alexametrics
24.6 C
Palangkaraya
Tuesday, August 16, 2022

Habib: Mutu Pelayanan Kesehatan Harus Jadi Perhatian Serius

PALANGKA RAYA-Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya
mengatakan, peningkatan derajat kesehatan tetap menjadi prioritas Pemprov
Kalteng untuk mewujudkan Kalteng Berkah. Menurutnya, mutu pelayanan kesehatan
mesti tetap yang paling utama.

“Selain program penyelesaian
sektor pembangunan infrastruktur, pendidikan, perekonomian dan lain-lain,
bidang kesehatan juga menjadi perhatian khusus. Termasuk warga kurang mampu,”
katanya kepada Kalteng Pos, Selasa (17/3).

Menurutnya, untuk pembangunan
kesehatan tetap difokuskan pada peningkatan akses masyarakat. “Dengan fokus
yaitu pelayanan kesehatan yang bermutu,” kata Habib Ismail saat itu.

Sasaran pembangunan kesehatan
berkesinambungan terdiri dari peningkatan umur harapan hidup, menurunnya angka
kematian bayi, menurunnya angka kematian ibu, dan menurunnya prevalensi gizi
kurang serta gizi buruk pada anak balita.

Baca Juga :  Ini Alasan Gubernur Naikan Gaji Honorer pada 2020

“Pencapaian sasaran pembangunan
kesehatan menjadi perhatian serius seluruh jajaran kesehatan di Indonesia.
Termasuk Provinsi Kalteng,” tegas orang nomor dua di Pemprov Kalteng tersebut.

Menurutnya, pembangunan kesehatan
diarahkan untuk menurunkan kematian ibu dan anak, meningkatkan kesehatan ibu
dan anak, memerangi HIV-AIDS, TB dan malaria serta penyakit lainnya.

Hal tersebut diyakini akan dapat
menanggulangi kemiskinan dan kelaparan serta mendorong diarahkan kesetaraan gender
dan pemberdayaan perempuan. “Kita lebih menitikberatkan aksesibilitas dan
meningkatkan mutu pelayanan baik di tingkat puskesmas, dan jaringannya seperti
pustu, polindes dan poskesdes maupun rumah sakit,” tuturnya.

PALANGKA RAYA-Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya
mengatakan, peningkatan derajat kesehatan tetap menjadi prioritas Pemprov
Kalteng untuk mewujudkan Kalteng Berkah. Menurutnya, mutu pelayanan kesehatan
mesti tetap yang paling utama.

“Selain program penyelesaian
sektor pembangunan infrastruktur, pendidikan, perekonomian dan lain-lain,
bidang kesehatan juga menjadi perhatian khusus. Termasuk warga kurang mampu,”
katanya kepada Kalteng Pos, Selasa (17/3).

Menurutnya, untuk pembangunan
kesehatan tetap difokuskan pada peningkatan akses masyarakat. “Dengan fokus
yaitu pelayanan kesehatan yang bermutu,” kata Habib Ismail saat itu.

Sasaran pembangunan kesehatan
berkesinambungan terdiri dari peningkatan umur harapan hidup, menurunnya angka
kematian bayi, menurunnya angka kematian ibu, dan menurunnya prevalensi gizi
kurang serta gizi buruk pada anak balita.

Baca Juga :  163 Ribu Peserta Didik di Kalteng Dapat Bantuan Kuota Internet

“Pencapaian sasaran pembangunan
kesehatan menjadi perhatian serius seluruh jajaran kesehatan di Indonesia.
Termasuk Provinsi Kalteng,” tegas orang nomor dua di Pemprov Kalteng tersebut.

Menurutnya, pembangunan kesehatan
diarahkan untuk menurunkan kematian ibu dan anak, meningkatkan kesehatan ibu
dan anak, memerangi HIV-AIDS, TB dan malaria serta penyakit lainnya.

Hal tersebut diyakini akan dapat
menanggulangi kemiskinan dan kelaparan serta mendorong diarahkan kesetaraan gender
dan pemberdayaan perempuan. “Kita lebih menitikberatkan aksesibilitas dan
meningkatkan mutu pelayanan baik di tingkat puskesmas, dan jaringannya seperti
pustu, polindes dan poskesdes maupun rumah sakit,” tuturnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/