29.8 C
Jakarta
Tuesday, February 27, 2024

Speedboat Jurusan Tering-Long Bagun Terbalik di Sungai Mahakam

PROKALTENG.CO-Nasib naas menimpa speedboat rute Tering menuju Long Bagun, Speedboat Middin 01 itu diduga menabrak sampah kayu yang berseliweran akibat air Sungai Mahakam yang meluap pada Rabu (29/11).

Dari unggahan masyarakat di akun sosial media, kejadian tersebut disinyalir terjadi di daerah antara Kelian – Mamahak Teboq nampak perahu hanyut sudah dalam keadaan terbalik. Terdapat beberapa orang bertahan diatas sementara perahu ces berusaha menarik badan perahu untuk bersandar ketepian.

Dari informasi sementara perahu yang berangkat pada pukul 12.32 siang dari Tering itu, mengangkut 16 penumpang, 4 diantaranya adalah anak dibawah lima tahun. Dan 2 orang dikabarkan hilang. Moda transportasi sungai memang menjadi urat nadi perjalanan menuju kabupaten ini, akan tetapi ketika air besar akibat curah hujan tinggi arus deras berserta material yang terbawa arus menjadi sangat berbahaya bagi perahu yang menggunakan bahan fiberglass. Dari pengamatan media ini memang sering terjadi laka air bila Sungai Mahakam pada kondisi besar-besarnya.

Baca Juga :  Hajar Kepala Sepupu, Pemuda 20 Tahun Ini Mendekam di Sel Tahanan

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mahulu Agus Darmawan mengatakan, kabar pasti tentang korban masih di cari. “Saat ini info tim TRC BPBD mahulu dan TNI Polri menuju TKP,” ungkapnya. Media ini juga berusaha mengkonfirmasi terkait informasi lebih lanjut dari pihak Polres Mahulu namun belum memberikan jawaban terkait insiden tersebut. (*/sya/jpg/hnd)

PROKALTENG.CO-Nasib naas menimpa speedboat rute Tering menuju Long Bagun, Speedboat Middin 01 itu diduga menabrak sampah kayu yang berseliweran akibat air Sungai Mahakam yang meluap pada Rabu (29/11).

Dari unggahan masyarakat di akun sosial media, kejadian tersebut disinyalir terjadi di daerah antara Kelian – Mamahak Teboq nampak perahu hanyut sudah dalam keadaan terbalik. Terdapat beberapa orang bertahan diatas sementara perahu ces berusaha menarik badan perahu untuk bersandar ketepian.

Dari informasi sementara perahu yang berangkat pada pukul 12.32 siang dari Tering itu, mengangkut 16 penumpang, 4 diantaranya adalah anak dibawah lima tahun. Dan 2 orang dikabarkan hilang. Moda transportasi sungai memang menjadi urat nadi perjalanan menuju kabupaten ini, akan tetapi ketika air besar akibat curah hujan tinggi arus deras berserta material yang terbawa arus menjadi sangat berbahaya bagi perahu yang menggunakan bahan fiberglass. Dari pengamatan media ini memang sering terjadi laka air bila Sungai Mahakam pada kondisi besar-besarnya.

Baca Juga :  Hajar Kepala Sepupu, Pemuda 20 Tahun Ini Mendekam di Sel Tahanan

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mahulu Agus Darmawan mengatakan, kabar pasti tentang korban masih di cari. “Saat ini info tim TRC BPBD mahulu dan TNI Polri menuju TKP,” ungkapnya. Media ini juga berusaha mengkonfirmasi terkait informasi lebih lanjut dari pihak Polres Mahulu namun belum memberikan jawaban terkait insiden tersebut. (*/sya/jpg/hnd)

Terpopuler

Artikel Terbaru