34.6 C
Jakarta
Thursday, May 30, 2024
spot_img

BRUTAL ! Serang Polisi Pakai Gunting, YG Terkapar Kena Timah Panas

PALANGKA
RAYA
-Perayaan
ulang tahun di halaman rumah ER (21) Jalan Menteng V Palangka Raya berujung
petaka. Acara kumpul bersama teman-teman sejawatnya itu berujung keributan,
tidak lama setelah menenggak minuman keras (miras). YG (21) teman ER yang ikut dalam
merayakan ulang tahun ini menjadi korban luka tembak.

Pertiswa penembakan itu
terjadi pada Kamis malam (17/10). Kejadian itu berawal saat YG bersama pemilik
rumah ER kumpul dan minum-minuman keras beserta beberapa saksi lain dalam
rangka perayaan ulang tahun ER.

Kemudian sekitar pukul
20.00 wib, YG mabuk berat dan membuat keributan di rumah ER. YG menantang
beberapa temannya yang berada di lokasi yak HN dan SO untuk berkelahi. YG membuat
keributan dan berteriak.

Mendengar ada keributan
di luar rumah. Bripka LS yang merupakan tetangga ER keluar dan melerai
perkelahian tersebut. Namun, YG tidak terima dan mengambil sebilah gunting
kecil lalu menyerang Bripka LS. Ia pun spontan menembakkan senpinya ke arah
atas sebagai tembakan peringatan sebanyak satu kali.

Tembakan peringatan itu
tidak membuat YG bergeming. Bripka LS kembali mengeluarkan tembakan kea rah
badan YG dan mengenai tangannya. Mendapat tembakan itu, YG tetap melakukan
perlawanan dan terus mendekat sehingga Bripka LS kembali menembak kearah badan
YG mengenai bagian perut. YG hingga akhirnya tersungkur.

Baca Juga :  Ini Material yang Dipakai Pelaku Bom Bunuh Diri di Kantor Polisi

Pemilik rumah, ER mengatakan,
temannya ini sedang dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol alias mabuk berat
akibat mengonsumsi miras. “Bahkan, dia sempat menantang beberapa teman yang
datang saat itu untuk berkelahi,” ucapnya.

Kapolresta Palangka
Raya, AKBP Timbul RK Siregar saat dikonfirmasi, mengatakan, saat kejadian itu
anggota polisi ini sudah memberikan teguran serta melerai perkelahian tersebut,
namun tidak dihiraukan, justru ingin menyerang anggota.  Sehingga mengeluarkan satu tembakan
peringatan ke udara.

“Saat ditegur, pemuda itu
tidak terima dengan teguran tersebut dan berusaha menyerang anggota polisi
dengan menggunakan gunting,” kata Timbul.

Oleh karena itu, lanjut
Timbul, mendapat serangan tersebut, anggota kita sempat menangkis serta mundur.
Dan berkata bahwa dia adalah anggota polri, sementara itu pemuda tersebut tetap
berusaha menyerangnya.

Baca Juga :  Eks Model Malaysia Bawa 3 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi Buat Tahun Baru

“Karena tetap berusaha
untuk diserang, sehingga anggota polri ini mengeluarkan satu tembakan ke udara
sebagai peringatan. Namun pemuda itu tetap melakukan perlawanan berusaha
melukai ,” tukasnya.

Lebih lanjut, dari
tembakan peringatan pertama, pemuda tersebut tidak bergeming sekali, justru
pemuda tersebut semakin brutal. Karena merasa sudah mengancam keselamatan
dirinya anggota polisi ini melakukan tembakan lagi untuk melumpuhkannya.

“Untuk menghentikan
tindakan pemuda ini, dengan menembakan ke arah telapak tangan. Namun masih juga
tetap menyerang, agar tidak membahayakan nyawa orang lain, akhirnya ditembakan sekali
lagi dan mengenai bagian perut,” tegasnya.

Dari hasil tembakan
itu, pemuda tersebut tersungkur kemudian dilarikan kerumah sakit untuk
mendapatkan perawatan medis. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, yakni
1 buah gunting kecil gagang warna merah muda, 1 pucuk senjata api serta 2 buah
magazine dan juga beberapa botol miras.

