PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan Kartu Huma Betang versi terbaru dilengkapi sistem keamanan berupa hologram dan basis data server terpusat untuk mencegah pemalsuan serta penyalahgunaan.
“Kartu Huma Betang yang sekarang berbeda dengan yang lama, karena sudah dilengkapi hologram dan terdata langsung di server,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo, Sabtu (30/1/2026).
Wagub dua periode ini menjelaskan, keberadaan hologram pada kartu dapat dikenali saat terkena cahaya dan menjadi penanda keaslian, sehingga kartu tersebut tidak dapat dipalsukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kalau terkena sinar akan terlihat hologramnya, dan itu tidak bisa dipalsukan,” ujarnya.
Selain itu, setiap penerima manfaat akan tercatat secara digital, termasuk data identitas dan foto, sehingga penggunaan kartu dapat dipastikan sesuai dengan pemilik yang berhak.
“Begitu kartu digunakan, semua data langsung terbaca di server, termasuk wajah penerimanya yang sudah difoto saat pendataan,” tambahnya.
Menurutnya, sistem tersebut juga memungkinkan penggunaan kartu oleh anggota keluarga yang sah, karena proses pendataan dilakukan secara menyeluruh dan terdokumentasi.
“Kalau digunakan oleh anggota keluarga yang memang berhak, itu juga akan terdata, karena proses pendataannya lengkap,” tutupnya. (adr)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan Kartu Huma Betang versi terbaru dilengkapi sistem keamanan berupa hologram dan basis data server terpusat untuk mencegah pemalsuan serta penyalahgunaan.
“Kartu Huma Betang yang sekarang berbeda dengan yang lama, karena sudah dilengkapi hologram dan terdata langsung di server,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo, Sabtu (30/1/2026).
Wagub dua periode ini menjelaskan, keberadaan hologram pada kartu dapat dikenali saat terkena cahaya dan menjadi penanda keaslian, sehingga kartu tersebut tidak dapat dipalsukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kalau terkena sinar akan terlihat hologramnya, dan itu tidak bisa dipalsukan,” ujarnya.
Selain itu, setiap penerima manfaat akan tercatat secara digital, termasuk data identitas dan foto, sehingga penggunaan kartu dapat dipastikan sesuai dengan pemilik yang berhak.
“Begitu kartu digunakan, semua data langsung terbaca di server, termasuk wajah penerimanya yang sudah difoto saat pendataan,” tambahnya.
Menurutnya, sistem tersebut juga memungkinkan penggunaan kartu oleh anggota keluarga yang sah, karena proses pendataan dilakukan secara menyeluruh dan terdokumentasi.
“Kalau digunakan oleh anggota keluarga yang memang berhak, itu juga akan terdata, karena proses pendataannya lengkap,” tutupnya. (adr)