PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dalam rangka Jambore Inovasi Nusantara 2024, sebuah talkshow inspiratif bertajuk “Inovasi dan Pembangunan Hijau Berkelanjutan di Kalimantan Tengah” digelar di Gedung Pertemuan Tambun Bungai, Kamis (21/11/2024).
Acara ini menghadirkan narasumber kompeten, yaitu Kepala Pusat Inovasi Administrasi LAN RI Hartoto dan Ketua Harian DAD Provinsi Kalimantan Tengah Elia Embang, serta dimoderatori oleh Stepanus, Widyaiswara Ahli Madya pada BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah.
Hartoto menyoroti pentingnya inovasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, terutama di sektor pemerintahan. Dia menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) memegang peran vital dalam mendorong perubahan dan inovasi di pemerintahan.
“ASN adalah ujung tombak dalam implementasi kebijakan dan program pembangunan. Oleh karena itu, kita harus membekali mereka dengan kompetensi yang dibutuhkan agar dapat menjadi agen inovasi dalam pemerintahan,” jelas Hartoto.
Sementara itu, Elia Embang berbagi pandangannya mengenai potensi kearifan lokal masyarakat Dayak yang dapat diintegrasikan dalam pelestarian lingkungan. Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki potensi besar untuk menjadi contoh dunia dalam pembangunan berkelanjutan.
“Kalimantan Tengah memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Kita harus mengelola potensi ini secara bijaksana agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Pembangunan hijau harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat adat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh semua pihak,” ungkap Elia.
Sebagai moderator, Stepanus memandu jalannya diskusi dengan mendorong keterlibatan aktif peserta dalam membahas topik penting ini. “Melalui dialog terbuka ini, kita dapat mengintegrasikan kearifan lokal dengan inovasi modern untuk menciptakan model pembangunan yang berkelanjutan dan khas Kalimantan Tengah,” tutupnya. (mmckalteng)