28.8 C
Jakarta
Tuesday, May 21, 2024
spot_img

Bahas Soal PPS, Ternyata Tujuan Pemerintah Ini

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Leonard S Ampung membuka rapat koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Perhutanan Sosial (PPS), bertempat di Aquarius Boutique Hotel Palangka Raya, Senin (7/11/2022). Rakor ini mengusung tema “Kolaborasi, Sinergisitas, Monitoring, Evaluasi dan Rencana Kegiatan Kelompok Kerja Perhutanan Sosial Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2022″.

Dalam sambutannya Leonard, mengatakan bahwa PPS merupakan upaya pengentasan kemiskinan dan konflik tenurial, sebagai bagian dari kebijakan pemerataan ekonomi dengan memberikan akses kelola kepada masyarakat di sekitar kawasan hutan.

”Perhutanan Sosial memiliki lima skema, yaitu Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Adat, dan Kemitraan Kehutanan,” ucapnya dilansir dari MMCKalteng.

Baca Juga :  Dalam Sepekan, Kasus Covid-19 di Kalteng Melonjak 233 Persen

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kehutanan H Agustan Saining menyampaikan bahwa, rakor ini bertujuan sebagai langkah monitoring, evaluasi, dan pemecahan permasalahan kegiatan perhutanan.

”Baik itu secara sosial, serta kolaborasi lintas sektor dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat Perhutanan Sosial yang berbasis lingkungan,” katanya.

Turut hadir Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng terkait, Kepala KPH se-Kalteng, Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta, para pimpinan NGO/Ormas se-Kalteng, perwakilan UPT Kementerian LHK Wilayah Kalteng, perwakilan Balai Taman Nasional Sabangau, perwakilan Penegak Hukum, perwakilan Balai Pengelolaan Hutan Produksi/Balai Pengelolaan Hutan Lestari, perwakilan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, perwakilan Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, serta undangan lainnya.






Reporter: Marini

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Leonard S Ampung membuka rapat koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Perhutanan Sosial (PPS), bertempat di Aquarius Boutique Hotel Palangka Raya, Senin (7/11/2022). Rakor ini mengusung tema “Kolaborasi, Sinergisitas, Monitoring, Evaluasi dan Rencana Kegiatan Kelompok Kerja Perhutanan Sosial Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2022″.

Dalam sambutannya Leonard, mengatakan bahwa PPS merupakan upaya pengentasan kemiskinan dan konflik tenurial, sebagai bagian dari kebijakan pemerataan ekonomi dengan memberikan akses kelola kepada masyarakat di sekitar kawasan hutan.

”Perhutanan Sosial memiliki lima skema, yaitu Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Adat, dan Kemitraan Kehutanan,” ucapnya dilansir dari MMCKalteng.

Baca Juga :  Dalam Sepekan, Kasus Covid-19 di Kalteng Melonjak 233 Persen

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kehutanan H Agustan Saining menyampaikan bahwa, rakor ini bertujuan sebagai langkah monitoring, evaluasi, dan pemecahan permasalahan kegiatan perhutanan.

”Baik itu secara sosial, serta kolaborasi lintas sektor dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat Perhutanan Sosial yang berbasis lingkungan,” katanya.

Turut hadir Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng terkait, Kepala KPH se-Kalteng, Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta, para pimpinan NGO/Ormas se-Kalteng, perwakilan UPT Kementerian LHK Wilayah Kalteng, perwakilan Balai Taman Nasional Sabangau, perwakilan Penegak Hukum, perwakilan Balai Pengelolaan Hutan Produksi/Balai Pengelolaan Hutan Lestari, perwakilan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, perwakilan Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, serta undangan lainnya.






Reporter: Marini
spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru