PROKALTENG.CO-Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banjarmasin menurunkan alat selam dalam operasi pencarian Muhammad Ilham Fikri (16), santri yang diduga tenggelam di Sungai Martapura, Desa Pekauman Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Selasa (13/1/2026) sore.
SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana menyebut, bahwa laporan kejadian diterima pada Selasa (13/1/2026) pukul 22.00 Wita, dari petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar.
“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan satu tim rescue berjumlah sembilan personel ke lokasi pada pukul 22.20 Wita menggunakan dua unit rescue car,” ujarnya, Rabu (14/1/2026) dini hari.
Dalam operasi tersebut, Basarnas membawa perlengkapan water rescue serta tiga set alat selam untuk menyisir dasar sungai
“Kami telah menurunkan tim penyelamat lengkap, termasuk alat selam untuk memaksimalkan pencarian di bawah permukaan air,” lugasnya.
Berdasarkan data di lapangan, jelas Putu Sudayana, peristiwa ini bermula pada Selasa sore sekitar pukul 18.15 Wita.
Korban dilaporkan berenang bersama rekan satu asramanya, Muhammad Alfi Islami. Saat itu korban sempat meloncat ke sungai dan berenang menepi ke pinggiran.
“Namun sesaat setelah itu korban tidak terlihat lagi. Diduga kuat korban tenggelam di aliran Sungai Martapura,” jelasnya.
Untuk detailnya, ujar Putu Sudayana, lokasi kejadian berada di Sungai Martapura, dengan koordinat 3°23’57.00″S 114°50’41.90″E.
Operasi SAR ini, melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Polsek Martapura Timur, DPKP Kabupaten Banjar, BPBD Kabupaten Banjar, James Rescue, serta Emergency Banjar Response (EBR).
Saat laporan ini disampaikan, tambah Putu, Tim SAR gabungan telah melakukan pemantauan dan persiapan teknis lanjutan di lokasi kejadian guna menemukan korban.
“Untuk perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan secara berkala,” pungkasnya. (jpg)


