26.6 C
Jakarta
Sunday, February 15, 2026

Gubernur Ajak Para Kader HMI Mengubah Pola Pikir dan Membuang Ego Sktoral Demi Kemajuan Bersama

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Puncak peringatan Milad ke 79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Kalimantan Tengah (Kalteng) di Aula Hotel Best Western Batang garing, Sabtu malam (14/2/26), berlangsung khidmat dan meriah.

Acara ini menjadi momentum penting bagi para tokoh daerah dan alumni untuk menyampaikan pesan persatuan dan komitmen pembangunan daerah dalam sesi sambutan seremonial.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Kapolda Kalteng Irjen Pol Djoko Poerwanto, Ketua Umum KAHMI Kalteng H. Abdul Razak, serta Kader-Kader HMI.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyoroti sejarah panjang HMI yang hampir seusia dengan Republik Indonesia. Ia menekankan bahwa pengalaman panjang organisasi ini harus dimanifestasikan dalam kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, terutama di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

“HMI adalah organisasi yang sangat berpengalaman, lahir tahun 1947, hampir menyamai usia kemerdekaan Indonesia. Banyak kader HMI kini mengisi posisi strategis di kementerian maupun lembaga,” ujar

Gubernur juga mengajak para kader HMI untuk mengubah pola pikir dan membuang ego sektoral demi kemajuan bersama. Ia mengingatkan agar generasi muda Kalteng tidak hanya menjadi penonton di tengah masifnya pembangunan, termasuk kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan.

Baca Juga :  Disperkimtan Kalteng Komitmen Bangun Rumah Layak Huni untuk Masyarakat

“Membangun negeri ini kalau ada kesadaran bersama itu mudah. Tapi kalau ego muncul, merasa lebih pintar atau lebih kaya, itu berbahaya. Kader HMI harus think global and act local,” tegasnya.

Electronic money exchangers listing

Suasana sambutan Gubernur terasa cair dan penuh keakraban saat ia membuka pidato dengan pantun jenaka yang disambut riuh tepuk tangan hadirin. “Pergi ke ladang menanam padi, padi dipanen di musim semi. 79 tahun HMI berdiri, terus berkarya untuk negeri,” ucap Agustiar.

Sementara itu,  Ketua Majelis Wilayah KAHMI H. Abdul Razak. Dalam sambutannya menegaskan kembali dua komitmen dasar HMI, yaitu menjaga nilai-nilai keislaman dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tema Milad Nasional ke-79, ‘Khidmat HMI untuk Indonesia’, memiliki makna pengabdian yang tulus. Selaras dengan itu, di tingkat daerah kita mengusung tema ‘Khidmat HMI untuk Kalimantan Tengah’ agar keberadaan kita memberi manfaat nyata menuju Kalteng Berkah,” ujar abdul razak

Ia juga menyerukan agar seluruh kader dan alumni yang tersebar di berbagai sektor, baik pemerintahan, dunia usaha, maupun akademisi dapat menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni sosial.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Digitalisasi Perencanaan dan Penganggaran RKPD 2027

“Kader HMI dituntut tetap relevan dan adaptif tanpa kehilangan jati diri. Harus mampu menjadi insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernapaskan Islam,” tambahnya.

 

Ketua Umum Badko HMI Kalteng melalui M. Iqbal Zulkarnain selaku Sekretaris Umum Badko HMI Kalimantan Tengah. Dalam sambutannya menegaskan bahwa Milad ke-79 ini bukan sekadar peringatan usia. Melainkan momentum konsolidasi besar HMI dan KAHMI untuk kembali merapatkan barisan, memperkuat ukhuwah, serta menyatukan gagasan dan langkah strategis demi kemajuan Kalimantan Tengah.

“Silaturahmi ini adalah energi moral dan intelektual bagi HMI. Kita ingin memastikan bahwa HMI tetap menjadi lokomotif kaderisasi, mitra kritis pemerintah, dan kekuatan sosial yang solutif bagi umat dan daerah,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Badko HMI Kalteng dalam harapannya terbangun konsolidasi ideologis, struktural, dan kultural antara HMI dan KAHMI, sehingga semangat khidmat tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata untuk Kalteng yang lebih maju, bermartabat, dan berkeadaban. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Puncak peringatan Milad ke 79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Kalimantan Tengah (Kalteng) di Aula Hotel Best Western Batang garing, Sabtu malam (14/2/26), berlangsung khidmat dan meriah.

