24.6 C
Jakarta
Monday, December 1, 2025

Pelatihan Fasilitator Pembelajaran Digital Menengah, ASN Kalteng Didorong Kuasai Metode Ajar Modern

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pelatihan Fasilitator Pembelajaran Digital Menengah resmi dimulai pada Senin (16/6/2025). Pelatihan yang berlangsung 16–18 Juni 2025 ini menjadi bagian penting dalam rangkaian Government Transformation Academy (GTA) 2025 dan dirancang untuk memperkuat kemampuan ASN dalam merancang serta memfasilitasi proses pembelajaran digital yang efektif.

Kepala BPSDM Kalteng Hj. Nunu Andriani, mewakili Gubernur H. Agustiar Sabran, membuka kegiatan sekaligus menyampaikan bahwa pelatihan fasilitator digital memainkan peran strategis dalam mendukung percepatan transformasi birokrasi. ASN dituntut tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu menyampaikan materi secara interaktif melalui platform digital.

Kepala Bidang PKTI BPSDM Kalteng Isna Mariani menjelaskan bahwa Pelatihan Fasilitator Pembelajaran Digital Menengah difokuskan pada penguasaan teknik mengelola kelas digital, merancang materi pembelajaran daring, hingga memanfaatkan berbagai aplikasi pendukung. Pelatihan ini diharapkan menghasilkan ASN yang siap menjadi penggerak pembelajaran digital di perangkat daerah masing-masing.

Baca Juga :  BPSDM Kalteng Gandeng Sucofindo untuk Re-sertifikasi ISO 9001:2015

Dari total 98 peserta GTA 2025, kelas Fasilitator Pembelajaran Digital Menengah menjadi salah satu yang paling diminati karena kebutuhan peningkatan kapasitas pengajaran digital semakin mendesak. ASN yang mengikuti pelatihan akan memperoleh pengalaman langsung dalam menyusun modul, mempraktikkan metode ajar digital, dan melakukan evaluasi pembelajaran berbasis teknologi.

Pelatihan ini didukung oleh fasilitator dari BPSDM Komdigi RI dan BPSDMP Kominfo Banjarmasin serta dibiayai melalui skema cost sharing antara Kementerian Kominfo dan Pemprov Kalteng. Peserta yang memenuhi standar kompetensi akan menerima sertifikat resmi dari BPSDM Komdigi RI, sementara peserta yang belum dinyatakan lulus akan memperoleh surat keterangan mengikuti pelatihan.

Melalui pelatihan selama tiga hari ini, Pemprov Kalteng menegaskan komitmennya menghadirkan ASN yang mampu mengelola pembelajaran digital secara profesional. Kegiatan ini diharapkan mempercepat adaptasi perangkat daerah terhadap model pelatihan modern dan memperkuat kualitas SDM pemerintahan di era transformasi digital. (tim)

Baca Juga :  Program Upsus Optimalisasi Lahan Rawa Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Kalteng

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pelatihan Fasilitator Pembelajaran Digital Menengah resmi dimulai pada Senin (16/6/2025). Pelatihan yang berlangsung 16–18 Juni 2025 ini menjadi bagian penting dalam rangkaian Government Transformation Academy (GTA) 2025 dan dirancang untuk memperkuat kemampuan ASN dalam merancang serta memfasilitasi proses pembelajaran digital yang efektif.

Kepala BPSDM Kalteng Hj. Nunu Andriani, mewakili Gubernur H. Agustiar Sabran, membuka kegiatan sekaligus menyampaikan bahwa pelatihan fasilitator digital memainkan peran strategis dalam mendukung percepatan transformasi birokrasi. ASN dituntut tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu menyampaikan materi secara interaktif melalui platform digital.

Kepala Bidang PKTI BPSDM Kalteng Isna Mariani menjelaskan bahwa Pelatihan Fasilitator Pembelajaran Digital Menengah difokuskan pada penguasaan teknik mengelola kelas digital, merancang materi pembelajaran daring, hingga memanfaatkan berbagai aplikasi pendukung. Pelatihan ini diharapkan menghasilkan ASN yang siap menjadi penggerak pembelajaran digital di perangkat daerah masing-masing.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  BPSDM Kalteng Gandeng Sucofindo untuk Re-sertifikasi ISO 9001:2015

Dari total 98 peserta GTA 2025, kelas Fasilitator Pembelajaran Digital Menengah menjadi salah satu yang paling diminati karena kebutuhan peningkatan kapasitas pengajaran digital semakin mendesak. ASN yang mengikuti pelatihan akan memperoleh pengalaman langsung dalam menyusun modul, mempraktikkan metode ajar digital, dan melakukan evaluasi pembelajaran berbasis teknologi.

Pelatihan ini didukung oleh fasilitator dari BPSDM Komdigi RI dan BPSDMP Kominfo Banjarmasin serta dibiayai melalui skema cost sharing antara Kementerian Kominfo dan Pemprov Kalteng. Peserta yang memenuhi standar kompetensi akan menerima sertifikat resmi dari BPSDM Komdigi RI, sementara peserta yang belum dinyatakan lulus akan memperoleh surat keterangan mengikuti pelatihan.

Melalui pelatihan selama tiga hari ini, Pemprov Kalteng menegaskan komitmennya menghadirkan ASN yang mampu mengelola pembelajaran digital secara profesional. Kegiatan ini diharapkan mempercepat adaptasi perangkat daerah terhadap model pelatihan modern dan memperkuat kualitas SDM pemerintahan di era transformasi digital. (tim)

Baca Juga :  Program Upsus Optimalisasi Lahan Rawa Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Kalteng

Terpopuler

Artikel Terbaru