Dinkes Kalteng Optimistis, Target Cek Kesehatan Gratis Tembus 45 Persen

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kalimantan Tengah terus dipacu. optimistis target 45 persen partisipasi masyarakat pada 2026 bisa tercapai, meski masih menghadapi tantangan rendahnya kesadaran warga untuk pemeriksaan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, , menyebut capaian program pada 2025 sudah mencapai 23 persen dari target 30 persen. Memasuki awal 2026, progresnya sekitar 10 persen dari target 45 persen. “Kami optimistis target ini bisa dikejar,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Untuk mendongkrak capaian, puskesmas kini menerapkan strategi jemput bola ke berbagai komunitas, seperti ojek daring dan kelompok masyarakat lainnya.

Namun, Suyuti mengakui tantangan utama masih pada pola pikir masyarakat. Banyak warga enggan memeriksakan kesehatan jika belum merasakan gejala.

Baca Juga :  Tren HIV/AIDS di Kalteng Naik, Pengobatan ARV Belum Optimal

“Kalau tidak sakit, biasanya tidak mau periksa. Padahal ini penting untuk deteksi dini,” katanya.

Ia menegaskan, pemeriksaan kesehatan seharusnya menjadi langkah pencegahan, bukan menunggu sakit. Perubahan paradigma ini dinilai penting agar program CKG berjalan maksimal.

“Cek kesehatan itu untuk mencegah, bukan setelah sakit,” tegasnya.

Electronic money exchangers listing

Dinas Kesehatan juga terus menggencarkan edukasi melalui berbagai platform serta melibatkan kader kesehatan di lapangan. Evaluasi rutin dilakukan setiap bulan bersama puskesmas.

Target 45 persen sendiri setara dengan sekitar 1,4 juta dari total 2,8 juta penduduk Kalimantan Tengah. Suyuti menambahkan, capaian biasanya meningkat signifikan pada pertengahan tahun, terutama saat pemeriksaan kesehatan anak sekolah.

“Biasanya Agustus meningkat karena ada pemeriksaan anak sekolah,” pungkasnya. (adr)

Baca Juga :  Mutu Pelayanan dan Tata Kelola Puskesmas Ditingkatkan, Keselamatan Pasien Diutamakan

Tags: cek kesehatan gratis, Dinkes Kalteng, deteksi dini, puskesmas, program kesehatan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kalimantan Tengah terus dipacu. optimistis target 45 persen partisipasi masyarakat pada 2026 bisa tercapai, meski masih menghadapi tantangan rendahnya kesadaran warga untuk pemeriksaan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, , menyebut capaian program pada 2025 sudah mencapai 23 persen dari target 30 persen. Memasuki awal 2026, progresnya sekitar 10 persen dari target 45 persen. “Kami optimistis target ini bisa dikejar,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Untuk mendongkrak capaian, puskesmas kini menerapkan strategi jemput bola ke berbagai komunitas, seperti ojek daring dan kelompok masyarakat lainnya.

Electronic money exchangers listing

Namun, Suyuti mengakui tantangan utama masih pada pola pikir masyarakat. Banyak warga enggan memeriksakan kesehatan jika belum merasakan gejala.

Baca Juga :  Tren HIV/AIDS di Kalteng Naik, Pengobatan ARV Belum Optimal

“Kalau tidak sakit, biasanya tidak mau periksa. Padahal ini penting untuk deteksi dini,” katanya.

Ia menegaskan, pemeriksaan kesehatan seharusnya menjadi langkah pencegahan, bukan menunggu sakit. Perubahan paradigma ini dinilai penting agar program CKG berjalan maksimal.

“Cek kesehatan itu untuk mencegah, bukan setelah sakit,” tegasnya.

Dinas Kesehatan juga terus menggencarkan edukasi melalui berbagai platform serta melibatkan kader kesehatan di lapangan. Evaluasi rutin dilakukan setiap bulan bersama puskesmas.

Target 45 persen sendiri setara dengan sekitar 1,4 juta dari total 2,8 juta penduduk Kalimantan Tengah. Suyuti menambahkan, capaian biasanya meningkat signifikan pada pertengahan tahun, terutama saat pemeriksaan kesehatan anak sekolah.

“Biasanya Agustus meningkat karena ada pemeriksaan anak sekolah,” pungkasnya. (adr)

Baca Juga :  Mutu Pelayanan dan Tata Kelola Puskesmas Ditingkatkan, Keselamatan Pasien Diutamakan

Tags: cek kesehatan gratis, Dinkes Kalteng, deteksi dini, puskesmas, program kesehatan

Terpopuler

Artikel Terbaru