah saatnya tidak memandang
para penyandang disabilitas bukan lagi sebagai objek pembangunan, atau warga
yang tidak produktif dalam mengalami diskriminasi.

“Keberpihakan kita bukan lagi pada
program belas kasihan, namun ada upaya menjadikan mereka sebagai objek
pembangunan yang tangguh dan produktif,” pungkasnya.

Sementara Pengelola Rumah Pintar Taman Askari
Kapuas, Like P Dian Cahyaningtyas, mengungkapkan dalan mengawali Tahun 2020
ini, maka digelarnya program rutin non formal yang dilaksanakan Rumah Pintar
Askari Kapuas selama dua tahun ini. Mendorong perhatian dan kesetaraan terhadap
penyandang disabilitas di Kapuas.

Baca Juga :  Napi Tulis Tangan Alquran Ukuran Jumbo

“Digelar Sosialisasi Kuala Kapuas Ramah
Penyandang Disabilitas dan Pelatihan Pembuatan Sabun Bagi Penyandang
Disabilitas,” ucapnya.

Like menambahkan, kegiatan dihadiri ada 55
orang perwakilan organisasi, lembaga dan komunitas di Kapuas. Nantinya akan
menjadi agen menularkan isu disabilitas diterima dimasyarakat, dan mendapatkan
haknya.

“Selain itu dilanjutkan dengan pelatihan
pembuatan sabun bagi disabilitas, dengan harapan dapat mendukung program
pemerintah untuk memenuhi hak dasar, dan meningkatkan martabat, serta
kemandirian penyandang disabilitas,” pungkasnya.

Kegiatan didukung TP PKK Kabupaten Kapuas,
PT. Asmin Bara Bronang, TP PKK Kabupaten Kapuas, Dinas Sosial Kabupaten Kapuas,
Dinas P3APPKB Kapuas, narasumber dari RSJ Kalawa Atei Bukit Rawi, Kepala Dinas
Sosial Kapuas. (alh/dar)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru