26.2 C
Jakarta
Friday, March 6, 2026

Nelayan Hilang di Perairan Pulau Sebuku, Pencarian Empat Hari Belum Juga Buahkan Hasil

PROKALTENG.CO-Upaya pencarian terhadap Ridwan (71), nelayan asal Tanjung Pelayar yang hilang misterius di perairan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, belum membuahkan hasil.

Memasuki hari keempat pencarian, Jumat (27/2) sore, Tim SAR Gabungan masih nihil menemukan tanda-tanda keberadaan pria yang akrab disapa Papa Ombo tersebut.

Kabar terbaru dikonfirmasi langsung Radar Banjarmasin ke Call Center Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin.

Meski radius penyisiran telah diperluas dari titik koordinat awal korban dilaporkan hilang, laut Sebuku seolah masih menyimpan rapat keberadaan sang nelayan senior ini.

“Hingga sore ini (Jumat), tim masih dalam proses pencarian di lapangan. Kami belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun perahu yang digunakannya,” ungkap pihak SAR Banjarmasin saat dikonfirmasi Radar Banjarmasin, pesan WhatsApp Jumat sore.

Baca Juga :  83 Orang Hilang usai Longsor di Cisarua, BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

Sejak dilaporkan hilang pada Senin (23/2) malam lalu, operasi kemanusiaan ini langsung dilakukan.

Tim Rescue Pos SAR Kotabaru tidak hanya mengandalkan pengamatan visual dari atas unit Rigid Inflatable Boat (RIB), tetapi juga mengerahkan teknologi deteksi bawah air.

Electronic money exchangers listing

Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, menjelaskan bahwa respons cepat telah dilakukan sejak Selasa (24/2). Pihaknya menerjunkan personel dari unit terdekat untuk memangkas waktu respons.

“Satu tim rescue dari Pos SAR Kotabaru menggunakan armada RIB 02 Banjarmasin telah difokuskan untuk menyisir area di sekitar titik terakhir korban terpantau mencari ikan,” ujarnya.

Tak main-main, tim yang berjumlah lima personel tersebut juga dibekali dengan peralatan canggih berupa Aqua Eyes. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi objek di bawah permukaan air secara presisi, guna mencari kemungkinan posisi korban atau perahunya yang tenggelam.

Baca Juga :  Temuan Pria 50 Tahun yang Meninggal Dunia di Depan Toko Buah Bikin Warga Gempar

Operasi SAR ini menjadi kerja besar lintas instansi. Di lapangan, personel Basarnas bahu-membahu bersama Pos TNI AL Sekapung dan Satpolair Polres Kotabaru. Tak ketinggalan, masyarakat setempat dan pihak keluarga juga turut menyisir pesisir pantai dengan harapan Papa Ombo segera ditemukan. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih bersiaga di lokasi. (jpg)

 

PROKALTENG.CO-Upaya pencarian terhadap Ridwan (71), nelayan asal Tanjung Pelayar yang hilang misterius di perairan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, belum membuahkan hasil.

Memasuki hari keempat pencarian, Jumat (27/2) sore, Tim SAR Gabungan masih nihil menemukan tanda-tanda keberadaan pria yang akrab disapa Papa Ombo tersebut.

Kabar terbaru dikonfirmasi langsung Radar Banjarmasin ke Call Center Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin.

Electronic money exchangers listing

Meski radius penyisiran telah diperluas dari titik koordinat awal korban dilaporkan hilang, laut Sebuku seolah masih menyimpan rapat keberadaan sang nelayan senior ini.

“Hingga sore ini (Jumat), tim masih dalam proses pencarian di lapangan. Kami belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun perahu yang digunakannya,” ungkap pihak SAR Banjarmasin saat dikonfirmasi Radar Banjarmasin, pesan WhatsApp Jumat sore.

Baca Juga :  83 Orang Hilang usai Longsor di Cisarua, BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

Sejak dilaporkan hilang pada Senin (23/2) malam lalu, operasi kemanusiaan ini langsung dilakukan.

Tim Rescue Pos SAR Kotabaru tidak hanya mengandalkan pengamatan visual dari atas unit Rigid Inflatable Boat (RIB), tetapi juga mengerahkan teknologi deteksi bawah air.

Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, menjelaskan bahwa respons cepat telah dilakukan sejak Selasa (24/2). Pihaknya menerjunkan personel dari unit terdekat untuk memangkas waktu respons.

“Satu tim rescue dari Pos SAR Kotabaru menggunakan armada RIB 02 Banjarmasin telah difokuskan untuk menyisir area di sekitar titik terakhir korban terpantau mencari ikan,” ujarnya.

Tak main-main, tim yang berjumlah lima personel tersebut juga dibekali dengan peralatan canggih berupa Aqua Eyes. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi objek di bawah permukaan air secara presisi, guna mencari kemungkinan posisi korban atau perahunya yang tenggelam.

Baca Juga :  Temuan Pria 50 Tahun yang Meninggal Dunia di Depan Toko Buah Bikin Warga Gempar

Operasi SAR ini menjadi kerja besar lintas instansi. Di lapangan, personel Basarnas bahu-membahu bersama Pos TNI AL Sekapung dan Satpolair Polres Kotabaru. Tak ketinggalan, masyarakat setempat dan pihak keluarga juga turut menyisir pesisir pantai dengan harapan Papa Ombo segera ditemukan. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih bersiaga di lokasi. (jpg)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru