PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Presiden (Banpres) dan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada masyarakat penerima manfaat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional. Penyaluran bantuan ini diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dalam kegiatan yang digelar di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Kamis (13/3/2026). Program ini juga dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah yang dihadiri Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo serta sejumlah unsur Forkopimda.
“Program Kartu Huma Betang Sejahtera ini akan kita salurkan secara berkala sekitar empat sampai enam kali dalam satu tahun kepada masyarakat penerima manfaat,” kata Agustiar Sabran.
Ia menegaskan agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
“Saya minta penyalurannya tepat waktu dan tepat sasaran. Jangan sampai yang menerima justru orang yang mampu, yang punya mobil. Bantuan ini harus diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menyampaikan bantuan pangan dari pemerintah pusat tersebut diberikan kepada lebih dari dua ratus ribu warga di seluruh wilayah Kalteng.
“Hari ini Bapak Gubernur bersama jajaran melaksanakan launching penyerahan bantuan pangan dari program Bapak Presiden. Ada sekitar 205 ribu lebih masyarakat Kalimantan Tengah yang menerima bantuan sesuai dengan data yang ada,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan kepada masyarakat berasal dari dua program berbeda, yakni Banpres dan Kartu Huma Betang Sejahtera.
“Memang ada masyarakat yang menerima Banpres, ada juga yang menerima Kartu Huma Betang Sejahtera. Jadi tidak selalu keduanya diterima oleh orang yang sama,” jelasnya.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, pemerintah daerah berharap dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan.
“Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan,” pungkasnya. (adr)


