alexametrics
27.1 C
Palangkaraya
Tuesday, August 16, 2022

Tali Pusar Masih Menempel, Bayi Ditemukan Warga di Semak-semak

SAMPIT,PROKALTENG.CO– Tiga orang warga yang tengah membersihkan kebun di  Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, Kecamatan Baamang Kabupaten, Kotawaringin Timur (Kotim) menemukan seorang bayi perempuan di semak-semak,  Minggu (12/12).

Bayi tersebut ditemukan dalam keadaan tali pusar masih menempel dan sudah di kerumuni semut. Bagian tali pusar berbelatung, bayi yang dalam keadaan telanjang itu, masih hidup. Seketika warga langsung  membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit.

“Dari hasil rontgen dokter di RSUD dr Murjani Sampit, tangan kiri bayi tersebut patah,” ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Baamang AKP Ratno, Minggu, (12/12).

Penemuan bayi itu, dikatakan kapolsek berawal dari tiga orang warga yang sedang membersihkan kebun dan mendengar suara tangisan bayi. Karena di sekitar lokasi tidak ada permukiman, maka warga tersebut mencari sumber tangisan dan akhirnya menemukan seorang bayi yang sedang tergeletak di semak-semak tanpa sehelai benang pun.

Baca Juga :  Pemerintah Menjamin Ketertiban dan Keamanan bagi Pemudik

“Saat ditemukan kondisi bayi tersebut juga mengalami merah-merah di beberapa bagian tubuhnya. Salah seorang di antara mereka melepas baju dan langsung menutupi badan bayi. Lalu membawanya ke RSUD dr Murjani Sampit,” ujar Ratno.

Dirinya mengatakan saat ini bayi tersebut dalam perawatan di ruang anak dan bersalin RSUD dr Murjani Sampit. Sementara, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus penemuan bayi tersebut.

“Kasus penemuan bayi ini, masih kami selidiki. Saat ini kami fokus memberikan perawatan terhadap bayi tersebut,” ujarnya. (bah/kpg)

SAMPIT,PROKALTENG.CO– Tiga orang warga yang tengah membersihkan kebun di  Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, Kecamatan Baamang Kabupaten, Kotawaringin Timur (Kotim) menemukan seorang bayi perempuan di semak-semak,  Minggu (12/12).

Bayi tersebut ditemukan dalam keadaan tali pusar masih menempel dan sudah di kerumuni semut. Bagian tali pusar berbelatung, bayi yang dalam keadaan telanjang itu, masih hidup. Seketika warga langsung  membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit.

“Dari hasil rontgen dokter di RSUD dr Murjani Sampit, tangan kiri bayi tersebut patah,” ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Baamang AKP Ratno, Minggu, (12/12).

Penemuan bayi itu, dikatakan kapolsek berawal dari tiga orang warga yang sedang membersihkan kebun dan mendengar suara tangisan bayi. Karena di sekitar lokasi tidak ada permukiman, maka warga tersebut mencari sumber tangisan dan akhirnya menemukan seorang bayi yang sedang tergeletak di semak-semak tanpa sehelai benang pun.

Baca Juga :  Pelaku Penusukan di Kapuas Diduga Terpengaruh Miras, Ternyata Residivis

“Saat ditemukan kondisi bayi tersebut juga mengalami merah-merah di beberapa bagian tubuhnya. Salah seorang di antara mereka melepas baju dan langsung menutupi badan bayi. Lalu membawanya ke RSUD dr Murjani Sampit,” ujar Ratno.

Dirinya mengatakan saat ini bayi tersebut dalam perawatan di ruang anak dan bersalin RSUD dr Murjani Sampit. Sementara, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus penemuan bayi tersebut.

“Kasus penemuan bayi ini, masih kami selidiki. Saat ini kami fokus memberikan perawatan terhadap bayi tersebut,” ujarnya. (bah/kpg)

Most Read

Artikel Terbaru

/