PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) atau perampokan menyasar sebuah gerai Alfamart di Jalan Garuda, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya pada Rabu (25/2/2026) malam.
Dua pelaku bersenjata tajam menyatroni toko yang hendak tutup dan menggasak uang tunai belasan juta rupiah beserta barang dagangan.
Koordinator Area (AC) Alfamart, Okto mengungkapkan bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, kondisi toko sebenarnya sudah menutup pintu utama dan tidak lagi melayani pelanggan.
“Kejadiannya sekitar jam 11 malam. Kondisi pintu sudah tertutup, tidak ada melayani pelanggan lagi. Saat itu di dalam ada tiga orang karyawan yang bertugas, dua perempuan dan satu laki-laki,” beber Okto saat memberikan keterangan, Jumat (27/2/26).
Okto menjelaskan, pelaku yang berjumlah dua orang itu melancarkan aksinya dengan menodongkan senjata tajam, serta sebatang kayu yang dipasangi paku. Merasa terancam keselamatan jiwa ketiga karyawan yang ada tidak berani melawan.
“Pelaku mengacungkan celurit dan mengarahkan karyawan agar menunjukkan tempat uang hasil penjualan hari itu. Karyawan kita disuruh geser, dan pelaku sendiri yang mengambil uang di kasir. Syukurnya tidak ada karyawan yang mengalami luka-luka,” tambahnya.
Keterangan tersebut sejalan dengan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Kanit I Jatanras Satreskrim Polresta Palangka Raya, Iptu Helmi Hamdani, membenarkan kronologi peristiwa itu.
Menurut Helmi, kedua pelaku datang mengenakan hoodie berwarna hitam dan jingga. Mereka langsung merangsek masuk, mengancam para korban agar tidak berteriak, lalu menyuruh para karyawan masuk ke dalam gudang.
“Dalam kondisi tertekan, karyawan tidak bisa berbuat banyak. Pelaku selanjutnya membuka laci kasir dan mengambil uang tunai yang ada di dalamnya. Uang di kasir sekitar Rp9 juta berhasil dibawa kabur. Selain itu, beberapa bungkus rokok di etalase juga diambil,” ungkap Iptu Helmi, Kamis (26/2/26).
Akibat kejadian tersebut, pihak manajemen yang dikelola PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk ditaksir mengalami kerugian total mencapai Rp11 juta.
Dalam pelariannya, salah satu senjata tajam yang digunakan pelaku, yakni sebilah arit tertinggal di lokasi kejadian. Barang bukti tersebut, kini telah diamankan oleh penyidik kepolisian.
“Kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Identitas pelaku masih kami dalami melalui keterangan saksi korban dan penelusuran rekaman CCTV di sekitar TKP hingga radius 200 meter. Tim terus bergerak untuk mengungkap dan menangkap kedua pelaku,” tegas Helmi. (her)


