PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Tumpahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di tikungan Bundaran Besar, Kota Palangka Raya, Rabu (21/1/2026), bikin jalan berubah licin dan memakan korban. Sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh saat melintas di jalur dari arah Jalan Tjilik Riwut menuju Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah.
Kondisi berbahaya itu langsung ditindaklanjuti Team Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya setelah menerima laporan dari Kanit Lantas Polres Palangka Raya. Petugas bergerak cepat karena lokasi tersebut merupakan jalur padat dan rawan kecelakaan.
Petugas DPKKP Kota Palangka Raya, Sucipto, mengungkapkan sebelum dilakukan pembersihan, sedikitnya empat pengendara motor sempat terjatuh akibat licinnya aspal yang terkena tumpahan solar. Beruntung, tidak ada korban luka berat dalam kejadian tersebut.
“Informasi dari Kanit Lantas, sudah ada empat pengendara yang jatuh sebelum penanganan dilakukan. Syukurnya hanya luka ringan,” kata Sucipto.
Dalam proses penanganan, tim rescue menggunakan cairan foam untuk membersihkan permukaan jalan. Foam disemprotkan guna menetralkan solar sekaligus mengangkat sisa BBM yang menempel di aspal agar tidak kembali licin.
“Pembersihan memakan waktu sekitar dua jam. Foam kami gunakan supaya solar benar-benar hilang dan jalan aman dilalui,” jelasnya.
Proses pembersihan melibatkan Regu 1 dan Regu 3 Rescue DPKKP Kota Palangka Raya. Selama kegiatan berlangsung, personel Satuan Lalu Lintas Polres Palangka Raya turut melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas hingga situasi kembali normal.
Sucipto pun mengingatkan para pengendara agar lebih waspada, terutama saat melintas di jalur rawan licin. Ia juga mengimbau masyarakat segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lain. (jef)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Tumpahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di tikungan Bundaran Besar, Kota Palangka Raya, Rabu (21/1/2026), bikin jalan berubah licin dan memakan korban. Sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh saat melintas di jalur dari arah Jalan Tjilik Riwut menuju Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah.
Kondisi berbahaya itu langsung ditindaklanjuti Team Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya setelah menerima laporan dari Kanit Lantas Polres Palangka Raya. Petugas bergerak cepat karena lokasi tersebut merupakan jalur padat dan rawan kecelakaan.
Petugas DPKKP Kota Palangka Raya, Sucipto, mengungkapkan sebelum dilakukan pembersihan, sedikitnya empat pengendara motor sempat terjatuh akibat licinnya aspal yang terkena tumpahan solar. Beruntung, tidak ada korban luka berat dalam kejadian tersebut.
“Informasi dari Kanit Lantas, sudah ada empat pengendara yang jatuh sebelum penanganan dilakukan. Syukurnya hanya luka ringan,” kata Sucipto.
Dalam proses penanganan, tim rescue menggunakan cairan foam untuk membersihkan permukaan jalan. Foam disemprotkan guna menetralkan solar sekaligus mengangkat sisa BBM yang menempel di aspal agar tidak kembali licin.
“Pembersihan memakan waktu sekitar dua jam. Foam kami gunakan supaya solar benar-benar hilang dan jalan aman dilalui,” jelasnya.
Proses pembersihan melibatkan Regu 1 dan Regu 3 Rescue DPKKP Kota Palangka Raya. Selama kegiatan berlangsung, personel Satuan Lalu Lintas Polres Palangka Raya turut melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas hingga situasi kembali normal.
Sucipto pun mengingatkan para pengendara agar lebih waspada, terutama saat melintas di jalur rawan licin. Ia juga mengimbau masyarakat segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lain. (jef)