“Pemuda tersebut terjatuh sehingga dilarikan
kerumah sakit. Serta anggota tersebut langsung kami amankan dan kami limpahkan
Propam Polda Kalteng untuk pengusutan lebih lanjut,” pungkasnya. (*oiq/ala)

PALANGKA
RAYA
-Perayaan
ulang tahun di halaman rumah ER (21) Jalan Menteng V Palangka Raya berujung
petaka. Acara kumpul bersama teman-teman sejawatnya itu berujung keributan,
tidak lama setelah menenggak minuman keras (miras). YG (21) teman ER yang ikut dalam
merayakan ulang tahun ini menjadi korban luka tembak.

Pertiswa penembakan itu
terjadi pada Kamis malam (17/10). Kejadian itu berawal saat YG bersama pemilik
rumah ER kumpul dan minum-minuman keras beserta beberapa saksi lain dalam
rangka perayaan ulang tahun ER.

Kemudian sekitar pukul
20.00 wib, YG mabuk berat dan membuat keributan di rumah ER. YG menantang
beberapa temannya yang berada di lokasi yak HN dan SO untuk berkelahi. YG membuat
keributan dan berteriak.

Mendengar ada keributan
di luar rumah. Bripka LS yang merupakan tetangga ER keluar dan melerai
perkelahian tersebut. Namun, YG tidak terima dan mengambil sebilah gunting
kecil lalu menyerang Bripka LS. Ia pun spontan menembakkan senpinya ke arah
atas sebagai tembakan peringatan sebanyak satu kali.

Tembakan peringatan itu
tidak membuat YG bergeming. Bripka LS kembali mengeluarkan tembakan kea rah
badan YG dan mengenai tangannya. Mendapat tembakan itu, YG tetap melakukan
perlawanan dan terus mendekat sehingga Bripka LS kembali menembak kearah badan
YG mengenai bagian perut. YG hingga akhirnya tersungkur.

Baca Juga :  Ini Material yang Dipakai Pelaku Bom Bunuh Diri di Kantor Polisi

Pemilik rumah, ER mengatakan,
temannya ini sedang dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol alias mabuk berat
akibat mengonsumsi miras. “Bahkan, dia sempat menantang beberapa teman yang
datang saat itu untuk berkelahi,” ucapnya.

Kapolresta Palangka
Raya, AKBP Timbul RK Siregar saat dikonfirmasi, mengatakan, saat kejadian itu
anggota polisi ini sudah memberikan teguran serta melerai perkelahian tersebut,
namun tidak dihiraukan, justru ingin menyerang anggota.  Sehingga mengeluarkan satu tembakan
peringatan ke udara.

“Saat ditegur, pemuda itu
tidak terima dengan teguran tersebut dan berusaha menyerang anggota polisi
dengan menggunakan gunting,” kata Timbul.

Oleh karena itu, lanjut
Timbul, mendapat serangan tersebut, anggota kita sempat menangkis serta mundur.
Dan berkata bahwa dia adalah anggota polri, sementara itu pemuda tersebut tetap
berusaha menyerangnya.

Baca Juga :  Eks Model Malaysia Bawa 3 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi Buat Tahun Baru

“Karena tetap berusaha
untuk diserang, sehingga anggota polri ini mengeluarkan satu tembakan ke udara
sebagai peringatan. Namun pemuda itu tetap melakukan perlawanan berusaha
melukai ,” tukasnya.

Lebih lanjut, dari
tembakan peringatan pertama, pemuda tersebut tidak bergeming sekali, justru
pemuda tersebut semakin brutal. Karena merasa sudah mengancam keselamatan
dirinya anggota polisi ini melakukan tembakan lagi untuk melumpuhkannya.

“Untuk menghentikan
tindakan pemuda ini, dengan menembakan ke arah telapak tangan. Namun masih juga
tetap menyerang, agar tidak membahayakan nyawa orang lain, akhirnya ditembakan sekali
lagi dan mengenai bagian perut,” tegasnya.

Dari hasil tembakan
itu, pemuda tersebut tersungkur kemudian dilarikan kerumah sakit untuk
mendapatkan perawatan medis. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, yakni
1 buah gunting kecil gagang warna merah muda, 1 pucuk senjata api serta 2 buah
magazine dan juga beberapa botol miras.

“Pemuda tersebut terjatuh sehingga dilarikan
kerumah sakit. Serta anggota tersebut langsung kami amankan dan kami limpahkan
Propam Polda Kalteng untuk pengusutan lebih lanjut,” pungkasnya. (*oiq/ala)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru