29.1 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Miliki Banyak Ikan, Wabup : Harusnya Kita Malu Kalau Kotim Tinggi Angk

SAMPIT,
PROKALTENG.CO
–Pemkab
Kotawaringin Timur mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut terlibat dalam aksi
cegah stunting. Kotim sendiri merupakan salah satu daerah di Kalteng dengan
tingkat stunting tertinggi.

“Untuk menurunkan angka
stunting, menjadi tanggung jawab semua pihak,” tegas Wakil Bupati Kotawaringin
Timur, Taufiq Mukri, belum lama ini.

Menurutnya, selain
pemerintah, swasta, masyarakat juga ikut andil melakukan aksi cegah stunting
khususnya bagi ibu hamil, dengan pemenuhan nutrisi dari mulai bayi dalam
kandungan.

Bukan hanya tupoksi
dari SOPD yang bertanggung jawab terhadap intervensi gizi, ujar Taufik Mukri,
namun juga jajaran sektor yang bertanggung jawab terhadap intervensi gizi
sensitif atau di luar kesehatan.

Termasuk juga,
tambahnya, masyarakat, pihak swasta, dunia usaha dan seluruh lapisan strata
sosial.

Baca Juga :  Tangkal Penyebaran Covid-19, Polsek Bukit Batu Lakukan Hal Ini

Wabup mengatakan,
intervensi stunting dilakukan dalam bentuk berbagai program dan kegiatan oleh
para pemangku kepentingan, baik intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi
sensitif.

Dikatakannya, untuk
mengatasi masalah stunting ini salah satu cara yakni dengan gemar mengonsumsi
ikan. Dikatakannya, Kotim tidak seharusnya berada di deretan Kabupaten yang
angka stuntingnya tinggi, karena wilayah ini terdapat banyak ikan.

“Harusnya kita malu
kalau Kotim tinggi angka stuntingnya. kita punya banyak ikan begitu juga telur,
ayam, daging, sayur mayur serta buah. Semuanya ada,” ujarnya.

Untuk itu, Pemkab terus
melakukan berbagai upaya menangani masalah stunting. Mengingat Kotim merupakan
salah satu daerah di Kalteng dengan tingkat stunting tertinggi.

Baca Juga :  Syukuran Terpilihnya Perdie di Desa Penda Siron

Dia membeberkan,
walaupun warisan genetik turut berpengaruh terhadap kecerdasan anak, namun
kandungan gizi dari makanan yang dikonsumsi berpengaruh lebih besar. Untuk
itulah, anak-anak harus didorong agar gemar mengonsumsi ikan sejak dini.

Wabup dua periode ini
menambahkan, mengonsumsi ikan sangat baik bagi kesehatan. Apalagi ikan memiliki
protein tinggi. Inilah kenapa ikan merupakan salah satu cara untuk mengatasi
stunting.

 â€œPemkab
Kotim sangat konsen dalam penurunan angka stunting. Inilah kenapa sebabnya
gemar makan ikan sangat penting,” pungkasnya.

SAMPIT,
PROKALTENG.CO
–Pemkab
Kotawaringin Timur mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut terlibat dalam aksi
cegah stunting. Kotim sendiri merupakan salah satu daerah di Kalteng dengan
tingkat stunting tertinggi.

“Untuk menurunkan angka
stunting, menjadi tanggung jawab semua pihak,” tegas Wakil Bupati Kotawaringin
Timur, Taufiq Mukri, belum lama ini.

Menurutnya, selain
pemerintah, swasta, masyarakat juga ikut andil melakukan aksi cegah stunting
khususnya bagi ibu hamil, dengan pemenuhan nutrisi dari mulai bayi dalam
kandungan.

Bukan hanya tupoksi
dari SOPD yang bertanggung jawab terhadap intervensi gizi, ujar Taufik Mukri,
namun juga jajaran sektor yang bertanggung jawab terhadap intervensi gizi
sensitif atau di luar kesehatan.

Termasuk juga,
tambahnya, masyarakat, pihak swasta, dunia usaha dan seluruh lapisan strata
sosial.

Baca Juga :  Tangkal Penyebaran Covid-19, Polsek Bukit Batu Lakukan Hal Ini

Wabup mengatakan,
intervensi stunting dilakukan dalam bentuk berbagai program dan kegiatan oleh
para pemangku kepentingan, baik intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi
sensitif.

Dikatakannya, untuk
mengatasi masalah stunting ini salah satu cara yakni dengan gemar mengonsumsi
ikan. Dikatakannya, Kotim tidak seharusnya berada di deretan Kabupaten yang
angka stuntingnya tinggi, karena wilayah ini terdapat banyak ikan.

“Harusnya kita malu
kalau Kotim tinggi angka stuntingnya. kita punya banyak ikan begitu juga telur,
ayam, daging, sayur mayur serta buah. Semuanya ada,” ujarnya.

Untuk itu, Pemkab terus
melakukan berbagai upaya menangani masalah stunting. Mengingat Kotim merupakan
salah satu daerah di Kalteng dengan tingkat stunting tertinggi.

Baca Juga :  Syukuran Terpilihnya Perdie di Desa Penda Siron

Dia membeberkan,
walaupun warisan genetik turut berpengaruh terhadap kecerdasan anak, namun
kandungan gizi dari makanan yang dikonsumsi berpengaruh lebih besar. Untuk
itulah, anak-anak harus didorong agar gemar mengonsumsi ikan sejak dini.

Wabup dua periode ini
menambahkan, mengonsumsi ikan sangat baik bagi kesehatan. Apalagi ikan memiliki
protein tinggi. Inilah kenapa ikan merupakan salah satu cara untuk mengatasi
stunting.

 â€œPemkab
Kotim sangat konsen dalam penurunan angka stunting. Inilah kenapa sebabnya
gemar makan ikan sangat penting,” pungkasnya.

Terpopuler

Artikel Terbaru