27.4 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Pemprov Kalteng Konsolidasikan Realisasi Investasi 2024, Target Capai Rp18,96 Triliun

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, membuka Rapat Konsolidasi Realisasi Investasi Kabupaten/Kota se-Kalteng serta Pengisian Capaian dan Target Investasi Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Swiss-BelHotel Danum Palangka Raya pada Senin (23/9/2024).

Dalam sambutannya mewakili Sekretaris Daerah, Sri Widanarni menyampaikan bahwa pemerintah saat ini menerapkan prinsip “trust but verify”. Prinsip ini mengacu pada penyederhanaan mekanisme perizinan berbasis risiko, namun tetap memastikan bahwa kegiatan usaha memenuhi standar yang ditetapkan.

“Dengan pemenuhan standar ini, nilai realisasi investasi di Kalimantan Tengah terus meningkat, salah satunya melalui kewajiban penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM),” ujar Sri.

Ia juga menekankan pentingnya promosi investasi yang dilakukan perangkat daerah terkait untuk mendorong peningkatan investasi di provinsi tersebut.

Baca Juga :  49 ASN Pemprov Kalteng Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya

“Hari ini juga akan digelar FGD Jejaring Promosi dan Informasi Investasi Kalimantan Tengah, yang bertujuan mempromosikan dan membangun citra Kalteng sebagai destinasi investasi potensial,” imbuhnya.

Pada tahun 2023, Kementerian Investasi/BKPM RI menargetkan investasi sebesar Rp16,09 triliun untuk Provinsi Kalteng. Namun, provinsi ini berhasil melampaui target tersebut dengan realisasi sebesar Rp19,11 triliun, atau mencapai 118,74% dari target.

“Sementara pada 2024, target investasi Provinsi Kalteng naik menjadi Rp18,96 triliun. Hingga Triwulan II tahun ini, realisasi sudah mencapai Rp8,99 triliun atau 47,42%. Untuk mencapai target tersebut, tentunya diperlukan dukungan dan kerja sama dari semua pihak terkait,” ungkapnya.

Plh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Kalteng, Agus Chandra, menambahkan bahwa rapat ini bertujuan untuk meningkatkan realisasi investasi dan kepatuhan pelaku usaha dalam penyampaian LKPM secara online. Kegiatan ini juga mengonsolidasikan target investasi kabupaten/kota, mengevaluasi pelaksanaan pengawasan melalui OSS RBA, serta menyusun strategi pencapaian target investasi tahun 2024.

Baca Juga :  Usai Cuti Umroh, Nuryakin Dorong ASN Wujudkan Visi Misi Gubernur

“Komunikasi dan koordinasi dalam jejaring promosi investasi harus diintensifkan, agar potensi dan proyek investasi di Kalteng semakin informatif dan menarik bagi calon investor,” jelas Agus.

Rapat ini dihadiri oleh Kepala Instansi Vertikal, Kepala Perangkat Daerah terkait, serta Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten/Kota se-Kalteng. (mmckalteng)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, membuka Rapat Konsolidasi Realisasi Investasi Kabupaten/Kota se-Kalteng serta Pengisian Capaian dan Target Investasi Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Swiss-BelHotel Danum Palangka Raya pada Senin (23/9/2024).

Dalam sambutannya mewakili Sekretaris Daerah, Sri Widanarni menyampaikan bahwa pemerintah saat ini menerapkan prinsip “trust but verify”. Prinsip ini mengacu pada penyederhanaan mekanisme perizinan berbasis risiko, namun tetap memastikan bahwa kegiatan usaha memenuhi standar yang ditetapkan.

“Dengan pemenuhan standar ini, nilai realisasi investasi di Kalimantan Tengah terus meningkat, salah satunya melalui kewajiban penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM),” ujar Sri.

Ia juga menekankan pentingnya promosi investasi yang dilakukan perangkat daerah terkait untuk mendorong peningkatan investasi di provinsi tersebut.

Baca Juga :  49 ASN Pemprov Kalteng Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya

“Hari ini juga akan digelar FGD Jejaring Promosi dan Informasi Investasi Kalimantan Tengah, yang bertujuan mempromosikan dan membangun citra Kalteng sebagai destinasi investasi potensial,” imbuhnya.

Pada tahun 2023, Kementerian Investasi/BKPM RI menargetkan investasi sebesar Rp16,09 triliun untuk Provinsi Kalteng. Namun, provinsi ini berhasil melampaui target tersebut dengan realisasi sebesar Rp19,11 triliun, atau mencapai 118,74% dari target.

“Sementara pada 2024, target investasi Provinsi Kalteng naik menjadi Rp18,96 triliun. Hingga Triwulan II tahun ini, realisasi sudah mencapai Rp8,99 triliun atau 47,42%. Untuk mencapai target tersebut, tentunya diperlukan dukungan dan kerja sama dari semua pihak terkait,” ungkapnya.

Plh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Kalteng, Agus Chandra, menambahkan bahwa rapat ini bertujuan untuk meningkatkan realisasi investasi dan kepatuhan pelaku usaha dalam penyampaian LKPM secara online. Kegiatan ini juga mengonsolidasikan target investasi kabupaten/kota, mengevaluasi pelaksanaan pengawasan melalui OSS RBA, serta menyusun strategi pencapaian target investasi tahun 2024.

Baca Juga :  Usai Cuti Umroh, Nuryakin Dorong ASN Wujudkan Visi Misi Gubernur

“Komunikasi dan koordinasi dalam jejaring promosi investasi harus diintensifkan, agar potensi dan proyek investasi di Kalteng semakin informatif dan menarik bagi calon investor,” jelas Agus.

Rapat ini dihadiri oleh Kepala Instansi Vertikal, Kepala Perangkat Daerah terkait, serta Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten/Kota se-Kalteng. (mmckalteng)

Terpopuler

Artikel Terbaru