30.7 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Jelan UNBK, Pemprov Lakukan Antisipasi Sekolah Tanpa Listrik

PALANGKA RAYA-Tidak lama lagi Kalteng akan melaksanakan ujian
nasional berbasis komputer (UNBK) di lingkup SMA/SMK dan Madrasah Aliyah. Untuk itu,
Pemprov Kalteng melakukan antisipasi adanya daerah-daerah pelosok yang tidak
dapat terjangkau atau tidak mendapat aliran listrik.

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri
mengatakan, memang tidak dapat dipungkiri bahwa di Kalteng ini masih ada
daerah-daerah yang tidak memiliki listrik termasuk di sekolah-sekolah. Atau ada
yang memiliki listrik tetapi tidak menggunakan PLN, tapi hanya memanfaatkan tenaga surya.

“Iya, memang perlu adanya
antisipasi dan solusi bagaimana sekolah-sekolah di pelosok ini siap
melaksanakan UNBK khususnya daerah-daerah yang tidak teraliri listrik
tersebut,” katanya saat diwawancarai di ruang kerjanya, belum lama ini.

Baca Juga :  DP3APPKB Kalteng Gelar Advokasi Posyandu di Lamandau

Diungkapkannya, salah satu solusi
yang diusahakan Pemprov Kalteng yakni menggunakan pembangkit buatan dengan
menyimpan energi yang ada.
Tujuannya, agar energi
tersebut dapat dimanfaatkan mengnyalakan komputer dan perangkat lain dalam
menunjang pelaksanaan UNBK 2020 ini.

“Langkah-langkah itu salah satu
cara untuk menghidupkan listrik bagi daerah yang tidak memiliki energi, karena
jarak yang ada di Kalteng ini cukup luas,” ungkapnya kepada Kalteng Pos.

Selain itu, berbicara kesiapan
UNBK pihaknya juga menyebut akan melakukan penambahan komputer dalam rangka
kesiapan UNBK di Kalteng ini. Tetapi, pihaknya tidak dapat menyebutkan berapa
banyak komputer yang ditambah karena secara teknis berada di Dinas Pendidikan
(Disdik) Kalteng.

Baca Juga :  TP-PKK Kalteng Bagikan 3000 Masker untuk Masyarakat di Palangka Raya

“Ada, memang untuk kesiapan UNBK
kami melakukan penambahan setiap tahunnya, dan tahun ini (2020,red) kami juga
ada penambahan komputer,” tegasnya. (abw/ala/nto)

PALANGKA RAYA-Tidak lama lagi Kalteng akan melaksanakan ujian
nasional berbasis komputer (UNBK) di lingkup SMA/SMK dan Madrasah Aliyah. Untuk itu,
Pemprov Kalteng melakukan antisipasi adanya daerah-daerah pelosok yang tidak
dapat terjangkau atau tidak mendapat aliran listrik.

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri
mengatakan, memang tidak dapat dipungkiri bahwa di Kalteng ini masih ada
daerah-daerah yang tidak memiliki listrik termasuk di sekolah-sekolah. Atau ada
yang memiliki listrik tetapi tidak menggunakan PLN, tapi hanya memanfaatkan tenaga surya.

“Iya, memang perlu adanya
antisipasi dan solusi bagaimana sekolah-sekolah di pelosok ini siap
melaksanakan UNBK khususnya daerah-daerah yang tidak teraliri listrik
tersebut,” katanya saat diwawancarai di ruang kerjanya, belum lama ini.

Baca Juga :  DP3APPKB Kalteng Gelar Advokasi Posyandu di Lamandau

Diungkapkannya, salah satu solusi
yang diusahakan Pemprov Kalteng yakni menggunakan pembangkit buatan dengan
menyimpan energi yang ada.
Tujuannya, agar energi
tersebut dapat dimanfaatkan mengnyalakan komputer dan perangkat lain dalam
menunjang pelaksanaan UNBK 2020 ini.

“Langkah-langkah itu salah satu
cara untuk menghidupkan listrik bagi daerah yang tidak memiliki energi, karena
jarak yang ada di Kalteng ini cukup luas,” ungkapnya kepada Kalteng Pos.

Selain itu, berbicara kesiapan
UNBK pihaknya juga menyebut akan melakukan penambahan komputer dalam rangka
kesiapan UNBK di Kalteng ini. Tetapi, pihaknya tidak dapat menyebutkan berapa
banyak komputer yang ditambah karena secara teknis berada di Dinas Pendidikan
(Disdik) Kalteng.

Baca Juga :  TP-PKK Kalteng Bagikan 3000 Masker untuk Masyarakat di Palangka Raya

“Ada, memang untuk kesiapan UNBK
kami melakukan penambahan setiap tahunnya, dan tahun ini (2020,red) kami juga
ada penambahan komputer,” tegasnya. (abw/ala/nto)

Terpopuler

Artikel Terbaru