23.6 C
Jakarta
Monday, February 23, 2026

Akses Pendidikan Menengah Meluas, 33 Sekolah Baru Hadir di Kalteng

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dunia pendidikan di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data terbaru pada sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), jumlah satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKH kini tercatat sebanyak 443 sekolah.

Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun ajaran 2023/2024 di semester ganjil yang sebelumnya berjumlah 410 sekolah. Artinya, terdapat penambahan 33 sekolah baru dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Kenaikan ini menjadi indikator adanya perluasan akses pendidikan menengah di berbagai wilayah kabupaten/kota.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan bertambahnya 33 sekolah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran dalam memperluas dan memeratakan layanan pendidikan menengah.

Baca Juga :  Optimistis PM-MK Berkah Memberikan Manfaat bagi Masyarakat Kalteng

“Bertambahnya jumlah sekolah dari 410 menjadi 443 satuan pendidikan di Dapodik bukan sekadar angka. Ini adalah bukti nyata bahwa akses pendidikan di Kalteng terus kita dorong agar semakin merata, terutama di wilayah yang selama ini membutuhkan penguatan layanan pendidikan,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Ia menegaskan, pemprov tidak hanya fokus pada penambahan jumlah sekolah, tetapi juga pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana, pemenuhan kebutuhan guru, serta penguatan tata kelola berbasis data. Menurutnya, akurasi Dapodik menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pendidikan.

“Data adalah fondasi perencanaan. Dengan Dapodik yang akurat, kita bisa memastikan pembangunan pendidikan tepat sasaran, berkelanjutan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  DPRD Gunung Mas Usulkan Pendidikan Gratis SLTA dan Penguatan SMK Berbasis Potensi Lokal

Dengan bertambahnya satuan pendidikan SMA, SMK, dan SKH ini, diharapkan semakin banyak anak-anak di Kalteng yang dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala jarak maupun keterbatasan daya tampung sekolah.

Electronic money exchangers listing

Pemprov Kalteng pun berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia di Bumi Tambun Bungai.(hfz)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dunia pendidikan di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data terbaru pada sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), jumlah satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKH kini tercatat sebanyak 443 sekolah.

Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun ajaran 2023/2024 di semester ganjil yang sebelumnya berjumlah 410 sekolah. Artinya, terdapat penambahan 33 sekolah baru dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Kenaikan ini menjadi indikator adanya perluasan akses pendidikan menengah di berbagai wilayah kabupaten/kota.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan bertambahnya 33 sekolah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran dalam memperluas dan memeratakan layanan pendidikan menengah.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Optimistis PM-MK Berkah Memberikan Manfaat bagi Masyarakat Kalteng

“Bertambahnya jumlah sekolah dari 410 menjadi 443 satuan pendidikan di Dapodik bukan sekadar angka. Ini adalah bukti nyata bahwa akses pendidikan di Kalteng terus kita dorong agar semakin merata, terutama di wilayah yang selama ini membutuhkan penguatan layanan pendidikan,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Ia menegaskan, pemprov tidak hanya fokus pada penambahan jumlah sekolah, tetapi juga pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana, pemenuhan kebutuhan guru, serta penguatan tata kelola berbasis data. Menurutnya, akurasi Dapodik menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pendidikan.

“Data adalah fondasi perencanaan. Dengan Dapodik yang akurat, kita bisa memastikan pembangunan pendidikan tepat sasaran, berkelanjutan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  DPRD Gunung Mas Usulkan Pendidikan Gratis SLTA dan Penguatan SMK Berbasis Potensi Lokal

Dengan bertambahnya satuan pendidikan SMA, SMK, dan SKH ini, diharapkan semakin banyak anak-anak di Kalteng yang dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala jarak maupun keterbatasan daya tampung sekolah.

Pemprov Kalteng pun berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia di Bumi Tambun Bungai.(hfz)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/