TAMIANG LAYANG,KALTENGPOS.CO – Bupati Ampera AY Mebas mengajak warga Kabupaten Barito Timur untuk mendukung penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) untuk memilih gubernur dan wakil gubernur Kalteng pada 9 Desember 2020. Menurut dia, peran serta seluruh elemen menjadi tolak ukur suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi itu.
Orang nomor satu di kabupaten berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah tersebut mengungkapkan, saat ini tahapan pilkada sedang berlangsung. Bahkan KPU sebagai penyelenggara tengah melaksanakan pemutakhiran data pemilih yang hendaknya mendapat respon positif dari masyarakat. “Saya mengimbau agar masyarakat aktif serta memberi informasi yang benar,” kata Ampera kepada Kalteng Pos, Selasa (21/7).
KPU telah menerjunkan 241 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) yang mulai bekerja sejak 15 Juli lalu. Perdana, pencocokan penelitian (coklit) daftar pemilih dilakukan kepada Bupati Ampera AY Mebas, dilanjutkan ke para tokoh dan masyarakat.
Ditambahkan bupati, coklit tersebut penting guna memvalidasi data pemilih. Selain itu, untuk memastikan hak warga memilih pemimpin di Kalteng nanti. “Partisipatif pemilih di Bartim bisa terdata dengan baik, jangan ada yang tertinggal demi kelancaran penyelenggaraan pilkada,” kata Ampera.
Sukseskan Penyelenggaraan Pilkada Kalteng

TAMIANG LAYANG,KALTENGPOS.CO – Bupati Ampera AY Mebas mengajak warga Kabupaten Barito Timur untuk mendukung penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) untuk memilih gubernur dan wakil gubernur Kalteng pada 9 Desember 2020. Menurut dia, peran serta seluruh elemen menjadi tolak ukur suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi itu.
Orang nomor satu di kabupaten berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah tersebut mengungkapkan, saat ini tahapan pilkada sedang berlangsung. Bahkan KPU sebagai penyelenggara tengah melaksanakan pemutakhiran data pemilih yang hendaknya mendapat respon positif dari masyarakat. “Saya mengimbau agar masyarakat aktif serta memberi informasi yang benar,” kata Ampera kepada Kalteng Pos, Selasa (21/7).
KPU telah menerjunkan 241 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) yang mulai bekerja sejak 15 Juli lalu. Perdana, pencocokan penelitian (coklit) daftar pemilih dilakukan kepada Bupati Ampera AY Mebas, dilanjutkan ke para tokoh dan masyarakat.
Ditambahkan bupati, coklit tersebut penting guna memvalidasi data pemilih. Selain itu, untuk memastikan hak warga memilih pemimpin di Kalteng nanti. “Partisipatif pemilih di Bartim bisa terdata dengan baik, jangan ada yang tertinggal demi kelancaran penyelenggaraan pilkada,” kata Ampera.