27.4 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

TRAGIS ! Pindahkan Molen, Terjatuh dan Akhirnya Tewas Terlindas Alat B

SAMPIT-Buruh harian
lepas PT Sinar Jaya Inti Mulya (SJIM) bernama Zaenudin meninggal dunia di
tempat kerjanya. Pria 23 tahun yang bekerja sebagai petugas cor tersebut tewas
terlindas alat berat jenis wheel loader. Peristiwa tragis itu terjadi di perusahaan
yang bergerak pada sektor perkebunan kelapa sawit di Kelurahan Tanah Mas,
Kecamatan Baamang, Senin (25/6) sekitar pukul 07.00 wib.

Kejadian nahas itu
berawal saat Zaenudin dan temannya naik alat berat jenis wheel loader. Mereka
berencana memindahkan molen ke bagian bucket.
Entah kenapa, korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke tanah. Sang
operator alat berat tidak mengetahui korban terjatuh dan langsung terlindas.
Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Pejabat Dinas Ungkap Permintaan Baju Adat dan Batik Senilai Rp42 Juta

 â€œNasib berkata lain, ketika memindahkan molen
itu korban dan temannya terjatuh. Korban terlindas alat berat sementara teman
korban dalam keadaan selamat,” ungkap M salah satu kerabat korban saat
dibincangi Kalteng Pos di Ruang Jenazah RSUD dr Murjani Sampit, Senin (25/6).

Korban ini, lanjut M, setiap
harinya bolak balik dari tempat kerja di PT SJIM di Tanah Mas, Kecamatan
Baamang, Kotim. “Kami dari pihak keluarga berharap kecelakaan kerja yang
menimpa Zaenudin  ini dari pihak
perusahaan bertanggung jawab atas insiden tersebut,”pintanya.

Terpisah, Kepala KTU PT
SIJM Eko mengatakan, pihak perusahaan akan bertanggung jawab atas insiden yang
menimpa pekerjanya.
 Meski korban ini
buruh harian lepas, kata dia, kecelakaan kerja merupakan tanggung jawab pihak
perusahaan. Sebab korban sudah bekerja di tempat perusahaan tersebut.

Baca Juga :  Hukuman Mati untuk Para Tersangka Narkoba

“Terkait
pertanggungjawaban itu, kami dan pihak keluarga akan melakukan musyawarah dan
akan duduk bersama mencari jalan yang terbaik atas musibah yang terjadi kepada
saudara Zaenudin tersebut,” jelasnya kepada Kalteng Pos, Selasa (25/6).

Salah satu petugas
PMI Sidik mengatakan, saat kejadian tersebut pihak PMI langsung menuju lokasi
tempat kejadian perkara. “Sesampainya di TKP kami langsung menuju RSUD dr
Murjani Sampit. Dan saat ini korban akan di bawa di Desa Terantang untuk
disemayamkan di sana. “jelasnya.
(rif/ala) 

SAMPIT-Buruh harian
lepas PT Sinar Jaya Inti Mulya (SJIM) bernama Zaenudin meninggal dunia di
tempat kerjanya. Pria 23 tahun yang bekerja sebagai petugas cor tersebut tewas
terlindas alat berat jenis wheel loader. Peristiwa tragis itu terjadi di perusahaan
yang bergerak pada sektor perkebunan kelapa sawit di Kelurahan Tanah Mas,
Kecamatan Baamang, Senin (25/6) sekitar pukul 07.00 wib.

Kejadian nahas itu
berawal saat Zaenudin dan temannya naik alat berat jenis wheel loader. Mereka
berencana memindahkan molen ke bagian bucket.
Entah kenapa, korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke tanah. Sang
operator alat berat tidak mengetahui korban terjatuh dan langsung terlindas.
Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Pejabat Dinas Ungkap Permintaan Baju Adat dan Batik Senilai Rp42 Juta

 â€œNasib berkata lain, ketika memindahkan molen
itu korban dan temannya terjatuh. Korban terlindas alat berat sementara teman
korban dalam keadaan selamat,” ungkap M salah satu kerabat korban saat
dibincangi Kalteng Pos di Ruang Jenazah RSUD dr Murjani Sampit, Senin (25/6).

Korban ini, lanjut M, setiap
harinya bolak balik dari tempat kerja di PT SJIM di Tanah Mas, Kecamatan
Baamang, Kotim. “Kami dari pihak keluarga berharap kecelakaan kerja yang
menimpa Zaenudin  ini dari pihak
perusahaan bertanggung jawab atas insiden tersebut,”pintanya.

Terpisah, Kepala KTU PT
SIJM Eko mengatakan, pihak perusahaan akan bertanggung jawab atas insiden yang
menimpa pekerjanya.
 Meski korban ini
buruh harian lepas, kata dia, kecelakaan kerja merupakan tanggung jawab pihak
perusahaan. Sebab korban sudah bekerja di tempat perusahaan tersebut.

Baca Juga :  Hukuman Mati untuk Para Tersangka Narkoba

“Terkait
pertanggungjawaban itu, kami dan pihak keluarga akan melakukan musyawarah dan
akan duduk bersama mencari jalan yang terbaik atas musibah yang terjadi kepada
saudara Zaenudin tersebut,” jelasnya kepada Kalteng Pos, Selasa (25/6).

Salah satu petugas
PMI Sidik mengatakan, saat kejadian tersebut pihak PMI langsung menuju lokasi
tempat kejadian perkara. “Sesampainya di TKP kami langsung menuju RSUD dr
Murjani Sampit. Dan saat ini korban akan di bawa di Desa Terantang untuk
disemayamkan di sana. “jelasnya.
(rif/ala) 

Terpopuler

Artikel Terbaru