Acara ini menjadi momentum penting bagi para tokoh daerah dan alumni untuk menyampaikan pesan persatuan dan komitmen pembangunan daerah dalam sesi sambutan seremonial.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Kapolda Kalteng Irjen Pol Djoko Poerwanto, Ketua Umum KAHMI Kalteng H. Abdul Razak, serta Kader-Kader HMI.

Electronic money exchangers listing

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyoroti sejarah panjang HMI yang hampir seusia dengan Republik Indonesia. Ia menekankan bahwa pengalaman panjang organisasi ini harus dimanifestasikan dalam kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, terutama di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

“HMI adalah organisasi yang sangat berpengalaman, lahir tahun 1947, hampir menyamai usia kemerdekaan Indonesia. Banyak kader HMI kini mengisi posisi strategis di kementerian maupun lembaga,” ujar

Gubernur juga mengajak para kader HMI untuk mengubah pola pikir dan membuang ego sektoral demi kemajuan bersama. Ia mengingatkan agar generasi muda Kalteng tidak hanya menjadi penonton di tengah masifnya pembangunan, termasuk kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan.

Baca Juga :  Disperkimtan Kalteng Komitmen Bangun Rumah Layak Huni untuk Masyarakat

“Membangun negeri ini kalau ada kesadaran bersama itu mudah. Tapi kalau ego muncul, merasa lebih pintar atau lebih kaya, itu berbahaya. Kader HMI harus think global and act local,” tegasnya.

Suasana sambutan Gubernur terasa cair dan penuh keakraban saat ia membuka pidato dengan pantun jenaka yang disambut riuh tepuk tangan hadirin. “Pergi ke ladang menanam padi, padi dipanen di musim semi. 79 tahun HMI berdiri, terus berkarya untuk negeri,” ucap Agustiar.

Sementara itu,  Ketua Majelis Wilayah KAHMI H. Abdul Razak. Dalam sambutannya menegaskan kembali dua komitmen dasar HMI, yaitu menjaga nilai-nilai keislaman dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tema Milad Nasional ke-79, ‘Khidmat HMI untuk Indonesia’, memiliki makna pengabdian yang tulus. Selaras dengan itu, di tingkat daerah kita mengusung tema ‘Khidmat HMI untuk Kalimantan Tengah’ agar keberadaan kita memberi manfaat nyata menuju Kalteng Berkah,” ujar abdul razak

Ia juga menyerukan agar seluruh kader dan alumni yang tersebar di berbagai sektor, baik pemerintahan, dunia usaha, maupun akademisi dapat menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni sosial.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Digitalisasi Perencanaan dan Penganggaran RKPD 2027

“Kader HMI dituntut tetap relevan dan adaptif tanpa kehilangan jati diri. Harus mampu menjadi insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernapaskan Islam,” tambahnya.

 

Ketua Umum Badko HMI Kalteng melalui M. Iqbal Zulkarnain selaku Sekretaris Umum Badko HMI Kalimantan Tengah. Dalam sambutannya menegaskan bahwa Milad ke-79 ini bukan sekadar peringatan usia. Melainkan momentum konsolidasi besar HMI dan KAHMI untuk kembali merapatkan barisan, memperkuat ukhuwah, serta menyatukan gagasan dan langkah strategis demi kemajuan Kalimantan Tengah.

“Silaturahmi ini adalah energi moral dan intelektual bagi HMI. Kita ingin memastikan bahwa HMI tetap menjadi lokomotif kaderisasi, mitra kritis pemerintah, dan kekuatan sosial yang solutif bagi umat dan daerah,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Badko HMI Kalteng dalam harapannya terbangun konsolidasi ideologis, struktural, dan kultural antara HMI dan KAHMI, sehingga semangat khidmat tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata untuk Kalteng yang lebih maju, bermartabat, dan berkeadaban. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/