Jaga Ekosistem Sungai, Babinsa Koramil 1017-01/Bulik Tindak Tegas Praktik Illegal Fishing

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan stabilitas keamanan wilayah, Babinsa Koramil 1017-01/Bulik, Sertu Sri Wiyono, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus penindakan terhadap praktik penangkapan ikan secara ilegal di Desa Batu Kotam, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kamis (5/3/2026).

Dalam patrol yang dilakukan, Sertu Sri Wiyono menemukan adanya praktik illegal fishing menggunakan metode setrum. Menanggapi hal tersebut, ia langsung melakukan tindakan tegas namun tetap humanis guna memberikan edukasi kepada warga tentang bahaya metode tersebut bagi ekosistem.

Dirinya menegaskan bahwa tindakan ini adalah bentuk nyata kepedulian TNI terhadap sumber daya alam yang menjadi tumpuan hidup masyarakat.

“Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kelestarian ekosistem perairan tawar yang menjadi sumber kehidupan masyarakat setempat,” ujar Sertu Sri di lokasi kegiatan.

Baca Juga :  Pembangunan Kota dan Desa Paralel

Ia mengimbau agar masyarakat meninggalkan cara-cara lama yang merusak, seperti penggunaan alat setrum, pukat harimau, maupun bahan kimia.

“Praktik tersebut dinilai tidak hanya membunuh benih ikan, tetapi juga mencemari kualitas air yang dibutuhkan warga sehari-hari,” jelasnya.

Selain fokus pada kelestarian perairan, momentum Komsos ini juga dimanfaatkan untuk mengingatkan masyarakat mengenai potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).  Mengingat musim kemarau yang segera tiba, Babinsa meminta warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Electronic money exchangers listing

“Poin penting lainnya yang disampaikan adalah mengenai stabilitas sosial Larangan membakar lahan demi menghindari bencana kabut asap dan memperkuat kerukunan antarwarga agar tercipta suasana yang kondusif serta Mengajak sinergi TNI-Polri dan masyarakat dalam menjaga ketertiban,” bebernya.

Baca Juga :  Merasa Tidak Terpilih Lalu Protes

Melalui pendekatan ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Bulik terpantau sangat terjaga. Lingkungan yang kondusif terbukti memberikan rasa aman bagi warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.

“Dengan terjaganya sumber daya perikanan dan minimnya potensi konflik maupun bencana, diharapkan roda perekonomian masyarakat Kecamatan Bulik dapat berjalan lancar demi kesejahteraan bersama yang berkelanjutan,” tandasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan stabilitas keamanan wilayah, Babinsa Koramil 1017-01/Bulik, Sertu Sri Wiyono, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus penindakan terhadap praktik penangkapan ikan secara ilegal di Desa Batu Kotam, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kamis (5/3/2026).

Dalam patrol yang dilakukan, Sertu Sri Wiyono menemukan adanya praktik illegal fishing menggunakan metode setrum. Menanggapi hal tersebut, ia langsung melakukan tindakan tegas namun tetap humanis guna memberikan edukasi kepada warga tentang bahaya metode tersebut bagi ekosistem.

Dirinya menegaskan bahwa tindakan ini adalah bentuk nyata kepedulian TNI terhadap sumber daya alam yang menjadi tumpuan hidup masyarakat.

Electronic money exchangers listing

“Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kelestarian ekosistem perairan tawar yang menjadi sumber kehidupan masyarakat setempat,” ujar Sertu Sri di lokasi kegiatan.

Baca Juga :  Pembangunan Kota dan Desa Paralel

Ia mengimbau agar masyarakat meninggalkan cara-cara lama yang merusak, seperti penggunaan alat setrum, pukat harimau, maupun bahan kimia.

“Praktik tersebut dinilai tidak hanya membunuh benih ikan, tetapi juga mencemari kualitas air yang dibutuhkan warga sehari-hari,” jelasnya.

Selain fokus pada kelestarian perairan, momentum Komsos ini juga dimanfaatkan untuk mengingatkan masyarakat mengenai potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).  Mengingat musim kemarau yang segera tiba, Babinsa meminta warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Poin penting lainnya yang disampaikan adalah mengenai stabilitas sosial Larangan membakar lahan demi menghindari bencana kabut asap dan memperkuat kerukunan antarwarga agar tercipta suasana yang kondusif serta Mengajak sinergi TNI-Polri dan masyarakat dalam menjaga ketertiban,” bebernya.

Baca Juga :  Merasa Tidak Terpilih Lalu Protes

Melalui pendekatan ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Bulik terpantau sangat terjaga. Lingkungan yang kondusif terbukti memberikan rasa aman bagi warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.

“Dengan terjaganya sumber daya perikanan dan minimnya potensi konflik maupun bencana, diharapkan roda perekonomian masyarakat Kecamatan Bulik dapat berjalan lancar demi kesejahteraan bersama yang berkelanjutan,” tandasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru