26.7 C
Jakarta
Wednesday, February 11, 2026

Identitas Pria Tewas di TK Bakuwo Terkuak, Pengamen 51 Tahun Asal Martapura

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Misteri penemuan jasad pria tanpa identitas di teras TK Bakuwo, Jalan Yos Soedarso, Palangka Raya, Rabu (11/2/2026), akhirnya mulai terkuak.

Korban diketahui bernama Muslim (51), seorang pengamen yang kerap mangkal di kawasan tersebut. Penemuan jasad pengamen di teras taman kanak-kanak itu langsung membuat warga sekitar geger.

Korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekitar pukul 17.00 WIB. Saat ditemukan, jasad Muslim tergeletak telungkup di atas teras berlapis keramik TK Bakuwo, lokasi yang memang kerap dijadikan tempatnya beristirahat.

Rekan korban, Fahrian (40), mengaku sengaja datang untuk menjenguk Muslim sore itu. Namun dari kejauhan ia sudah merasa ada yang tak beres.

Baca Juga :  Terjerat Kasus Narkotika, Oknum Personel Polresta Palangka Raya Dipecat

“Saya datang mau jenguk. Dari depan kelihatan dia telungkup. Pas saya cek, mulutnya sudah berdarah dan tidak bernapas,” ujar Fahrian di lokasi kejadian.

Menurut Fahrian, Muslim sudah tiga hari terakhir mengeluh sakit. Ia menyebut korban kerap mengeluhkan nyeri di bagian dada dan lambung, tetapi menolak saat diajak berobat.

“Sudah tiga hari sakit parah. Katanya lambung sama dada sakit. Tadi pagi terakhir ketemu, diajak berobat enggak mau,” tambahnya.

Electronic money exchangers listing

Fahrian memperkirakan Muslim meninggal sekitar tiga jam sebelum ditemukan. Teras TK Bakuwo memang sering menjadi tempat korban dan beberapa rekannya berteduh atau beristirahat usai mengamen.

Diketahui, Muslim merupakan warga asal Banjarmasin, Martapura. Meski merantau, ia memiliki anak dan mertua yang tinggal di kawasan Bangas Permai, Palangka Raya.

Baca Juga :  Kasus Pembuang Bayi di Sungai Lamandau, Masih Menunggu Hasil Tes DNA

Sebelumnya, korban sempat disebut sebagai pria tanpa identitas saat pertama kali ditemukan. Namun setelah dilakukan pendataan dan keterangan dari rekan-rekannya, identitas Muslim akhirnya diketahui.

Jenazah telah dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut. Hingga kini, pihak berwenang masih memastikan penyebab pasti kematian korban. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Misteri penemuan jasad pria tanpa identitas di teras TK Bakuwo, Jalan Yos Soedarso, Palangka Raya, Rabu (11/2/2026), akhirnya mulai terkuak.

Korban diketahui bernama Muslim (51), seorang pengamen yang kerap mangkal di kawasan tersebut. Penemuan jasad pengamen di teras taman kanak-kanak itu langsung membuat warga sekitar geger.

Korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekitar pukul 17.00 WIB. Saat ditemukan, jasad Muslim tergeletak telungkup di atas teras berlapis keramik TK Bakuwo, lokasi yang memang kerap dijadikan tempatnya beristirahat.

Electronic money exchangers listing

Rekan korban, Fahrian (40), mengaku sengaja datang untuk menjenguk Muslim sore itu. Namun dari kejauhan ia sudah merasa ada yang tak beres.

Baca Juga :  Terjerat Kasus Narkotika, Oknum Personel Polresta Palangka Raya Dipecat

“Saya datang mau jenguk. Dari depan kelihatan dia telungkup. Pas saya cek, mulutnya sudah berdarah dan tidak bernapas,” ujar Fahrian di lokasi kejadian.

Menurut Fahrian, Muslim sudah tiga hari terakhir mengeluh sakit. Ia menyebut korban kerap mengeluhkan nyeri di bagian dada dan lambung, tetapi menolak saat diajak berobat.

“Sudah tiga hari sakit parah. Katanya lambung sama dada sakit. Tadi pagi terakhir ketemu, diajak berobat enggak mau,” tambahnya.

Fahrian memperkirakan Muslim meninggal sekitar tiga jam sebelum ditemukan. Teras TK Bakuwo memang sering menjadi tempat korban dan beberapa rekannya berteduh atau beristirahat usai mengamen.

Diketahui, Muslim merupakan warga asal Banjarmasin, Martapura. Meski merantau, ia memiliki anak dan mertua yang tinggal di kawasan Bangas Permai, Palangka Raya.

Baca Juga :  Kasus Pembuang Bayi di Sungai Lamandau, Masih Menunggu Hasil Tes DNA

Sebelumnya, korban sempat disebut sebagai pria tanpa identitas saat pertama kali ditemukan. Namun setelah dilakukan pendataan dan keterangan dari rekan-rekannya, identitas Muslim akhirnya diketahui.

Jenazah telah dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut. Hingga kini, pihak berwenang masih memastikan penyebab pasti kematian korban. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/