Geger! Penghuni Barak di Kobar Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kondisi Memilukan

PROKALTENG.CO-Penghuni barakan di Jalan Rajawali, RT 22, Kelurahan Sidorejo Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) digegerkan dengan penemuan mayat dalam kondisi leher tergantung di kusen kamar mandi pada Rabu (15/4/2026) malam pukul 22.15 WIB.

Mayat pemuda yang diidentifikasi berinisial PTS (25) ini berdasarkan identitas kependudukan merupakan warga Hutasaing, Kelurahan Huta Saing, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Belum diketahui motif pelaku melakukan aksi nekat gantung diri, Kepolisian sedang melakukan penyelidikan mendalam.

Pelaku ditemukan oleh teman-temannya ketika akan masuk ke dalam rumah setelah pulang bekerja, mereka menemukan PTS dalam kondisi leher tergantung di kusen pintu kamar mandi.

Kasatreskrim Polres Kobar, AKP Muhammad Fachrurrozi, menjelaskan PTS ditemukan dalam posisi tergantung dengan selembar handuk yang melilit di lehernya.

Baca Juga :  200 Gram Sabu Dicampur Pembersih Lantai, Lalu Direbus, Polres Lamandau Sikat Peredaran Narkoba

“Awalnya saksi yang pulang kerja dan hendak masuk ke rumah menemukan korban sudah dalam posisi tergantung di kusen pintu kamar mandi dengan handuk melilit di leher,” ujar Fachrurrozi.

Melihat kejadian tersebut, saksi langsung berteriak meminta pertolongan, warga sekitar kemudian melaporkan peristiwa itu ke SPKT Polres Kobar melalui sambungan telepon.

Electronic money exchangers listing

Petugas yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengamankan sejumlah barang bukti.

Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya satu lembar selimut, satu unit handphone, satu tas koper, satu celana panjang kain warna cokelat, serta satu celana dalam warna hitam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan visum et repertum (VER), tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, petugas juga mendapati kondisi lidah pelaku dalam keadaan tergigit.

Baca Juga :  Kantor DPRD dan Disnakertrans Lamandau Digeledah, Sejumlah Dokumen Diamankan

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan. Penyebab kematian diduga akibat mati lemas atau asfiksia karena gantung diri,” pungkasnya. (tyo/fm/jpg)

PROKALTENG.CO-Penghuni barakan di Jalan Rajawali, RT 22, Kelurahan Sidorejo Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) digegerkan dengan penemuan mayat dalam kondisi leher tergantung di kusen kamar mandi pada Rabu (15/4/2026) malam pukul 22.15 WIB.

Mayat pemuda yang diidentifikasi berinisial PTS (25) ini berdasarkan identitas kependudukan merupakan warga Hutasaing, Kelurahan Huta Saing, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Belum diketahui motif pelaku melakukan aksi nekat gantung diri, Kepolisian sedang melakukan penyelidikan mendalam.

Electronic money exchangers listing

Pelaku ditemukan oleh teman-temannya ketika akan masuk ke dalam rumah setelah pulang bekerja, mereka menemukan PTS dalam kondisi leher tergantung di kusen pintu kamar mandi.

Kasatreskrim Polres Kobar, AKP Muhammad Fachrurrozi, menjelaskan PTS ditemukan dalam posisi tergantung dengan selembar handuk yang melilit di lehernya.

Baca Juga :  200 Gram Sabu Dicampur Pembersih Lantai, Lalu Direbus, Polres Lamandau Sikat Peredaran Narkoba

“Awalnya saksi yang pulang kerja dan hendak masuk ke rumah menemukan korban sudah dalam posisi tergantung di kusen pintu kamar mandi dengan handuk melilit di leher,” ujar Fachrurrozi.

Melihat kejadian tersebut, saksi langsung berteriak meminta pertolongan, warga sekitar kemudian melaporkan peristiwa itu ke SPKT Polres Kobar melalui sambungan telepon.

Petugas yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengamankan sejumlah barang bukti.

Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya satu lembar selimut, satu unit handphone, satu tas koper, satu celana panjang kain warna cokelat, serta satu celana dalam warna hitam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan visum et repertum (VER), tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, petugas juga mendapati kondisi lidah pelaku dalam keadaan tergigit.

Baca Juga :  Kantor DPRD dan Disnakertrans Lamandau Digeledah, Sejumlah Dokumen Diamankan

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan. Penyebab kematian diduga akibat mati lemas atau asfiksia karena gantung diri,” pungkasnya. (tyo/fm/jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru