PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO โ Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menekankan pentingnya pemgembangan sektor pangan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintahan di daerah Tahun 2024.
Dia menyebut kondisi global dunia saat ini yang sempat dilanda Covid-19 dan perang antara Israel dan Palestina. Ditambah lagi kondisi bencana alam di dalam negeri, seperti banjir, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sehingga sektor pangan menjadi atensi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng.
โKita lebih menekankan tentang pangan, selain komoditi ekonomi yang lain. Seperti di Kalteng ada tambang, bauksit, batu bara, emas, silica ada semua di Kalteng itu. Ini menjadi kekuatan kita yang sudah ada, tapi kita harus mencari komoditi yang lain,โ ujarnya kepada awak media didampingi Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo di Aula Jayang Tingang (AJT) Kantor Gubernur setempat, Rabu (27/3).
Sugianto mengungkapkan, sektor pangan di Kalteng mengalami surplus. Akan tetapi, dia menegaskan Kalteng harus mengambil peran dibangunnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
โSehingga satu repelita 20 tahun kita menjadi penghasil pangan bagi IKN. Ini peluang ekonomi bagi Kalteng,โ bebernya.
Selain itu, sambung orang nomor satu di Kalteng ini menerangkan, Pemprov Kalteng juga memperhatikan apa saja yang menggangu investasi.
โKalau kita terus bergantung dengan KLHK menunggu dan menunggu, kapan mempercepat pembangunan ekonomi Indonesia. Sedangkan membangun perekonomian Indonesia itu dari daerah ke pusat, sehingga dari kabupaten bersinergi ke Provinsi menjadi kekuatan ekonomi,โ jelasnya.
โSeperti kita ingin jagung, pisang, kelapa dalam dan yang lain ada hilirasinya nanti di Kalteng,โ ungkapnya. (hfz)