25.1 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Viral, Pasien Covid-19 Mengamuk Peluk Warga yang Merekam

SEORANG pasien positif Covid-19 di Tasikmalaya, Jawa Barat,
mengamuk dan memeluk warga lainnya agar tertular virus berbahaya tersebut. Aksi
tersebut kemudian terekam dan menjadi viral di media sosial baru-baru ini.

Peristiwa itu terjadi saat
petugas medis memakai APD lengkap menjemput paksa pasien berinisial AR, 40
tahun di rumahnya di Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

Sang pasien diketahui positif
Covid-19 berdasarkan hasil tes swab, pada Jumat 15 Mei 2020. “Ieun naon (apa) sih? Di mana sih? Saya
peluk semua, ODP kamu, ODP,” kata AR sambil mengejar dan memeluk warga
yang merekamnya.

Aksi AR mengejar dan memeluk
warga disaksikan tim gabungan TNI dan Polri yang mengawal penjemputan pasien.

Petugas kemudian membujuk AR dan
keluarganya agar mau dibawa ke rumah sakit dan melakukan isolasi mandiri di
ruang karantina.

Selain AR yang ngamuk, terlihat
juga di mana salah satu perempuan keluarga AR, berteriak mempertanyakan kenapa
saat penjemputan banyak orang yang datang menghampiri rumahnya.

“Kenapa ini membawa banyak
orang,” teriak seorang wanita berkaos biru muda di yang berada di teras
depan rumah AR, kepada petugas tim gabungan yang datang untuk penjemputan.

Baca Juga :  Miliki 1 Gram Sabu, Warga Arsel Ini Diamankan Polisi

AR ternyata sudah pernah
menjalani perawatan di rumah sakit selama 20 hari. Namun, berdasarkan hasil tes
swab pertama, pria itu negatif corona atau sama dengan hasil rapid tes
nonreaktif pada pasien tersebut.

Akhirnya pasien tersebut
diperbolehkan pulang ke rumahnya. Sebelum pulang, sempat dilakukan tes swab
yang kedua.

class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/CARsrfPgOm4/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">

View this post on
Instagram

SEORANG pasien positif
Covid-19 di Tasikmalaya, Jawa Barat, mengamuk dan memeluk warga lainnya agar
tertular virus berbahaya tersebut. . Aksi tersebut kemudian terekam dan menjadi
viral di media sosial baru-baru ini. . Peristiwa itu terjadi saat petugas medis
memakai APD lengkap menjemput paksa pasien berinisial AR, 40 tahun di rumahnya
di Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. . Sang pasien diketahui
positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab, pada Jumat 15 Mei 2020.
"Ieun naon (apa) sih? Di mana sih? Saya peluk semua, ODP kamu,
ODP," kata AR sambil mengejar dan memeluk warga yang merekamnya. .
Source : @makasar_info . #kaltengposonline #kaltengposdotco #covid19
#dirumahaja

Baca Juga :  Amang Lolos Dari Penggerebekan Polisi

A post
shared by
Kalteng Pos Online
(@kaltengpos.co) on

Setelah hasil tes swab kedua
keluar, ternyata AR dinyatakan positif Covid-19. Saat itu dilakukan penjemputan
paksa, tapi dia tak mau ikut petugas dan mengamuk.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya,
Muhammad Yusuf menyayangkan aksi pria tersebut karena membahayakan dan beresiko
tinggi menularkan corona ke orang lain.

Menurutnya, pria itu dijemput
paksa oleh petugas karena menolak melakukan isolasi mandiri.

“Kami terpaksa melakukan
penjemputan karena akan membahayakan bagi masyarakat sekitarnya jika dibiarkan.
Terlebih saat akan dijemput diketahui malah mengamuk dan dengan sengaja malah
memeluk orang di sekitarnya,” kata Yusuf.

SEORANG pasien positif Covid-19 di Tasikmalaya, Jawa Barat,
mengamuk dan memeluk warga lainnya agar tertular virus berbahaya tersebut. Aksi
tersebut kemudian terekam dan menjadi viral di media sosial baru-baru ini.

Peristiwa itu terjadi saat
petugas medis memakai APD lengkap menjemput paksa pasien berinisial AR, 40
tahun di rumahnya di Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

Sang pasien diketahui positif
Covid-19 berdasarkan hasil tes swab, pada Jumat 15 Mei 2020. “Ieun naon (apa) sih? Di mana sih? Saya
peluk semua, ODP kamu, ODP,” kata AR sambil mengejar dan memeluk warga
yang merekamnya.

Aksi AR mengejar dan memeluk
warga disaksikan tim gabungan TNI dan Polri yang mengawal penjemputan pasien.

Petugas kemudian membujuk AR dan
keluarganya agar mau dibawa ke rumah sakit dan melakukan isolasi mandiri di
ruang karantina.

Selain AR yang ngamuk, terlihat
juga di mana salah satu perempuan keluarga AR, berteriak mempertanyakan kenapa
saat penjemputan banyak orang yang datang menghampiri rumahnya.

“Kenapa ini membawa banyak
orang,” teriak seorang wanita berkaos biru muda di yang berada di teras
depan rumah AR, kepada petugas tim gabungan yang datang untuk penjemputan.

Baca Juga :  Miliki 1 Gram Sabu, Warga Arsel Ini Diamankan Polisi

AR ternyata sudah pernah
menjalani perawatan di rumah sakit selama 20 hari. Namun, berdasarkan hasil tes
swab pertama, pria itu negatif corona atau sama dengan hasil rapid tes
nonreaktif pada pasien tersebut.

Akhirnya pasien tersebut
diperbolehkan pulang ke rumahnya. Sebelum pulang, sempat dilakukan tes swab
yang kedua.

class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/CARsrfPgOm4/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">

View this post on
Instagram

SEORANG pasien positif
Covid-19 di Tasikmalaya, Jawa Barat, mengamuk dan memeluk warga lainnya agar
tertular virus berbahaya tersebut. . Aksi tersebut kemudian terekam dan menjadi
viral di media sosial baru-baru ini. . Peristiwa itu terjadi saat petugas medis
memakai APD lengkap menjemput paksa pasien berinisial AR, 40 tahun di rumahnya
di Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. . Sang pasien diketahui
positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab, pada Jumat 15 Mei 2020.
"Ieun naon (apa) sih? Di mana sih? Saya peluk semua, ODP kamu,
ODP," kata AR sambil mengejar dan memeluk warga yang merekamnya. .
Source : @makasar_info . #kaltengposonline #kaltengposdotco #covid19
#dirumahaja

Baca Juga :  Amang Lolos Dari Penggerebekan Polisi

A post
shared by
Kalteng Pos Online
(@kaltengpos.co) on

Setelah hasil tes swab kedua
keluar, ternyata AR dinyatakan positif Covid-19. Saat itu dilakukan penjemputan
paksa, tapi dia tak mau ikut petugas dan mengamuk.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya,
Muhammad Yusuf menyayangkan aksi pria tersebut karena membahayakan dan beresiko
tinggi menularkan corona ke orang lain.

Menurutnya, pria itu dijemput
paksa oleh petugas karena menolak melakukan isolasi mandiri.

“Kami terpaksa melakukan
penjemputan karena akan membahayakan bagi masyarakat sekitarnya jika dibiarkan.
Terlebih saat akan dijemput diketahui malah mengamuk dan dengan sengaja malah
memeluk orang di sekitarnya,” kata Yusuf.

Terpopuler

Artikel Terbaru