alexametrics
23.2 C
Palangkaraya
Thursday, August 18, 2022

Gegara Mimpi, Akhirnya Dofirul Berurusan dengan Polisi

PANGKALAN BUN, KALTENGPOS.CO – Hanya lantaran mimpi dapat shio,
seorang warga bernama Dofirul Hasan harus diburu. Pasalnya warga Desa Curah Petung,
Lumajang, Jawa Timur itu nekat melakukan penipuan dengan cara penggandaan uang.
Namun, uang yang dijanjikan kepada para korbannya tidak diberikan, sehingga
dilaporkan ke polisi.

Kapolsek Arut Selatan (Arsel) AKP
Whihelmus Helky mengatakan, saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan
intensif. Pasalnya, diduga korban tidak hanya satu orang, tetapi masih banyak
yang belum melapor.

“Kita masih menunggu kemungkinan
adanya korban lain yang melapor,” kata Whihelmus Helky, Minggu (18/10).

Dijelaskan kapolsek, kasus
penipuan yang dilakukan Dofirul sendiri bermula ketika dirinya mengaku bermimpi
mendapatkan shio. Sehingga ketika dia bertemu dengan beberapa korban, dia lalu
menceritakan mimpinya tersebut dengan harapan apabila mereka menyerahkan
uangnya akan melipatgandakan.

Baca Juga :  Kelola Lahan Perkebunan Tanpa Izin, Punding Dituntut 18 Bulan

“Korban yang percaya
akhirnya menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku. Rupanya setelah jatuh tempo
dengan yang dijanjikan, pelaku tidak memberikan uangnya yang dijanjikan,”
beber Whilhemus Helky.

Korban rupanya memberikan uang
kepada pelaku hingga puluhan juta. Usai menggasak uang milik para korban,
pelaku melarikan diri. Merasa ditipu, para korban melaporkan aksi pelaku ke
polisi. Dan langsung dilakukan pengejaran akhirnya ditemukan disalah satu rumah
keluarganya.

“Pengakuan pelaku uangnya
digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Kami masih dalami dan menunggu korban lainnya,karena
diduga masih banyak,”ucapnya.

PANGKALAN BUN, KALTENGPOS.CO – Hanya lantaran mimpi dapat shio,
seorang warga bernama Dofirul Hasan harus diburu. Pasalnya warga Desa Curah Petung,
Lumajang, Jawa Timur itu nekat melakukan penipuan dengan cara penggandaan uang.
Namun, uang yang dijanjikan kepada para korbannya tidak diberikan, sehingga
dilaporkan ke polisi.

Kapolsek Arut Selatan (Arsel) AKP
Whihelmus Helky mengatakan, saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan
intensif. Pasalnya, diduga korban tidak hanya satu orang, tetapi masih banyak
yang belum melapor.

“Kita masih menunggu kemungkinan
adanya korban lain yang melapor,” kata Whihelmus Helky, Minggu (18/10).

Dijelaskan kapolsek, kasus
penipuan yang dilakukan Dofirul sendiri bermula ketika dirinya mengaku bermimpi
mendapatkan shio. Sehingga ketika dia bertemu dengan beberapa korban, dia lalu
menceritakan mimpinya tersebut dengan harapan apabila mereka menyerahkan
uangnya akan melipatgandakan.

Baca Juga :  Mantan Kasatpol PP Mengaku Tak Bersalah

“Korban yang percaya
akhirnya menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku. Rupanya setelah jatuh tempo
dengan yang dijanjikan, pelaku tidak memberikan uangnya yang dijanjikan,”
beber Whilhemus Helky.

Korban rupanya memberikan uang
kepada pelaku hingga puluhan juta. Usai menggasak uang milik para korban,
pelaku melarikan diri. Merasa ditipu, para korban melaporkan aksi pelaku ke
polisi. Dan langsung dilakukan pengejaran akhirnya ditemukan disalah satu rumah
keluarganya.

“Pengakuan pelaku uangnya
digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Kami masih dalami dan menunggu korban lainnya,karena
diduga masih banyak,”ucapnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/