28.8 C
Jakarta
Saturday, June 15, 2024
spot_img

Program Beasiswa TABE untuk Mendorong Peningkatan Kualitas SDM Kalteng

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO  – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran beserta jajaran pemerintah daerahnya. Memiliki visi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalteng.

Ketua TP-PKK Kalteng, Ivo Sugianto Sabran menyampaikan, program beasiswa TABE disalurkan dengan nilai total sebesar Rp150 miliar untuk 20.000 mahasiswa, dan gubernur juga tengah mencanangkan bantuan untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan S-2 dengan nilai total Rp3,5 miliar.

Itu disampaikan pada saat menyapa para mahasiswa perantauan sekaligus penyerahan bantuan 2.000 paket sembako untuk mahasiswa perantauan, di Asrama Kotawaringin Timur (Kotim) Jalan B Koetin, Sabtu (24/2).

Ivo menyebutkan program ini bertujuan untuk mendorong peningkatan SDM yang berkualitas di Kalimantan Tengah, sebagai langkah persiapan menyongsong era Indonesia emas dan sebagai daerah penyangga IKN.

Baca Juga :  Simak Ini Cara Cuci Tangan yang Benar

“Melalui program ini, para mahasiswa yang menerima bantuan dan beasiswa diharapkan dapat lebih semangat dalam belajar, mengoptimalkan waktu yang ada, dan mengembangkan kemampuan dan skill yang dimilikinya,” ujar Ivo.

Hal ini tidak hanya berdampak positif bagi mahasiswa, tetapi juga bagi pemerintah dan pembangunan di Kalteng. Diharapkan, dengan adanya program beasiswa dan bantuan ini, para mahasiswa dapat memanfaatkan peluang dengan baik dan meningkatkan kompetensi.

“Tanpa persiapan yang matang, dapat dipastikan bahwa kita akan tertinggal dalam percepatan era kompetitif yang semakin tinggi,” sebut Ivo.

Oleh karena itu, Ivo memberikan pesan kepada mahasiswa untuk dapat membuka diri dan mengoptimalkan waktu belajar dengan baik, serta mengembangkan skill dan kemampuan yang ada di dalam diri mereka. Dengan hal ini, para mahasiswa dapat memperbesar peluang mereka untuk meraih sukses di masa depan dan ikut serta dalam pembangunan Indonesia.

Baca Juga :  Tutup Jambore PKK, Ivo Puji Semangat Kader PKK Ikuti Kegiatan

Selain bantuan dan beasiswa, Ivo juga memberikan pesan kepada para mahasiswa setelah lulus kuliah agar menunda menikah dan mempersiapkan diri terlebih dahulu. Ivo menilai penting untuk memanfaatkan ilmu yang sudah didapatkan dalam berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat, serta mengembangkan pengalaman dan skill sebelum memutuskan untuk membina rumah tangga.

“Aplikasikan ilmu yang kalian miliki dulu, berkontribusi untuk keluarga dan masyarakat. Optimalkan pengalaman dan skil dalam diri kalian, kalau sudah mapan, bukan hanya secara finansial namun secara psikis dan fisik, baru membina rumah tangga”, pungkas Ivo. (hfz)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO  – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran beserta jajaran pemerintah daerahnya. Memiliki visi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalteng.

Ketua TP-PKK Kalteng, Ivo Sugianto Sabran menyampaikan, program beasiswa TABE disalurkan dengan nilai total sebesar Rp150 miliar untuk 20.000 mahasiswa, dan gubernur juga tengah mencanangkan bantuan untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan S-2 dengan nilai total Rp3,5 miliar.

Itu disampaikan pada saat menyapa para mahasiswa perantauan sekaligus penyerahan bantuan 2.000 paket sembako untuk mahasiswa perantauan, di Asrama Kotawaringin Timur (Kotim) Jalan B Koetin, Sabtu (24/2).

Ivo menyebutkan program ini bertujuan untuk mendorong peningkatan SDM yang berkualitas di Kalimantan Tengah, sebagai langkah persiapan menyongsong era Indonesia emas dan sebagai daerah penyangga IKN.

Baca Juga :  Simak Ini Cara Cuci Tangan yang Benar

“Melalui program ini, para mahasiswa yang menerima bantuan dan beasiswa diharapkan dapat lebih semangat dalam belajar, mengoptimalkan waktu yang ada, dan mengembangkan kemampuan dan skill yang dimilikinya,” ujar Ivo.

Hal ini tidak hanya berdampak positif bagi mahasiswa, tetapi juga bagi pemerintah dan pembangunan di Kalteng. Diharapkan, dengan adanya program beasiswa dan bantuan ini, para mahasiswa dapat memanfaatkan peluang dengan baik dan meningkatkan kompetensi.

“Tanpa persiapan yang matang, dapat dipastikan bahwa kita akan tertinggal dalam percepatan era kompetitif yang semakin tinggi,” sebut Ivo.

Oleh karena itu, Ivo memberikan pesan kepada mahasiswa untuk dapat membuka diri dan mengoptimalkan waktu belajar dengan baik, serta mengembangkan skill dan kemampuan yang ada di dalam diri mereka. Dengan hal ini, para mahasiswa dapat memperbesar peluang mereka untuk meraih sukses di masa depan dan ikut serta dalam pembangunan Indonesia.

Baca Juga :  Tutup Jambore PKK, Ivo Puji Semangat Kader PKK Ikuti Kegiatan

Selain bantuan dan beasiswa, Ivo juga memberikan pesan kepada para mahasiswa setelah lulus kuliah agar menunda menikah dan mempersiapkan diri terlebih dahulu. Ivo menilai penting untuk memanfaatkan ilmu yang sudah didapatkan dalam berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat, serta mengembangkan pengalaman dan skill sebelum memutuskan untuk membina rumah tangga.

“Aplikasikan ilmu yang kalian miliki dulu, berkontribusi untuk keluarga dan masyarakat. Optimalkan pengalaman dan skil dalam diri kalian, kalau sudah mapan, bukan hanya secara finansial namun secara psikis dan fisik, baru membina rumah tangga”, pungkas Ivo. (hfz)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru